Jika Bra Kawat di Adu dengan Bra Non-Kawat, Menang Mana ya?


Jika Bra Kawat di Adu dengan Bra Non-Kawat, Menang Mana ya? 1

Memiliki bentuk tubuh yang indah adalah impian bagi semua orang. Ya, terutama untuk perempuan. Bahkan, perempuan akan dengan mudah merogoh kocek agar tubuhnya bukan hanya indah tetapi sempurna.

Ngga heran lah kalau banyak perempuan yang terkadang insecure sama bentuk tubuhnya yang nggak sama kayak perempuan-perempuan di luar sana. 

Salah satu bagian tubuh perempuan yang amat penting bagi keberlangsungan hidup perempuan adalah payudara. Fungsinya pun juga udah jelas, tempat produksi ASI untuk sang bayi kelak.

Lahir dengan ukuran yang berbeda-beda, cara untuk menjaga dan merawatnya pun berbeda. Maksudnya gini, ngerawatnya sih sebenarnya sama aja. Tapi, yang membuat beda adalah alat penopangnya. Alat penopangnya itu maksudnya adalah, bra.

Tiga huruf itu terkadang terdengar sensitif, buat para lelaki. Untuk perempuan? Mungkin menjadi hal yang lebih penting dari sekedar mikir ‘hari ini pakai lipstik warna apa, ya?’. Karena, jika kondisi payudara sehat, organ tubuh yang lain pun ikut sehat. 

Jenis Bra Itu, Apa aja?

Nggak cuman bunga aja yang punya banyak jenis, tapi bra juga. Beberapa jenis bra yang sudah biasa didengar itu seperti sport bra dan push-up bra. Nah, walaupun fungsinya sama untuk menjaga bentuk payudara, tetapi sebenarnya ada rahasia dibalik nama-nama dari jenis bra itu sendiri.

Dilansir dari sehatq.com, ada beberapa jenis bra bagi perempuan. Yang pertama, sport bra! Ciwi-ciwi nggak mungkin nggak tau jenis bra nggak berkawat yang satu ini. Apalagi buat yang suka banget sama olahraga nih, bra ini akan membantu memberikan rasa nyaman untuk payudara saat menghadapi guncangan saat berolahraga.

Selain itu, material yang digunakan pun nggak panas dan menyerap keringat. Jadi, akan nyaman saat digunakan sehari-sehari, terutama untuk berolahraga.

Selanjutnya, yang udah disebut sebelumnya. Push-up braa! Nah, jenis bra yang satu ini berfungsi agar payudara terlihat lebih kencang dan “naik”. 

Push-up bra juga dilengkapi dengan busa dan kawat. Hal ini juga akan memicu rasa percaya diri seorang perempuan, karena lekuk tubuhnya dapat terlihat.

Azka (bukan nama asli) menyetujui pernyataan di atas, Azka bilang, “fungsinya untuk memperbaiki postur payudara dan menjaga sih, supaya nggak kendor atau turun.”

Selanjutnya ada bra yang kerapkali digunakan perempuan jika sedang memakai gaun tanpa lengan atau kebaya, yaitu strapless bra. Bra ini nggak dilengkapi tali untuk dikaitkan dipundak, namun bahannya yang elastis dan bantuan kancing, dijamin bra ini nggak akan melorot, kok!

Mitos Kanker Payudara

Penggunaan bra kawat dan non-kawat seringkali menjadi perdebatan bagi kaum perempuan. Pasalnya, bra kawat dan non-kawat ini juga memunculkan mitos-mitos yang berperpengaruh kepada kesehatan payudara perempuan.

Narasumber berinisial A (19) bilang kalau, “mitos kalau penggunaan bra kawat bisa memicu terjadinya kanker payudara,” katanya.

Yap, kanker payudara adalah salah satu mitos yang paling terkenal diantara mitos-mitos lainnya. Siapa yang pernah denger?

Melansir dari sehatq.com, nyatanya, bra kawat yang katanya dapat menyebabkan kanker payudara memanglah hanya mitos belaka. Karena, nggak ada bukti pula secara ilmiah.

Juga, para ahli nggak menganggap nggak ada korelasi antara penggunaan bra kawat yang dapat memicu kanker payudara.

Justru, untuk bra non-kawat malah nggak ada yang tau tentang mitosnya. Seperti yang dikatakan oleh Husna (20) saat ditanya mengenai mitos penggunaan bra non-kawat.

“Kalo non-kawat belum pernah denger sih, hehehe,” cetusnya ramah.

Mending Nyaman atau Bikin ‘Naik’

Nyatanya, emang terkadang yang bikin nyaman belum tentu bertahan. Eh? Apa, sih? Beda konteks kayaknya.

Tapi, kali ini justru yang bikin nyaman menjadi pilihan para perempuan. Kedudukan penggunaan bra non-kawat masih unggul. Karena, banyak dari perempuan yang lebih memilih penggunaan yang nyaman dibandingkan menjadikan payudaranya lebih kencang dan “naik”.

Ribet juga ya jadi perempuan?

Dalam kesehariannya, salah satu rekan seperjuangan yang berinisial S (18) lebih milih menggunakan bra jenis sport bra atau wireless bra. Artinya, bra ini nggak mengandung kawat di dalamnya.

“Praktis dalam pemakaian karena seperti pakai baju. Terus juga menghindari lepasnya tali bra saat sedang berada di kerumunan atau tempat ramai,”

Selain itu, menurut perempuan bernama Husna (bukan nama asli), bra non-kawat lebih nyaman dipakai karena nggak terlalu menekan.

“Lebih nyaman aja sih, soalnya nggak terlalu menekan. Apalagi kalau pas olahraga,” tuturnya.

Namun, berbeda dengan S, rekan selanjutnya justru lebih suka menggunakan bra kawat. Dengan alasan, kondisi payudara akan lebih kencang dan pas saat menggunakan pakaian apapun.

Nggak ada yang salah dengan bra kawat ataupun non-kawat. Seperti yang udah dijelaskan di atas pula, nggak ada hubungan kanker payudara dengan bra yang digunakan. Untuk menghindari kanker payudara, perempuan justru harus menjaga pola makan dan aktivitas sehari-hari.

Jangan lupa juga, untuk berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuh sehingga organ tubuh yang lain pun tetap stabil! Ingat, masih muda harus peduli kesehatan anggota tubuh agar saat tua nanti, bisa sehat wal afiat!


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

haninda hasyafa

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap