Jadikan Kreativitas Sebagai Energi

Jadikan Kreativitas Sebagai Energi

Apakah penderitaan terbesar bagi para narapida yang mendekan di sel tahanan? Tentu saja hilangnya kebebasan. Kebebasan untuk bertemu dengan saudara, kekasih, teman dan orang-orang yang mereka sayangi.

Selain kebebasan untuk bertemu dengan orang-orang yang mereka kasihi, penjara juga membatasi kreativitas mereka. Andikata tetap bisa berkreasi tentu saja tak semaksimal jika mereka hidup bebas di luar rumah tahanan. Tembok-tembok tebal dan kerangkeng besi telah memenjarakan mereka dan membatasi kemampuan mereka berkreasi.

Menolak Menyerah

Jadikan Kreativitas Sebagai Energi

Walau begitu mari berkenalan dengan sosok . Pemimpin revolusi tanpa kekerasan itu berhasil menghancurkan sistem busuk yang membuat pribumi kulit hitam Afrika sebagai warga negara kelas dua di tanah air mereka sendiri.

Tentu saja perlawanan yang gigih dan inspiratif itu sangat ditakuti rejim Apartheid. Partai Nasional yang berisi para penduduk Afrika dari golongan kulit putih memusuhinya habis-habisan.

Baca juga  Jejak Pers Bung Karno

akhirnya dipenjara. Ia sempat terkena tuberkulosis, penyakit yang diidapnya karena lembabnya udara di sel tahanan. Alih-alih dibebaskan, Bapak Afrika Selatan ini hanya dipindah saja.

Namun dari dalam penjara, semangatnya tak luntur. Kreativitasnya tidak mati. Dia mampu menjadi inspirasi bagi banyak pemimpin Afrika dan pendukungnya melalui surat-surat yang ia tulis dari penjara.

tidak sendirian. Ada banyak orang hebat yang daya kreativitasnya tak mampu dibendung dan dimatikan oleh gelapnya suasana di dalam sel. Dari negeri sendiri ada , Tan Malaka maupun Pramudya Ananta Toer. Mereka semua risalah, melahirkan tulisan mahapenting dan membidani lahirnya karya sastra hebat.

banyak risalah ketika berhadapan dengan para kolonial Belanda dan Jepang. Ia rajin dan membaca, sesuatu yang membuatnya menjadi salah satu orator terbaik yang pernah lahir dalam sejarah.

Tan Malaka rutin pesan untuk para pendukung dan orang-orang yang membutuhkan sarannya. Ia berkembang seiring dengan keadaan sulit yang menerpanya.

Baca juga  6 Wejangan Nelson Mandela Untuk Para Penyintas Overthinking

Dan Pram yang disebut-sebut penulis terbaik Indonesia melahirkan karya-karya hebatnya di balik jeruji penjara.

Mereka adalah sosok-sosok yang menolak menyerah pada keadaan dan tunduk pada kondisi yang serba sulit. Mereka memberi makan jiwa-jiwa kreativitas lalu memupuknya agar berkembang dan membuahkan karya-karya kelas dunia.

 

yang Hebat

Benar sekali jika dikatakan bahwa kreativitas adalah energi  yang perlu untuk terus dikembangkan. Sebagai sebuah , ia berpotensi membantu meningkatkan kualitas hidup Anda.

Maka jikalau Anda menunda memberi makan jiwa dan bahkan mematikannya, maka berkacalah dari sosok seperti Mandela dan Pram, yang terus tanpa mencari pembenaran untuk malas.

 

Kreativitas Harus Dikembangkan

Tidak semua orang adalah insan , hanya mereka yang mau mengembangkan potensinya saja. Benar, semua orang bisa namun tidak semua mau berjuang untuk menuju ke arah itu.

Baca juga  Ingin Menulis Novel? Yuk Simak Mengenai Menulis Kreatif

Kreativitas membutuhkan makanan, yakni kesungguhan, konsistensi dan kerja keras. Semakin sering jiwa dan naluri diasah, maka semakin besar yang akan terpancar.

Seseorang dengan bakat melukis, bernyanyi, menjadi insinyur atau orator hebat hanya akan menjadi biasa-biasa saja jika semuanya tidak dikembangkan. Sama dengan . Ia perlu terus ditajamkan.

Memang susah, namun pada akhirnya kebanggaan akan terpancar dari setiap karya yang terbit dan mendapat pengakuan.

Kreativitas juga bisa berkembang melalui lingkungan yang kondusif. Berteman dengan orang-orang yang visioner, memiliki ragam perspektif dan punya ide-ide cerdas adalah salah satu jalan untuk meningkatkan daya kreativitas.

Sebaliknya, hanya bergumul dengan orang-orang toxic dengan cara pandang sempit dan hobi mengeluh akan mematikan potensi Anda. kreativitas yang berpotensi membantu Anda meraih kesuksesan juga bisa redup dan akhirnya lenyap.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Koala Merah

   

Seorang penulis lepas yang suka fotografi, koding dan seni kontemporer. Tertarik dengan isu sosial, kreativitas dan teknologi.