Investasi Kripto, Bagaimanakah Islam Memandangnya?

Investasi Kripto, Bagaimanakah Islam Memandangnya?

Kian maraknya , setelah cuitan manusia terkaya di dunia Elon Musk yang memperbolehkan membeli mobil Tesla dengan di twitter. Ini membuat harga naik hingga tembus 43.604 dollar US. pun makin terkenal sehingga masyarakat berbondong-bondong ingin membeli untuk dijadikan , tak terkecuali para masyarakat yang ber . Namun sebelumnya, apa itu dan uang ?

Mata uang merupakan aset digital yang dirancang untuk berfungsi sebagai media pertukaran dimana catatan kepemilikan koin individu disimpan di dalam database terkomputerasi menggunakan kriptografi yang kuat. Kriptografi ini diperlukan untuk mengamankan catatan transaksi, mengontrol pembuatan koin tambahan, dan memverifikasi transaksi aset.

Uang ada berbagai jenis, menurut Investopedia, saat ini ada 4000 jenis mata uang di seluruh dunia. Seperti , Ethereum, Binance, Dogecoin, Dll.

Baca juga  Filosofi Islam Normatif Sebagai Pendekatan Dalam Studi Keislaman

merupakan uang yang pertama, dan paling popular pada saat ini. Pada 22 mei 2010, digunakan pertama kali untuk membeli 2 pizza dengan harga 10.000 .

Walaupun bisa digunakan sebagai alat transaksi, kebanyakan orang membeli uang , seperti bukan digunakan sebagai alat pembayaran, namun sebagai instrument , hal ini dikarenakan uang semakin lama nilainya semakin tinggi.

Uang tidak dikeluarkan oleh pemerintah, bahkan tidak ada institusi manapun yang mengontrol pengeluaran dan nilai dari uang tersebut. Nilai dari uang itu sendiri yang menentukan adalah murni mekanisme pasar.

Tidak ada pihak yang bisa mengontrolnya, bahkan penciptanya sendiri tidak bisa melakukan intervensi.Dikarenakan sentiment pasar yang menggerakkan nilai uang kripto, ini yang menyebabkan uang kripto memiliki tingkat volatilitas yang tinggi.Uang kripto diminati oleh investor karena; Aman, Privat, Mudah, dan Murah.

  1. Aman dikarenakan uang kripto tidak bisa di hack sampai saat ini.
  2. Privat dikarenakan tidak ada orang yang bisa tahu banyaknya jumlah uang kripto anda dan sudah ditransaksikan kemana saja.
  3. Mudah dikarenakan dapat memindahkan uang kripto kemana aja secara instan.
  4. Murah dikarenakan tidak ada biaya yang harus dikeluarkan untuk transaksi atau transfer uang kripto.
Baca juga  Persaingan Dan Etika Bisnis, Bagaimana Islam Menanggapinya?

Tetapi bagaimana Kripto dalam , apakah halal atau haram?

Di dalam Fatwa DSN MUI Tentang Transaksi jual beli mata uang, disebutkan boleh dengan ketentuan: tidak untuk spekulasi, ada kebutuhan transaksi atau jaga-jaga, apabila transaksi dilakukan pada mata uang sejenis nilainya harus sama dan tunai (attaqabudh). jika berlainan jenis maka harus degan kurs yang berlaku saat transaksi dan tunai. Dikarenakan uang kripto murni mengikuti mekanisme pasar, maka nilai uang kripto tidak bisa dispekulasikan.

Baca juga  Selalu Husnuzan Kepada Allah

Menurut Ketua Bidang Pengurus MUI Pusat, KH Cholil Nafis, “Bitcoin sebagai hukumnya adalah haram karena hanya alat spekulasi bukan untuk , hanya alat permainan untung rugi buka bisnis yang menghasilkan,”

Uang kripto sebagai alat tukar hukumnya boleh dengan syarat harus ada serah terima (taqabudh) dan sama kuantitas jika jenisnya sama. Jika jenisnya berbeda disyaratkan harus taqabudh secara haqiqi atau hukmi.

Dapat kita simpulkan bahwa Mata uang kripto apabila digunakan untuk maka hukumnya adalah haram karena hanya alat spekulasi bukan untuk , namun apabila digunakan untuk alat tukar saja, maka hukumnya mubah.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

ismail