Hati-Hati, 5 Hewan Ini Herbivora Tapi Bisa Jadi Berbahaya


Hati-Hati, 5 Hewan Ini Herbivora Tapi Bisa Jadi Berbahaya 1

Seperti yang kalian tahu, hewan herbivora adalah hewan yang memakan makanan berupa tumbuhan dan hewan karnivora adalah hewan yang memakan makanan berupa daging. Tetapi, tak hanya hewan karnivora saja yang dapat mengancam nyawa manusia. Hewan herbivora pun bisa saja menyerang dan menjadi liar dan busa dalam keadaan tertentu.

Berikut ini adalah 5 hewan herbivora tapi bisa jadi hewan yang berbahaya.

Kasuari

Hati-Hati, 5 Hewan Ini Herbivora Tapi Bisa Jadi Berbahaya 3

Burung kasuari adalah salah satu burung terbesar yang keberadaannya tersebar di wilayah Papua, Papua Nugini, dan Australia. Kasuari memiliki nama ilmiah Casuarius. Burung ini sebenarnya adalah vegetarian yang biasanya sangat gemar memakan wortel dan pepaya. Paruhnya memang tidak terlalu tajam, meskipun begitu kaki dan cakarnya sangatlah kuat.

Burung ini dominan akan menyerang menggunakan kaki dan cakarnya. Banyak kasus bahwa burung ini sering menyerang pawang atau orang yang lewat didekatnya. Perpaduan ketajaman cakar dan tenaganya yang besar mungkin bakalan membawa korbannya ke rumah sakit hanya dengan sedikit tendangan dan membuat luka yang cukup parah.

Bison

Hati-Hati, 5 Hewan Ini Herbivora Tapi Bisa Jadi Berbahaya 4

Bison adalah salah satu hewan ternak liar yang berasal dari benua Amerika. Bison memiliki perawakan yang berbadan besar. Berat seekor dari mereka bisa mencapai 1 ton. Mereka akan sangat berbahaya jika ia menemukan tanda-tanda bahaya seperti memasuki wilayah mereka. Dengan senjatanya yang berupa tanduk meskipun tidak panjang dan juga bisa terinjak-injak olehnya kakinya yang menopang badan besarnya, mereka biasanya akan menyerang secara bergerombol serta membabi-buta.

Kuda Nil

Hati-Hati, 5 Hewan Ini Herbivora Tapi Bisa Jadi Berbahaya 5

Kuda nil dikenal memiliki tubuh yang begitu besar. Memiliki nama ilmiah Hippopotamus amphibius. Kuda nil adalah hewan darat terbesar ketiga setelah gajah dan badak putih. Belakangan ini, ada sebuah kasus tentang manusia yang melemparkan botol ke dalam mulut seekor kuda nil. Sebenarnya kuda nil bisa saja tiba-tiba mengamuk dan menjadi liar. Tapi untung saja tidak terjadi. Perilaku tadi sangatlah buruk dan tidak boleh dicontoh.

Saat ada ancaman yang membahayakannya atau keluarganya atau memasuki area wilayahnya, kuda nil tak segan-segan untuk untuk menyerang dan melawan meskipun yang ditantangnya merupakan binatang yang lebih berbahaya. Dengan gigi yang besar dan mulutnya yang bisa menganga begitu lebar hingga seukuran kepalanya, kuda nil bisa menjadi pembunuh yang kejam.

Gelada Baboon

Hati-Hati, 5 Hewan Ini Herbivora Tapi Bisa Jadi Berbahaya 6

Gelada baboon mungkin kurang terkenal ditelinga masyarakat indonesia. Tapi gelada baboon ini adalah salah satu primata yang berasal dari daerah Afrika Timur, terutama dari daerah Ethiopia. Gelada sebenarnya bukanlah babun, tetapi merupakan satu-satunya anggota genus Theropithecus yang masih ada. Makanan mereka terdiri dari rumput dan daun atau tanaman-tanaman dan buah-buahan lain.

Gelada terbiasa hidup damai bersama kelompoknya. Tentu saja jika ada ancaman yang membahayakannya, mereka akan menyerang secara membabi-buta dengan gigi tajam dan cakarnya, tak peduli apa pun yang menjadi lawannya. Jadi jika kalian sedang berada di kawasan mereka, tetap hati-hati ya.

Gorilla

Hati-Hati, 5 Hewan Ini Herbivora Tapi Bisa Jadi Berbahaya 7

Gorilla memiliki lengan yang besar. Begitu pula dengan taringnya yang juga tajam seperti pisau. Mereka bahkan dapat berjalan lebih cepat dari manusia. Gorilla juga kadang bisa dikategorikan omnivora karena memakan serangga. Seekor gorilla yang sedang marah dan mengamuk bisa membunuh manusia dalam hitungan detik. Mereka akan mencabik-cabik kulit dan daging kalian. Utamakan keselamatan dan jangan nekat untuk terlalu mendekat ke kandang gorilla ketika berada di kebun binatang.

Hewan juga merupakan makhluk hidup ciptaan Tuhan. Sesama makhluk hidup, kita harus melindungi dan tidak menyakiti hewan. Pada dasarnya jika kita tidak menyakiti hewan, pasti mereka juga tidak berpikir untuk menyerang kita juga. Jika mereka menyerang manusia, itu sudah insting dan naluri mereka.

Jadi kita jangan membalas perbuatan buruk kembali kepada mereka. Malahan kita yang harus selalu waspada terhadap ancaman terburuk ketika berada di dekat hewan. Hewan memiliki habitatnya tersendiri dan manusia pun memiliki habitatnya tersendiri pula.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

waperkejoe

   

Seorang pelajar yang hobi menulis dan membaca.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap