Indy Barends Minta Maaf Soal Curahan Hati Putra Bungsu yang Viral

Nur Rohmawati

Indy Barends Minta Maaf Soal Curahan Hati Putra Bungsu yang Viral

Indy Barends minta maaf menjadi sorotan publik setelah video curahan hati sang putra, Manuel Tobias Sarmanella, viral pada akhir Januari 2026. Presenter senior Indy Barends itu akhirnya buka suara untuk meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang. Artis Indonesia itu menegaskan bahwa kondisi sang anak baik-baik saja dan tidak seperti yang ramai diasumsikan warganet.

Nama Indy memang tak asing di dunia hiburan Tanah Air. Namun kali ini perhatian publik tertuju pada dinamika komunikasi dalam keluarganya. Video Manuel yang sempat dihapus memicu diskusi luas tentang pola asuh dan kesehatan mental anak muda. Sebab, dalam unggahannya di akun TikTok milik Manuel, @manuelsaidwhat_, remaja yang sekarang berumur 16 tahun itu sempat membahas tentang luka batin.

Indy Barends Minta Maaf  dan Klarifikasi Soal Video Viral

Indy Barends menjelaskan bahwa ia langsung bertanya kepada Manuel soal unggahan tersebut. “Dia bilang ‘aku cuma bikin lucu-lucuan aja,'” ucap Indy di Rumpi. “Tapi pada akhirnya sekarang menjadi tidak lucu, karena orang menganggapnya serius banget,” imbuhnya.

Pada Selasa (24/2/2026) di Studio TransTV, Kapten P. Tendean, Jakarta Selatan, Indy kembali menegaskan bahwa tidak ada depresi seperti yang dituduhkan. Wanita kelahiran 15 Januari 1972 itu  meminta publik tidak membesar-besarkan isu tersebut. Baginya, tren konten bertema mental health memang sedang marak di kalangan Gen-Z.

Ia juga menyebut banyak anak muda membuat konten serupa dengan tagar kesehatan mental. Namun karena Manuel adalah anak figur publik, respons publik menjadi berlipat ganda.

Refleksi Sebagai Orangtua

Di tengah ramainya pemberitaan, Indy Barends minta maaf kepada sang putra sebagai bentuk refleksi diri. “Kalau bukan dari kejadian ini, mungkin Beny dan aku sendiri sebagai orangtua, mungkin nggak belajar,” ucap Indy. Ia mengakui setiap orangtua pasti terus belajar memahami anaknya.

“Aku sedang mencoba untuk gak berbicara pakai nada tinggi. Tapi kemungkinan buat Manuel itu udah terlalu menumpuk keselnya sama mama papanya,” ujar Indy Barends. Kalimat itu seolah menjadi pengakuan jujur bahwa komunikasi lintas generasi memang tidak mudah.

Presenter dengan akun Instagram @indybarends tersebut juga menyampaikan, “Ini jadi pembelajaran buat kita semua. Mereka tuh bukan butuh ocehan, bukan butuh ceramah,” ucap Indy. Ia menilai anak-anak hanya ingin didengar tanpa dihakimi.

Permintaan Maaf dan Pembelajaran Keluarga

Sebagai ibu, Indy Barends minta maaf secara langsung kepada Manuel. “Itu aku bilang sama Manuel, ‘Manuel, aku minta maaf sekali, overall, dari apa yang aku lakuin sama Manuel,'” tutur Indy. Respons sang anak pun spontan.

“Dia masih yang sempet (merespons) ‘udah kelamaan,'” lanjutnya sambil tersenyum. Momen itu menjadi refleksi bahwa luka komunikasi bisa menumpuk selama bertahun-tahun. Namun keberanian meminta maaf adalah langkah awal memperbaiki hubungan.

Indy Barends minta maaf bukan karena tekanan publik semata. Ia ingin menjadikan kejadian ini sebagai cermin untuk membangun komunikasi lebih sehat. Indy Barends memohon maaf sekaligus menegaskan bahwa keluarganya dalam keadaan baik dan terus belajar menjadi lebih baik setiap harinya.

Baca Juga

Rekomendasi