Nama Haruka Ayase telah dikenal luas sebagai salah satu artis Jepang cantik yang cukup berpengaruh. Karirnya berkembang dari dunia modeling hingga menjelma menjadi artis papan atas. Pesonanya pun tidak hanya terpancar dari penampilan semata. Melainkan juga pada konsistensi, dedikasi dan profesionalisme yang Ayase jaga sepanjang karirnya.
Serba-Serbi Informasi Tentang Haruka Ayase
Popularitas Ayase tentu membuat banyak penggemar tertarik mengulik lebih jauh kisah hidup maupun perjalanannya di industri hiburan. Terutama latar belakang keluarga, awal debut, hingga pencapaian besar, semuanya menjadi bagian penting yang membentuk sosoknya sekarang.
Profil Singkat
Haruka Ayase lahir dengan nama Aya Tademaru pada 24 Maret 1985 di Prefektur Hiroshima, Jepang. Ia berasal dari keluarga sederhana meliputi ayah, ibu dan satu saudara kandung laki-laki.
Masa kecil Haruka dijalani dengan aktivitas yang penuh semangat. Melansir dari laman AsianWiki, sejak usia muda, Ayase terkenal memiliki ketertarikan besar terhadap kegiatan fisik.
Ia aktif bermain basket saat sekolah menengah pertama dan pernah mengikuti kompetisi Ekiden. Sebuah event lomba lari estafet jarak jauh tingkat wilayah Chugoku.
Kedisiplinan serta daya juang yang terbentuk dari dunia olahraga kelak memberi pengaruh besar pada etos kerjanya saat ini.
Awal Perjalanan Menuju Dunia Hiburan

Keputusan pindah ke Tokyo menjadi titik balik penting dalam hidup Haruka Ayase. Kesempatan masuk dunia hiburan pun datang saat ia mengikuti ajang Horipro Talent Scout Caravan ke-25.
Dari kompetisi inilah ia bergabung dengan Horipro Talent Agency, yang kemudian menjadi tempat awal pengembangan bakatnya.
Debut akting Ayase dimulai pada 2001 melalui serial televisi Kindaichi Shonen no Jikenbo. Meski tak jadi peran utama, pengalaman tersebut membuka jalan menuju proyek-proyek lain yang lebih besar.
Terbukti, setahun kemudian, ia sudah mampu tampil dalam film pendek Justice. Bahkan terlibat dalam proyek omnibus Jam Films yang sekaligus memperkaya jam terbang artis Jepang tersebut.
Menanjak sebagai Artis Serba Bisa

Nama Haruka Ayase kian melejit pasca memerankan berbagai karakter dengan latar dan kepribadian yang beragam.
Ia tampil sebagai guru olahraga dalam film Oppai Volleyball. Setelah itu bertransformasi menjadi cyborg dalam My Girlfriend Is A Cyborg. Ragam peran itu menunjukkan fleksibilitas akting yang menjadi ciri khasnya.
Kemampuan emosional Haruka semakin diakui saat tampil sebagai karakter pemijat tunanetra dalam film Ichi. Di film Ichi, Ayase berhasil menyampaikan emosi melalui ekspresi wajah dan gestur tubuh yang minim dialog. Hal yang justru kerap dipuji kritikus Jepang karena terasa autentik dan tidak melodramatis.
Sementara itu, peran perawat dalam drama berlatar periode Edo berjudul Jin juga kian memperkuat reputasinya. Berikut beberapa project populer yang pernah ia ikuti.
| No | Tahun | Judul | Peran |
| 1 | 2024 | Route 29 | Noriko Nakai (Tonbo) |
| 2 | 2023 | Revolver Lily | Yuri Ozone |
| 3 | 2023 | The Legend & Butterfly | Nohime |
| 4 | 2022 | Hai, Oyogemasen | Shizuka Usuhara |
| 5 | 2021 | Okusama wa, Tori Atsukai Chui: The Movie | Nami Isayama |
| 6 | 2018 | Konya, Romance Gekijo de | Miyuki |
| 7 | 2017 | Honnouji Hotel | Mayuko Kuramoto |
| 8 | 2016 | Kaizoku to Yobareta Otoko | Yuki Kunioka |
| 9 | 2016 | Kōdaike no Hitobito | Kie Hirano |
| 10 | 2015 | Galaxy Kaidō | Noe |
Kiprah di Dunia Musik
Selain berakting, Haruka Ayase juga menjajal dunia musik. Pada tahun 2006, ia merilis single debut berjudul Piriodo. Lagu tersebut berhasil menembus sepuluh besar tangga lagu Jepang.
Meski musik bukan fokus karirnya, keberhasilannya di bidang ini menunjukkan bahwa Ayase memiliki daya tarik kuat di lintas media hiburan.
Ratu Brand Endorsement

Di dunia periklanan, Ayase memiliki nilai komersial yang sangat tinggi. Citra positif, kepribadian bersahaja dan reputasi profesional menjadikannya opsi utama berbagai merek besar. Baik itu domestik maupun internasional.
Salah satu kerja sama paling besar adalah dengan merek skincare global SK-II. Pada usia 25 tahun, Haruka tercatat sebagai duta merek termuda sekaligus brand ambassador Jepang pertama SK-II.
Selain itu, ia juga menjalin kemitraan dengan UNIQLO dan tampil dalam kampanye LifeWear. Sejumlah project kerja sama itu pun terlihat jelas di akun penjualan resmi UNIQLO.
Portofolio endorsement-nya semakin kuat dengan kepercayaan dari perusahaan terkemuka seperti Toyota, NTT Docomo hingga Shiseido.
Kerap Dapat Penghargaan Bergengsi

Sepanjang kariernya, Ayase telah meraih berbagai nominasi dan penghargaan bergengsi. Menurut laporan Nikkan Sports, performa Ayase di Ichi menjadi salah satu alasan ia menyapu beberapa penghargaan aktris terbaik pada 2008.
Kesuksesan Oppai Volleyball kemudian mengantarkannya meraih Best Actress Blue Ribbon Awards. Selanjutnya yaitu Most Popular Actor Japan Academy Prize. Pengakuan tersebut menjadi bukti kualitas akting serta dedikasinya dalam setiap proyek yang ia jalani.
Itulah serba-serbi informasi tentang Haruka Ayase. Di luar dunia hiburan, Ayase terkenal sangat menjaga privasi keluarga. Alih-alih memamerkan kehidupan pribadi, ia lebih sering posting project-project baru di laman Instagram. Selain itu, sikapnya yang jauh dari kontroversi semakin memperkuat citra positif yang melekat padanya.




















