Imajinasi dan Prediksi Sang Futurolog Pertama


Imajinasi dan Prediksi Sang Futurolog Pertama 1

Kita tidak asing dengan judul film War of the World besutan Stephen Spielberg dan pemeran kenamaan seperti Tom Cruise dan Dakota Faning yang rilis tahun 2005. Ternyata film itu adalah adaptasi dari novel sci-fi karya Herbert George Wells alias H. G. Wells dengan judul yang sama. Saking epicnya, Netflix juga ikut menayangkan film seri berjudul sama.

Tapi, fakta yang jarang diketahui orang adalah karya-karya H. G. Wells ini memuat banyak imajinasi dan prediksi akan teknologi di masa depan. Wells menuliskan berbagai teknologi yang melampaui zamannya pada saat itu, tahun 1800-an. Apa saja imajinasi dan prediksi yang terwujud di era modern ini?

Alat komunikasi nirkabel

Pada era Victorian ketika revolusi industri terjadi, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat. Meski telepon pertama diciptakan pada masa ini, Wells adalah orang pertama yang berhasil memaparkan cara kerja mesin penerima pesan alias pesan suara dan telepon nirkabel. Beberapa ahli malahan meyakini Wells telah memprediksi komunikasi melalui jejaring seperti email dalam novelnya yang berjudul Men Like Gods (1923). 

Sumber: www.warpedfactor.com
Sumber: www.warpedfactor.com

Sebenarnya voicemail atau pesan suara sudah diciptakan pada 1898 tetapi tidak berhasil digunakan. Wells yang memaparkan bagaimana sebuah komunikasi tanpa kabel dapat dilakukandalam novelnya bisa jadi menjadi inspirasi seorang ilmuwan bernama Valdemar Poulsen yang berhasil membuat pesan suara pada tahun 1930-an.

Rekayasa genetik

Kita tentunya sering mendengar rekayasa genetik yang dikaitkan dengan ilmu medis dan ketahanan pangan. Wells berimajinasi bahwa manusia dapat mengubah susunan gen untuk menciptakan makhluk-makhluk baru seperti Leopard-man, manusia babi, serigala jadi-jadian, hibrid antar binatang dan replika manusia yang disebut M’ling.

Sumber: www.ebooks.gramedia.com
Sumber: www.ebooks.gramedia.com

Makhluk-makhluk ini dapat kita temukan gambarannya dalam The Island of Doctor Moreau (1896) yang tentunya ratusan tahun sebelum ditemukannya rekayasa genetika pertama pada tahun 1973 oleh Stanley Cohen dan Herbert Boyer. Saat ini rekayasa genetika memang didominasi bidang medis dan biokimia seperti membuat vaksin, dan pengobatan kanker. 

Pada saat ini ramai istilah produk pangan yang dimodifokasi gennya agar mendapat varietas baru dan unggul disebut GMO alias genetically modified organism. Mengagumkan ya bagaimana Wells menginspirasi para ilmuwan modern untuk menemukan rekayasa genetik dengan segala pro dan kontra nya.

Bom atom

Setiap mendengar bom atom, kita langsung teringat pada Einstein padahal Bapak Bom Atom adalah Robert Oppenheimer pada tahun 1945. Dia berhasil meledakkan bom atom dengan daya ledak sangat besar sampai-sampai mampu menciptakan awan jamur setinggi lebih kurang 40.000 kaki.

Sumber: www.kobo.com
Sumber: www.kobo.com

Para ilmuwan atom dan nuklir sepakat bahwa Wells berhasil mengambarkan kekuatan daya ledak dan akibat yang ditimbulkan dalam novelnya The World Set Free (1913). Dia menggambarkan bahwa bom atom dengan unsur dasar pembentuk berupa uranium dan thorium akan menghasilkan kekuatan yang dahsyat dalam kehidupan manusia. Digambarkan juga bagaimana sebuah ceruk kawah kecil tetapi dalam tercipta akibat ledakan bom atom yang dijatuhkan dari pesawat pengebom.

Wells mempublikasi novel ini setahun sebelum terjadinya Perang Dunia I dan 32 tahun sebelum berakhirnya Perang Dunia II. Sebagaimana kita tahu, bom atom digunakan pada saat Perang Dunia II ketika Amerika Serikat menjatuhkannya di atas kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Dan, kita juga tahu dari sejarah betapa mengerikannya dampak dari bom atom.

Imajinasi dan prediksi Wells membuatnya kemudian dijuluki sebagai Futurolog pertama di dunia. Sebenarnya banyak imajinasi dan prediksi lainnya untuk bisa kita cari tahu dari karya-karya Wells, bukan hanya untuk rekreasi tetapi juga meyakini bahwa impian di masa ini bisa menjadi realita di masa datang.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Nenden Rikma

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap