Jangan Asal Beli! Ini 6 Tips dan Trik Memilih Jas Hujan Terbaik

Jangan Asal Beli! Ini 6 Tips dan Trik Memilih Jas Hujan Terbaik

Memasuki musim hujan, jas hujan menjadi salah satu barang bawaan wajib yang harus dibawa oleh para pengendara motor di dalam jok. Tetapi, apakah jas hujan yang dikenakan sudah benar untuk melindungi tubuhmu dari air hujan?

Ada banyak model jas hujan yang dijual di pasaran yang bisa kamu pilih dengan mudah.  Sayangnya, kamu tidak bisa asal beli. Mengingat jas hujan sangat penting untuk melindungi kamu selama hujan turun, kamu harus cermat dalam membelinya.

Nah, berikut ada 6 tips dan trik memilih jas hujan terbaik.

1. Jangan Membeli Model Jahitan

source: freepik.com
source: freepik.com

Tips dan trik yang pertama adalah hindari model jas hujan yang dijahit pada tiap bagiannya. Mengapa? Karena disepanjang jahitan pada jas hujan terdapat pori-pori yang bisa menyebabkan air hujan merembes ke dalam sehingga badan kamu akan tetap basah. Kalau sudah begini, pakai jas hujan terasa percuma, bukan?

Maka dari itu, pilihlah jas hujan yang melalui proses dipres bukan dijahit. Sebab, jas hujan dengan pres memiliki sedikit celah atau pori-pori. Sehingga tubuhmu jauh lebih aman dari terkena air hujan.

2. Hindari Model Ponco

source: freepik.com
source: freepik.com

Jas hujan model ponco menjadi salah satu model jas hujan yang banyak digunakan pengendara motor. Selain karena harganya yang terbilang murah, jas hujan ini juga praktis digunakan. Bahkan bisa digunakan lebih dari satu orang. Memang sih jadi nggak ribet, tetapi menggunakan jas hujan ini riskan dengan kecelakaan.

Desainnya yang berbentuk jubah panjang, bisa tersangkut di jeruji roda atau gir rantai motor kamu. Selain itu, kibarannya dapat menganggu pengendara lain dan membuat tubuhmu basah karena cipratan air.

Jadi, sebaiknya pilihlah model jas hujan dengan two piece atau setelan. Meski sedikit ribet karena harus dua kali pakai di bagian badan dan kaki, tetapi jas hujan ini jauh lebih aman dan tentunya bisa lebih melindungi kamu dari cipratan air hujan.

3. Pilih Bahan yang Nyaman

source: nymag.com
source: nymag.com

Pemilihan bahan yang tepat juga harus kamu perhatikan agar tetap nyaman saat memakainya. Hindari penggunaan jas hujan berbahan plastik karena mudah robek.

Kamu bisa memilih jas hujan berbahan PVC alias polvynil chloride atau EVA karena jas hujan ini lebih kedap air dan memiliki kerapatan pori-pori yang baik. Sayangnya, jas hujan ini memang terasa cukup panas dan lebih berat. Sehingga bisa menyulitkan ruang gerak kamu.

Selain PVC, ada juga jas hujan berbahan parasut. Jas hujan ini bisa jadi opsi lain karena lebih ringan dan halus sehingga memudahkan ruang gerak kamu. Tetapi, jas hujan ini cukup riskan dengan robek.

So, pemakaiannya bisa disesuaikan sama kebutuhan kamu ya.

4. Teliti Pada Bagian Resleting

source: offgridweb.com
source: offgridweb.com

Bagian resleting pada jas hujan pun harus kamu perhatikan dengan teliti. Agar awet, pilihlah resleting berbahan kuningan atau tembaga. Sebab, bahan ini tidak mudah rusak dan berkarat.

Hindari resleting berbahan plastik maupun besi. Resleting berbahan plastik mudah rusak, sementara resleting berbahan besi mudah karat dan sulit untuk digunakan. Namun, jika resleting berbahan kuningan atau tembaga sulit ditemukan, kamu bisa memilih resleting berbahan besi dengan penutup pada bagian resleting agar tidak mudah berkarat.

5. Sesuaikan dengan Ukuran Badan

source: dmarge.com
source: dmarge.com

Penting untuk memilih jas hujan yang sesuai dengan ukuran badan kamu supaya tidak menyulitkan saat berkendara. Jangan hanya pilih berdasarkan tinggi saja, tetapi juga sesuai dengan lingkar pinggang kamu.

Mengingat jas hujan dikenakan di luar pakaian, kamu bisa mencoba jas hujan yang sedikit lebih besar dari ukuran pakaian sehari-hari.

Sebelum membelinya, cobalah dahulu bersama pakaian yang kamu kenakan. Pastikan ukurannya sesuai dengan tinggi badan dan lingkar pinggang kamu.

6. Pilih Warna yang Terang dan Mencolok

source: freepik.com
source: freepik.com

Terakhir, pilihlah jas hujan dengan warna yang terang dan mencolok. Mengapa begitu?

Berkendara di bawah guyuran air hujan bisa menganggu penglihatan terutama saat malam hari. Jadi, jas hujan yang terang dan mencolok ini bisa membantu pengendara lain untuk melihat keberadaan kamu sehingga meminimalisir kecelakaan terjadi.

Kamu bisa memilih warna merah, kuning, atau orange untuk dikenakan saat berkendara.

Sekarang sudah tahu kan jas hujan seperti apa yang harus kamu pilih di musim hujan sekarang? Ingat, jangan asal membeli jas hujan dengan alasan murah tetapi membahayakan keselamatan kamu. Lebih baik mengeluarkan uang sedikit lebih banyak, tetapi keselamatan kamu terjamin. Semoga tips ini bisa membantumu ya!

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Arvi Resvita ES