Jadilah Kakak Yang Rajin

Jadilah Kakak Yang Rajin

“Rika jangan ganggu adiknya dong.” Kata Ibu menegur Rika, Rika sering menganggu adiknya sampai menangis.

“Iya, aku nggak ganggu kok Bu,ini lho Dek Alka tuh yang nakal di bilangi nggak nurut Ibu.” Sahut Rika.

“Kamu tuh sebagai memberikan contoh yang baik dong pada adiknya.” Ibu berkata kemudian.

“Emmm… iya Bu.”  Rika menundukan kepalanya dan mempedulikan Ibunya berkata apa.

“Dengari tuh, perkataan Ibu.” Kata Niha sambil menegurnya.

Niha adalah pertamanya Rika, Rika selalu menjaili adiknya Alka terus. Tapi Rika tetap saja  masih menggangu Alka.

 

~“~

 

Keesokan harinya,

Sepulang sekolah Rika pun masuk ke dalam kamarnya dan Niha pun langsung mengerjakan tugas dari gurunya. Tiba – tiba ada suara keras dari kamar Rika.

“Kak… Kak… Kak… bisa bantu tidak.” Rika berkata sambil berteriak teriak.

“Iya dek ada apa, kalau panggil tuh jangan teriak – teriak gitu dong, ada apa sih.” Niha berkata dengan perasaan jengkel, tapi tetap sabar.

“Iya kak, gini aku ada tugas dari guru tolong dikerjai dong kak.” Rika berkata sambil mainan Hp.

“Lho kok, kamu suruh sih kerjai tugasmu, kamu itu tugasnya apa sih.” Kata Niha kemudian.

“Emmm… aku kan tugasnya banyak Kak tolong bantu aku ya kak.” Rika berkata sambil merayu kakaknya itu.

Baca juga  Agar Kakak Tidak Cemburu Pada Adik Baru

Rika sangat malas  sekali belajar  apalagi membantu orang tua, sedangkan Niha sangat rajin dan sering membantu orang tuanya juga selalu menjaga adiknya Alka. Niha selalu menjaga Alka dengan baik dan penuh kesabaraan.

“Iya cepetan sini, tapi kamu harus memperhatikan lho jangan mainan hp terus.” Tegur Niha.

“Iya, Kak.” Rika berkata sambil memegang hp.

Setelah mengajari Rika, Niha pun langsung membantu ayah ibunya dan Rika asyik main hpnya itu. Setelah membantu ayah ibu, Niha pun sering menjaga adiknya bermain  di depan rumahnya.

 

~“~

 

Keesokan harinya ayah ibunya akan pergi ke acara pengajian di Masjid Gedung Mudu, sedangkan Niha pun tidak bisa menjaga Alka karena kakaknya ada kemah di sekolahan selama tiga hari. Dan Rika yang harus menjaga Alka.

“Lho, kok ayah ibu sama kok pergi sih nanti aku sama siapa bu.” Kata Rika dengan wajah manyun.

“Kan ada Dek Alka yang kamu harus jaga adikmu ya.”kata Ibu kemudian.

“Iya tapi kan aaa…aku nggak bisa bu.” Kata Rika sambil berpikir.

“Kan Rika sudah besar, sudah dewasa seharusnya kamu bisa menjaga Alka dengan baik dan jangan bikin menangis lagi.” Pesan Ibu.

“Ayah ibu tidak lama kan perginya.” Kata Rika sambil menundukan kepala.

“Tidak lama kok, paling cuma dua hari. Kan sebentar lagi pulang dari kemah.” Ujar Ibu.

Baca juga  Agar Kakak Tidak Cemburu Pada Adik Baru

“Iya, sih Ibu aku mengerti.” Rika berkata sambil menendong adiknya dan melambaikan tangan kepada ayah ibunya.

Setelah ayah ibu pergi Rika berpikir bagaimana adiknya tidak menangis lagi dan terus mencari akal. Tiba – tiba adiknya menangis lagi.

“Aduh, gimana nih jangan menangis terus dong.” Kata Rika kebingguan.

Rika langsung memikirkan sesuatu agar adiknya tidak menangis lagi, Rika langsung mengingat apa yang sudah di lakukan Kakaknya selama menjaga .

“Aha pasti Alka mau nonton film Tommas and Friends.” Kata Rika sambil mengendong Alka.

Setelah itu, kalau sudah di setelkan film Alka bisa bentah dan sambil tertawa – tawa. Tiba – tiba perut Alka keroncongan pantas saja sejak tadi pagi Alka belum makan.

Rika langsung bergegas ke dapur untuk mencari makanan yang bisa dimakan. Ternyata di dapur belum ada makanan, terpaksa Rika harus membuat makanan sendiri.

Rika berpikir mau masak apa yang di suka Dek Alka. Rika binggung bagaimana cara memasaknya dan langsung mengeluarkan Hp-nya untuk membuka resep masakan di Hp-nya. Rika akan memasak sup bakso. Setelah sup baksonya sudah siap langsung diberikan pada Alka, Alka yang lagi asyik melihat Tommas and Friends.

datang Dek, pasti kamu lapar iya kan, bawai sup bakso untuk Alka lho.” Kata Rika kemudian.

Baca juga  Agar Kakak Tidak Cemburu Pada Adik Baru

Rika langsung menyuapi Dek Alka dan berkata “enak kan Dek sup baksonya.”

“Enac, agi agi.” Kata Alka masih belum bisa berbicara jelas.

Rika terdiam sejenak apa yang dikatakan Alka, Rika masih belum paham perkatakan Adiknya itu. Setelah apa yang di mau Adiknya itu Rika langsung mengerti, ternyata Dek Alka mau lagi sup baksonya.

Rika akhirnya pergi ke dapur untuk mengambil sup baksonya. Tak lama kemudian Alka menangis lagi, Rika pun bergegas keluar untuk melihat apa yang terjadi dengan Alka. Ternyata Alka sudah tangannya tertusuk jarum yang berada di sofa. Rika panik apa yang harus dilakukanya dan tangannya Alka berdarah, Rika pun langsung mengambil kontak obat terus tangannya Alka langsung di obati.

“Sudah jangan menangis ya, sebentar lagi sembuh.” Kata Rika panik.

Untung saja luka tidak parah, kalau Ibu sampai tahu  pasti Ibu tidak percayai aku lagi. Rika akhir sadar bahwa menjaga adiknya pekerjaan sepele ini tidak mudah dilakukan.

Setelah ayah ibu dan Niha pulang kerumah, kini Rika rajin dan bertanggung jawab apa yang dilakukan Rika.

“Nah, gitu dong bantu ayah dan ibu.” Kata Niha kemudian.

“Iya, Kak.” Jawab Rika.

Sekarang Rika  sering menggerutu kalau disuruh apapun dan kini Rika sangat rajin sekali membantu orangtua dan pernuh tanggung jawab.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Masruroh Fitri

   

Nama saya Masruroh Fitri Cahyawati. Hobi saya menulis cerita pendek.