Ini Adalah Kisah Kita Berdua


Ini Adalah Kisah Kita Berdua 1

Kamu dan Aku. Sedetik, kita bersenda gurau, detik kemudian kita marah tanpa sebab yang jelas. Kamu dan Aku, banyak persamaan yang tidak kita sadari; Keras kepala, Emosi selalu menguasai diri sendiri, Konyol, tapi saling menyayangi. Kamu dan Aku, bagaikan Romeo dan Juliet di satu sisi, dan Bagaikan Tom and Jerry di sisi lainnya.

Ini Adalah Kisah Kita Berdua 3

Dari banyaknya hal-hal yang sudah kita lalui bersama. Dengan sudah taunya karakter masing-masing. Kadang aku tidak mengerti, aku tidak paham, aku capek.

Sikap mu yang terkadang keras seperti batu, sikap pemarah mu. Yang dimana bisa meledak kapan saja dan dimana saja. Aku sudah berusaha sebaik mungkin untuk mu, aku sudah melakukan hal terbaik untuk mu, aku sudah rela melakukan apapun untuk mu.

Tapi disini, seakan kamu tidak mengerti, tidak melihat usaha ku, tidak melihat ketulusan dan keikhlasan ku. Aku capek, aku mengalah. Demi kamu.

Tapi meskipun begitu, ketika kita saling berjauhan, ada satu kata yang selalu menghantui ku, satu kata yang terasa berat bagi ku, satu kata yang akan selalu ada. Rindu. Hanya satu kata yang cukup sederhana. Yang memiliki banyak makna dan banyak arti. Dimana pun dan kapan pun. Aku merasa rindu, Pada mu.

Meski kita sedang berduaan, disatu ruangan yang sama. Aku tetap merasakannya, Rindu. Kenapa kau selalu hadir, wahai rindu.

Sering kali ku merasa kan hal itu, dimana aku rela melakukan apapun untuk mu, aku rela berbuat apa saja demi kebahagiaan mu, aku rela menurunkan derajat ku sebagai wanita untuk mu.

Ini Adalah Kisah Kita Berdua 4

Aku merasa mabuk. Mabuk akan rasa cinta yang ku miliki, yang ku rasakan, yang ku alami. Aku tidak tau apakah hal ini biasa terjadi pada orang lain, apa hanya terjadi pada ku saja? Demi kamu, aku rela membuat diriku kesakitan, hanya demi melihat mu bahagia. Aku benar-benar merasa mabuk.

Kamu, orang yang bisa mematahkan keinginanku, untuk menutup hati selamanya dari orang-orang yang bisa membuat sakit, yang bisa membuka luka lama yang sudah aku coba tutupi, yang bisa membuat ku percaya kembali kepada rasa cinta. Rasa sayang. Rasa memiliki.

Ini Adalah Kisah Kita Berdua 5

Aku percaya, meski kamu bukan lelaki yang sempurna, dari kalangan ekonomi mana pun dirimu, apakah kamu tampan, setia, ataupun islami. Aku tidak butuh hal sempurna itu, cukup dengan tingkah dan perilaku mu. Aku bisa percaya, bahwa kamu berbeda, dari lelaki lainnya.

Terima kasih sudah mau hadir, dan membuat hari-hari ku tidak hanya berwarna hitam dan putih. Tapi warna-warna lain yang lebih dari hanya sekedar hitam dan putih.


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Puput Raja

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments