ikut kamu mencintai dengan sederhana

ikut kamu mencintai dengan sederhana 1

Ada yang begitu viral di kampus siahyar dan sisomat pada waktu itu, yakni tidak lain kisah cinta si ahyar, yang gugur sebelum kepelaminan, 2 tahun sudah siahyar menjalani asmara dengan kekasihnya, ternyata seiring dengan roda-roda waktu kisah cinta siahyar jatuh dalam kata seharusnya.. seharusnya tidak begitu, seharusnya tidak sekacau itu, seharusnya tidak seperih itu..

Perkuliahan sudah selesai, tiba-tiba sisomat, mencari ahyar, karena mendengar kabar tentang kisah cintanya yang kini berubah menjadi kemarau, tepat dipojok kedai kopi, sisomat menemukannya, dia lagi sendiri dan asik menikmati music menggunakan hadsednya..

Sisomat: assalamualaikum …?

Ahyar: waalaikum salam..

Sisomat: tau ngak? Aku dari tadi nyariin kamu kemana-mana, tidak biasanya kamu gak bilang-bilang kalok mau ke kedai ini..?

Ahyar: oh iya maaf, aku pengen lagi sendiri tadi.

Sisomat: apakah gara-gara saraswati..? soalnya berita tentang mu dan dia viral di kampus, anehnya aku gak tau selaku sahabatmu sendiri, malah aku tau kepada temannya saraswati, dia ngumpul-ngumpul tadi didepan kelas, sama beberapa teman-temanya, dan aku tidak sengaja mendengar cerita-cerita mereka, cerita dong yar? Aku kan temenmu!

Ahyar:  iya mat, kisah cintaku kini sepertihalnya tengkuan api, yang mati dilanda lembutnya air. Dulunya dia berjanji akan menemani, ternyata janji-janjinya dia hianati sendiri, sebenarnya sih jauh sebelum ini, waktu aku masih belum terdelete total, sekarangkan dia udah tunangan nih,  tidak ada-apa, tiba-tiba dia bilang “kita udahan yah,”

 padahal aku tidak punya salah, dan aku tidak berantem, tetapi anehnya dia kembali dengan sendirinya, meskipun serasa harga diriku diinjak-injak aku tetap bilang “iya gak papa, jangan ulangin lagi yah” kejadian ini kayaknya 3 kali sudah terjadi waktu aku dan dia masih bersama.

Sisomat: terus kenapa kamu masih menerimanya? Padahal dia sudah menyakiti kamu, seakan-akan kau patung mainan, yang siap dipermainkan oleh anak-anak bayi..?

Ahyar: sakit atau tidaknya tergantung cara kita menyikapi, mereka-mereka yang sakit ketika merasa terhianati karena dia salah menafsirkan dan menyikapi akan cintanya, bisa jadi berlebihan, atau kekurangan menyikapi akan cintanya, sehingga menyebabkan kegalauan tingkat dewa, jadi aku sih biasa-biasa aja, gak lebih gak kurang, sederhana saja, sesederhana aku cinta dia dan dia mencintaiku, jadi gini “aku bisa memilih pasangan hidupku dengan siapa saja, tapi aku tak bisa menentukan hidupku akan bersama siapa” meskipun aku ditinggalkan yah aku bahagia, aku menyendiri bukan karena galau gara-gara si dia, tidak begitu, aku lagi memikirkan nikmat yang begitu besar, pengganti yang lebih baik, yang akan tuhan berikan kepadaku, karena aku percaya tuhan tidak akan mengambil sesuatu melainkan menggantikannya yang lebih baik,  Jadi apa yang mau dibuat sedih, apa yang mau dibuat galau? Ibarat kamu memiliki tanah satu hektar, lalu tiba-tiba orang mengambilnya dan akan menggantikannya lebih luas dari tanah yang engkau miliki? Lebih subur, dan lebih strategis tempatnya? Bukankah suatu kebahagian yang tak diduga?

Kini aku tinggal memperbaiki diri, berusaha dan menanti akan kebaikan tuhan itu, supaya kelak ketika tuhan telah berkehendak atas saya dan calon saya kita sudah saling baik, dan saling pantas.

Sisomat: luar biasa kamu yar.. aku gak nyangka diantara sikapmu yang dipandang sebelah mata, ternyata kaya akan pengetahuan yang justru mereka yang memandang sebelah mata tidak tahu, jadi aku mau ikut kamu yah..? mencintai dengan sederhana.. hehe..

ahyar: tau ngak mengapa saraswati pergi?

Sisomat: mungkin dia lebih memilih pasangan yang secara ekonomi waw, dari pada kamu, lebih memilih keturunan bangsawan dari pada keturunan seperti kamu..?

Ahyar: tidak tidak.. bukan begitu.

Sisomat : mungkin dimata dia kamu kurang tampan ups, hehe maaf..!

Sehinngga dia lebih memilih yang secara fisik bagus, padahal sekarang banyak hp yang katanya canggih, casingnya oke tapi tak tahan banting haha..

Ahyar: bukan begitu, tetapi karena doaku mungkin..

aku kan minta yang terbaik, mengapa dia pergi? Karena dia bukan orangnya.. mencintai sederhana.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Abdul Ghoni