Hati-Hati Pada Pola Asuh Toxic Parenting, Karena Dapat Berpengaruh Bagi Kesehatan Mental Anak

Hati-Hati Pada Pola Asuh Toxic Parenting, Karena Dapat Berpengaruh Bagi Kesehatan Mental Anak 1

Apa sih toxic parents itu? Dilansir dari situs alodokter arti dari toxic parents adalah tipe orang tua yang mengatur anak sesuai dengan kemauannya tanpa menghargai perasaan dan pendapat sang anak. Kondisi ini bisa membuat sang anak merasa terkekang dan ketakuatan. Bahkan, tak jarang anak tumbuh menjadi pribadi yang sering menyalahkan diri sendiri dan memiliki rasa percaya diri yang rendah.

Pola asuh toxic parenting yang dilakukan secara konsisten dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak, sehingga anak rentan membentuk pola perilaku yang negatif dalam hidupnya.

Benarkah toxic parenting berpengaruh bagi kesehatan mental anak? Jawabany YA

Seperti yang kita ketahui bahwa kesehatan mental sering menjadi isu serius dikalangan anak remaja. Isu stres, depresi, dan bipolar makin sering terdengar datang dari anak remaja tersebut. Bahkan tak jarang beberapa dari mereka (para remaja) menjadi rntan bunuh diri karena orang tua tidak mengenali kesehatan mental anaknya sejak awal. Kalau sejak kecil sudah tidak diperhatikan kesehatan mentalnya, bisa saja besarnya nanti akan mengalami mgangguan mental, jangan sampailah anak mengalami trauma keluarga. Anak yang mengalami trauma keluarga bisa jadi disebabkan karena adanya masalah dan pola asuh toxic parenting.

Tentunya pola asuh toxic parenting akan banyak mempengaruhi kondisi anak, seperti hubungan orang tua dan anak yang menjadi kurang baik. Biasanya, anak-anak dengan toxic parenting akan melakukan pembatasan antara diri sendiri dan orang tua. Selain itu, komunikasi orang tua dan anak tidak akan berjalan dengan baik.

Tidak hanya itu, pola asuh toxic parenting juga dapat mempengaruhi kondisi kesehatan mental anak. Berikut ini adalah pengaruh dari toxic patenting terhadap kesehatan mental anak:

1. Anak merasa tidak pantas dicintai

Anak yang tumbuh dengan pola asuh toxic parent akan memiliki perasaan bahwa dia tidak layak untuk dicintai, halini dikarenakan kebutuhan emosional anak tidak terpenuhi dan sering kali diabaikan.

2. Stress

Toxic parenting menyebabkan komunikasi yang kurang baik antara anak dan orang tua. Kondisi ini membuat anak kurang nyaman untuk mengutarakan persasaan atau tidak mendapatkan perhatian yang optimal. Hal ini dapat menyebabkan anak mengalami kondisi stres yang beresiko tingkatkan depresi pada anak.

3. Gangguan kecemasan

Melansir Bustle, anak-anak yang mengalami toxic parenting dalam jangka waktu yang cukuo lama rentan mengalami gangguan kecemasan saat ia bertumbuh menjadi dewasa.

4. Percaya diri yang rendah

Toxic parents juga dapat menyebabkan anak memiliki rasa percaya diri yang rendah. Hal ini disebabkan karena orang tua yang sering mengontrol keputusan untuk anaknya.

5. Anak menjadi perfeksionis

Anak yang dibesarkan dengan polah asuh toxic parenting akan terbiasa dengan standar tinggi dan kesempurnaan. Maka sebabnya mereka bisa bertumbuh menjadi anak yang perfeksionis, telalu keras dan memaksa dirinya untuk mencapai standar yang bahkan tidak masuk akal sekalipun. Jika anak tidak bisa memenuhi standar yang diinginkan, hal ini dikhawatirkan anak bisa merasa stres

6. Memilki relasi yang tidak sehat

Toxic parenting juga beresiko akan membuat hubungan anak dengan orang tua tidak harmonis lantaran terbiasa dengan kebiasaan yang tidak sehat dirumah akibat terlalu banyak penekanan.

Sebagai orang tua, tentunya tidak ingin anknya mengalami gangguan mental kan? Untuk itu perlunya kesadaran bahwa pola asuh toxic parenting sangat tidaka baik bagi kesehatan mental anak. perlu diketahui bahwa sebagai orang tua harus memperhatikan sejumlah faktor yang mempengaruhi kesehatan psikologis anak. Misalnya faktor pola asuh, lingkungan, perhatian orang tua, cara berkomunikasi dan cara memberikan kasih sayang. sekian dan terimakasih 👍

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Singka