Jangan Menyalip Dalam Keadaan Seperti Ini!

Jangan Menyalip Dalam Keadaan Seperti Ini! 1

Dalam berkendara, tentu memiliki batas kecepatan dan aturan-aturan tersendiri. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah untuk menciptakan keselamatan dan keamanan. Misalnya batas kecepatan dibuat agar pengendara tidak asal mengebut di jalan raya karena dapat membahayakan pengendara lain. Termasuk mengapa dibuat aturan wajib menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, yaitu untuk meminimalisir luka di bagian kepala jika terjadi kecelakaan, atau melindungi kepala jika ada benda-benda asing yang kadang tiba-tiba terbang di jalanan.

Kadang memang kesal ketika kita berkendara namun kendaraan di depan kita berjalan lambat. Yang terpikir oleh kita pertama kali adalah menyalipya agar kita bisa menjalankan kendaraan lebih cepat tanpa terhalang kendaraan yang berjalan lambat. Namun menyalip juga tidak bisa sembarang dilakukan. Ada beberapa keadaan dimana menyalip bisa menjadi berbahaya untuk diri sendiri atau bahkan orang lain. Maka dari itu, simak berikut ini:

Marka Tidak Putus

Jika marka jalan panjang dan tidak putus, jangan menyalip. Marka tersebut dibuat sebagai isyarat kalau lokasi tersebut berbahaya untuk menyalip. Jika sudah ada marka sebagai pemberitahu, lebih baik ikuti saja aturannya. Tunggu jalan dimana markanya sudah putus-putus baru perhitungkan untuk menyalip.

Jalan Menanjak

Jalan menanjak adalah jalan yang memerlukan tenaga mesin lebih untuk menjalankan kendaraan. Ada kemungkinan kendaraan justru kehilangan tenaga saat tanjakan dan harus menggunakan gigi rendah. Ini tentu akan menyulitkan ketika menyalip, atau bahkan bisa membahayakan. Selain itu, memaksakan mesin di tanjakan juga bukan hal yang baik karena ini akan berdampak pada borosnya bahan bakar, lalu mesin juga akan menjadi overheat.

Jalan Menurun

Jalan menurun juga cukup berbahaya untuk menyalip. Saat jalan menurun, justru rem lah yang harus bekerja keras, dan kendaraan juga butuh pengendalian yang lebih baik. Menyalip saat turunan berpotensi membuat kendaraan melaju terlalu kencang dan tingginya momentum kendaraan sehingga kendaraan akan sulit dikendalikan dan malah bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Jalan Menikung

Sebenarnya ini tak perlu lagi dijelaskan karena sudah jelas. Menyalip saat menikung tentu sangat berbahaya karena di tikungan ada kemungkinan jalan di sisi lain tidak terlihat. Ini akan berbahaya karena bisa saja ada kendaraan dari arah berlawanan yang akan langsung menabrak.

Saat Kendaraan Di Depan Menyalakan Hazard

Hazard adalah lampu darurat. Memang sebenarnya lampu hazard hanya diperuntukkan ketika kendaraan berhenti dan mengisyaratkan bahaya. Namun sekarang ini, lampu hazard sudah multifungsi, tidak hanya digunakan ketika kendaraan berhenti darurat, tapi bisa juga digunakan saat kendaraan dalam keadaan yang bahaya. Saat kendaraan di depan menyalakan hazard, sebaiknya anda menjaga jarak dengan kendaraan tersebut karena ada kemungkinan keadaannya berbahaya. Misalnya, jalan licin, atau truk yang memiliki muatan berat juga biasanya menyalakan hazard saat menanjak atau berada di jalan yang medannya sulit. Selain itu, hazard juga kadang digunakan pengendara yang sedang memberi jalan pada penyeberang jalan. Menyalip kendaraan ini akan berdampak sangat buruk karena anda bisa saja menabrak penyeberang jalan.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

EnamDelapan

   

Sukses hanyalah tentang seberapa beruntung kita. Tuhanlah yang menentukan keberuntungan itu, kita hanya bisa berdoa dan berusaha.