Ini Yang Harus Dilakukan Agar Tidak Takut Menikah

Ini Yang Harus Dilakukan Agar Tidak Takut Menikah 1

Dalam kehidupan sehari-hari, tak terhitung banyaknya kejadian yang singgah. Ada yang berasal dari keluarga sendiri dan ada berasal dari tempat yang ditinggali. Ditambah media sering kali menggembar gemborkan berita tentang perceraian dari selebritis yang memilih untuk menikah muda.          

Dibumbui kata-kata untuk saling salah menyalahkan, entah menyalahkan orangnya atau menyalahkan nikah mudanya, tau menyalahkan menikahnya. Sehingga dampak yang terjadi pada pemuda adalah pemikiran untuk enggan menikah.           

Menurut Teh Kaditha Ayu dalam Talk Show Life After Marriage. Biasanya kecenderungan anak muda takut menikah disebabkan oleh beberapa hal antara lain:

  1. Lingkungan yang di tinggali banyak yang bercerai
  2. Ibu bapak yang tidak happy ending
  3. Banyak cerita tentang KDRT

Beberapa hal di atas memicu anak muda menjadi takut akan pernikahan. Padahal sebetulnya menikah itu memiliki tujuan yang sangat mulia. Diantaranya:

  1. Menjauhi hal-hal haram (yang tidak diperbolehkan oleh agama)
  2. Menyiapkan generasi penerus untuk menjadi pemimpin yang jujur
  3. Memperluas peluang untuk masuk surganya Allah

Nah untuk mengurangi ketakutan pada pernikahan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:     

1. Cari Akar Ketakutan

Apakah yang menjadi ketakutan adalah mengenai perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, takut tidak bahagia, calon pasangan ternyata tidak sebaik yang terlihat, dll.                  

Cari ketakutan tersebut dengan bertanya pada diri sendiri, jangan sampai ketakutan-ketakutan tersebut tidak berdasar dan tidak ada penjelasan. Setelah mengetahui akar ketakutannya, maka akan lebih mudah mengurai untuk diselesaikan.         

2. Belajar

Agar ketakutan tersebut perlahan hilang, cobalah untuk belajar mengenai ilmu rumah tangga. Banyak sekali webinar-webinar diluar sana yang menyediakan tempat untuk para pemuda mengetahui gambaran kehidupan setelah menikah. Belajar untuk mengetahui hak dan kewajiban sebagai istri, hak dan kewajiban sebagai suami, hak dan kewajiban sebagai orang tua, dan lainnya. Semua bisa dipelajari sambil berjalan. Sehingga akhirnya kita mengetahui apa yang dibutuhkan dalam pernikahan kelak, bagaimana visi misinya dan akan berakhir kemana rumah tangga itu dibawa.

3. Percaya Dengan Takdir Allah     

Poin terakhir adalah “percaya” segala sesuatu yang dijalani kalau muaranya sudah percaya pasti akan bisa dijalani. Mereka yang menikah melalui jalur ta’aruf jangan kita sinisi. Apalagi kalau dari jalan tersebut ternyata banyak yang mengalami kegagalan, percaya saja kalau takdir Allah tidak pernah salah dan ujungnya pasti untuk kebaikan diri mereka juga. Jangan malah menilai bahwa jalan ta’arufnya yang salah atau syariat agamanya yang salah. Syariat agamanya sudah benar, tapi boleh jadi ada beberapa cara yang kurang pas.             

Nah itu dia 3 cara agar tidak takut dengan pernikahan, jangan lupa untuk selalu berprasangka baik dengan takdir yang sudah Allah berikan ya dear. Jangan lupa juga berusaha dijalan yang baik!                  

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Nurul Hidayah