Ingin Tanamanmu Cepat Tumbuh? Gunakan Bawang Merah!


Ingin Tanamanmu Cepat Tumbuh? Gunakan Bawang Merah! 1

Saat ini berkebun merupakan hobi yang banyak diminati. Melihat tanaman yang tumbuh subur, bunga yang mekar beraneka warna, pohon dengan buah yang lebat dapat membuat pikiran menjadi fres. Kegiatan berkebun juga membuat badan menjadi sehat. Selain gerak tubuh selama berkebun, udara segar yang dihirup menyehatkan paru-paru.

Untuk berkebun tidak selalu membutuhkan lahan yang luas. Kita dapat menanam berbagai tanaman sayuran, bunga dan buah di lahan yang sempit atau dengan menggunakan polybag. Halaman rumah, teras dan balkon bisa menjadi tempat berkebun yang mengasikkan.

Berkebun secara organik atau tanpa menggunakan bahan kimia menjadi trend saat ini. Pupuk kimia dapat diganti dengan pupuk kompos. Pupuk kompos bukan hanya mengandung unsur yang dibutuhkan oleh tanaman tetapi juga membuat tanah menjadi gembur sehingga baik untuk mikroba tanah.

Selain pupuk, zat pengatur tumbuh (ZPT) juga sering ditambahkan agar tanaman cepat tumbuh seperti yang diharapkan. Sebenarnya tanaman sudah mengandung zat pengatur tumbuh alamiah namun kadang kurang sehingga tidak dapat tumbuh maksimal. Kamu dapat memanfaatkan bawang merah sebagai zat pengatur tumbuh tambahan.

Cara pembuatannya pun cukup mudah. Bawang merah sekitar 1 ons, tambahkan air sebanyak 1 liter dan diblender kemudian disaring sehingga membentuk ekstrak bawang merah. Sebelum digunakan, campur dengan air sesuai kebutuhan. Ampas bawang merah yang sudah diblender dapat dijadikan pupuk dengan cara ditaburkan pada media tanam.

Manfaat bawang merah bagi perkembangan tanaman sangat banyak diantaranya:

1. Untuk mempercepat pertumbuhan tunas

Bawang merah mengandung thiamin dan allicin yang dapat merangsang pertumbuhan tunas. Jika ingin tanamanmu mempunyai tunas daun dan batang yang banyak sehingga tumbuh rimbun, campurkan 100 ml dengan 1 liter air, kemudian semprotkan ke seluruh bagian tanaman.

2. Untuk persemaian

Selain thiamin dan allicin, bawang merah mengandung riboflavin yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. Rendam benih yang akan disemai dengan ekstrak bawang merah sebanyak 100 ml yang dilarutkan dalam 1 liter air selama 3-5 jam. Setelah ditiriskan benih siap untuk disemaikan.

3. Untuk stek dan cangkok

Bawang merah mengandung auksin dan rhizokalin yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan akar. Rendam batang yang akan distek dengan larutan ekstrak bawang merah sebanyak 200ml yang ditambah dengan 1 liter air selama 3-5 jam.

Untuk cangkok cukup oleskan ekstrak bawang merah pada bagian batang yang sudah dikupas kulitnya kemudian bungkus dengan tanah atau sabut kelapa.  Ekstrak bawang merah juga bagus ditambahkan pada media tanam yang digunakan untuk menanam bibit yang baru dipindahkan.

Manfaat bawang merah sebagai zat pengatur tumbuh tidak diragukan lagi. Cara pembuatannya mudah dan murah. Agar zat pengatur tumbuh yang dibuat juga dapat melawan pertumbuhan jamur pengganggu tanaman, campurkan bawang putih pada saat pembuatan ekstrak.  Di samping mudah dan murah, penggunaan bawang merah sebagai zat pengatur tumbuh juga mengurangi polusi dan endapan zat kimia pada tanaman sehingga tanaman lebih higienis dan untuk tanaman yang dikonsumsi lebih sehat.

meski demikian, takaran pemberian ekstrak bawang merah harus diperhatikan. Jika berlebihan dan tidak sesuai kebutuhan tanaman maka hasilnya tidak akan bagus. 


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Isnaini

   

Mantan bankir, ibu rumah tangga yang mempunyai hobi menulis dan merajut. Menulis merupakan cara untuk menambah teman, ilmu dan wawasan.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap