Intip Kejayaan Indonesia di Masa Lalu dari Tempat-tempat Wisata Sejarah Berikut Ini

Intip Kejayaan Indonesia di Masa Lalu dari Tempat-tempat Wisata Sejarah Berikut Ini

Belajar sejarah tidak cukup hanya di bangku sekolah, juga tidak cukup hanya dengan membaca buku-buku atau literatur-literatur yang tersimpan di perpustakaan dan museum, karena banyak hal yang tidak dapat diterangkan oleh guru juga tidak dapat direfleksikan lewat tulisan.

Itu sebabnya mengunjungi tempat-tempat wisata sejarah di menjadi perlu, selain untuk mengetahui lebih banyak tentang sejarah masa lalu, juga untuk relaksasi mengendorkan urat syaraf .

Berikut 6 tempat wisata sejarah  di yang menarik untuk dikunjungi:

Candi Borobudur Magelang

Intip Kejayaan Indonesia di Masa Lalu dari Tempat-tempat Wisata Sejarah Berikut Ini

Candi yang berada di Kota Magelang Jawa Tengah ini adalah salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Dibangun pada masa Wangsa Syailendra pada tahun 824 M atau 300 tahun sebelum Angkor Watt di Kamboja didirikan dan sekitar 400 tahun sebelum katedral-katedral di Eropa ada. Candi Borobudur yang menempati areal seluas 123 x 123 meter2 ini dihiasi dengan 504 patung Buddha dengan 72 stupa terawang serta 1 stupa induk.

Baca juga  Asal Usul Festival Winter Solstice di China dan Penerapan di Etnis Tionghoa Indonesia

 

Keraton Yogyakarta

Intip Kejayaan Indonesia di Masa Lalu dari Tempat-tempat Wisata Sejarah Berikut Ini

Tempat tinggal Raja Yogyakarta ini boleh dikata merupakan simbul dari eksistensi Jawa. Di Istana yang dibangun oleh Pangeran Mangkubumi pada tahun 1755 ini para pengunjung bisa belajar secara langsung tentang adat istiadat dan Jawa. Karena selain Keraton itu sendiri masih difungsikan sebagaimana mestinya, di sini juga banyak peninggalan-peninggalan yang bisa dilihat dan dipelajari, bahkan tidak sedikit abdi dalem Keraton yang menawarkan jasa kursus, seperti kursus menulis dan membaca huruf Jawa, kursus macapat/nembang, kursus menari klasik, juga kursus mendalang.

 

Museum Asia-Afrika Bandung

Intip Kejayaan Indonesia di Masa Lalu dari Tempat-tempat Wisata Sejarah Berikut Ini

Museum yang diresmikan Presiden Soehato pada 24 April 1980 ini didirikan untuk mengingat pelaksanaan Konferensi Asia-Afrika yang digelar di Bandung pada tahun 1955. Karena itu, pengunjung yang datang ke sini akan dibawa ke ruangan-ruangan yang dulu dipakai sebagai tempat konferensi. Selain itu, pengunjung juga bisa belajar tentang sejarah pelaksanaan konferensi berikut profil dari Negara-negara yang ikut merumuskan konferensi tersebut.

Baca juga  Bagaimana Keadaan Dunia Jika Tidak Ada Listrik, Apa yang Menjaminnya Tetap Ada?

 

Kota Tua Batavia Jakarta

Intip Kejayaan Indonesia di Masa Lalu dari Tempat-tempat Wisata Sejarah Berikut Ini

Salah satu dari tempat-tempat wisata sejarah di lainnya adalah Kota Tua Batavia. Di kawasan ini dapat ditemui bangunan-bangunan dengan arsitektur tempo dulu yang dapat memanjakan mata, dan membawa pengunjung untuk kembali pada masa lalu. Jika ingin mengetahui sejarah perjalanan Kota Jakarta sejak masih bernama Sunda Kelapa, dan Batavia, kunjungi Museum Fatahillah yang merekam koleksi-koleksi yang menjadi saksi bisu masa lalu.

 

Candi Muaro Jambi

Intip Kejayaan Indonesia di Masa Lalu dari Tempat-tempat Wisata Sejarah Berikut Ini

Candi yang dibangun pada masa pemerintahan Kerajaan Sriwijaya di abad XI ini menempati areal seluas 12 km2 dan berisi 61 candi. Lokasinya berada di Desa Muaro Jambi, Kecamatan Maro Sebo yang jaraknya sekitar 40 km dari pusat kota Jambi. Bangunan-bangunan candi serta bekas reruntuhannya yang ada di kompleks Candi Muaro Jambi ini membuktikan bahwa pada masa pemerintahan Kerajaan Sriwijaya, Jambi pernah menjadi pusat ibadah agama Buddha Tantri Mahayana.

Baca juga  Genshin Impact Lore : Fun Facts dan Teori Vennessa ? [Part 2 - END]

 

Batu Basurek Sumatera Barat

Intip Kejayaan Indonesia di Masa Lalu dari Tempat-tempat Wisata Sejarah Berikut Ini

Batu Basurek atau Batu Bertulis ini terdapat di atas makam Raja Adityawarman yang berada di Batusangkar, Ibukota Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Batu yang bertuliskan huruf Palawa ini dibuat tahun 1347, yang isinya menceritakan jasa-jasa dari Adityawarman kepada Kerajaan Majapahit, sehingga dia diangkat menjadi Raja di Dharmasraya di Siguntur Sawahlunto, yang kemudian dipindahkan ke Pagaruyung.

Demikian tempat-tempat wisata sejarah di yang dapat dijadikan sebagai tempat study edukasi, sekaligus untuk mengenang masa lalu yang menjadi bagian dari sejarah perjalanan negeri ini. (*)

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

aguskurniawan