Kapan Harus Nge-KICK Akun Yang DM Gengges di Medsos?


Kapan Harus Nge-KICK Akun Yang DM Gengges di Medsos? 1

Sejak kapan kamu mulai bermedsos? Mungkin sejak dua tahun lalu? Lima tahun lalu? Atau justru baru tiga bulan lalu sejak pandemi merebak? Pasti banyak pengalaman yang tidak biasa yang kamu alami selama bermedsos, bukan? Entah itu pengalaman seru, mengharukan, mengecewakan, membahagiakan, atau bahkan membuat hidupmu bak roller coaster.

Lalu, bagaimana dengan pengalaman dicolek orang asing di inbox atau direct message akun medsos kamu? Adakah yang bikin gengges alias ganggu sampai kamu susah tidur karena kesal mesti digimanain itu orang? Kamu boleh lho share di kolom komentar.

Nah, kalau dari pengalaman saya… Ada begitu banyak hal ajaib terjadi pada obrolan inbox atau direct message. Saya mau cerita dikit lagi nih, tapi saya mau cerita sedikit soal pandangan saya tentang seberapa pentingnya sih mesti kirim DM atau inbox ke sebuah akun di medsos padahal kan di kolom komentar atau reply juga bisa.

Cukup Penting 1: Menyampaikan Rasa Terimakasih Setelah Dikonfirmasi Pertemanan

Poin pertama ini saya tujukan bagi para pemilik akun medsos yang baru saja menerima konfirmasi pertemanan saya. Saya add dia dengan bismillah untuk berbagai tujuan saya dalam bermedsos. Apakah itu untuk menjalin pertemanan, pekerjaan, bisnis, atau sekadar tertawa bersama sehingga saya perlu add orang itu. Saya merasa cukup penting mengucapkan terimakasih sudah dikonfirmasi pertemanannya melalui inbox atau DM. Jika thread dm berlanjut, apalagi dia lawan jenis yang charming dan baik hati, kenapa gak…

 

Cukup Penting 2: Merasa Kenal Dengan Pemilik Akun Dan Ingin Menyapanya

Poin dua ini juga bisa saja saya lakukan pada jalinan pertemanan baru dengan sang pemilik akun. Awalnya mungkin saya ragu add dia, tapi karena saya meraasa kenal dan penasaran, makanya saya add dia. Setelah dikonfirmasi, untuk meyakinkan diri saya maka saya akan mengirimkan pesan di inbox-nya untuk say hi dan apa yang akan terjadi selanjutnya sedikit banyak tergantung pada respon sang pemilik akun.

 

Cukup Penting 3: Ingin Lebih Akrab Dengan Pemilik Akun

Kapan Harus Nge-KICK Akun Yang DM Gengges di Medsos? 3

Saya itu orangnya gak akan sembarangan add orang yang belum saya kebal. Meskipun kata orang lain dia goodlooking, baik, perhaatian, rajin menabung, dan tidak sombong. Biasanya saya suka add orang dengen kesukaan yang sama atau rekomendasi teman yang satu proyekan. Ketika ia masih asing di hidup saya karena tak ada siapapun yang menjembatani proses perkenalan kita, maka sesaat setelah dikonfirmasi, saya pasti langsung kirim pesan inbox. Mudah-mudahan sih kita jadi lebih akrab setelahnya.

 

Penting: Ada Hal Rahasia Yang Ingin Disampaikan

Satu dua kali saya terpaksa add seseakun karena ada suatu masalah yang berkaitan dengan si pemilik akun. Biasanya sih soal hubungan pertemanan di komunitas tertentu atau calon kerjaan baru. Begitu dikonfirmasi, saya akan lari ke inbox dan kirim suatu hal rahasia atau penting yang perlu saya sampaikan. Tentu aja dengan diawali say hi saya yang menggemaskan. Ingat, meggemaskan, bukan menakutkan seperti hendak menggeruduk orang di siang bolong.

 

Sangat Penting: Kirim FileTertentu

Poin kelima ini biasanya saya lakukan ke teman kerja. Ini adalah tindakan terakhir yang saya lakukan kalau teman kerja saya itu tak jua mengirimkan kabar lewat grup rahasia atau japri. Langkah paling bener adalah lewat inbox media sosialnya… Jangan lupa, karena saya suka nyanyi, ehem, saya kirimin voice note merdu 7.0 saya. Maksudnya tujuh kali setidaknya sampai direspon.

Lalu, saya jadi terbengong-bengong sendiri sama inbox atau dm yang masuk ke media sosial saya. Terutama Twitter dan Facebook. Rata-rata dikirimkan oleh akun yang baru follow saya atau baru saya konfirmasi pertemanannya. Bunyi pesannya kurang lebih seperti ini.

  • Assalamu’alaikum ukhti… dab bobo beyum? Bobo bareng yuk. (hoeekkkksss)
  • Eh, eh, leh kenal gak? Kalo gak y gpp. Mungkin lain kali. (ini biasanya di Twitter)
  • Kamu dah merit belum? Kalo belum, mau gak sama akang? Akang jomblo soleh. Insyaallah amanah.
  • Nulis buku gimana sih, mbak? (Ini biasanya di FB, tanpa say hi langsung tancap aja nanya, kalo gak dijawab habis tu dia ngerusuh di kolom komentar)
  • Aku mau ngelamar kamu.
  • Ada yang ala petugas sensus. Dijawab sekali eh nyecer

Kapan Harus Nge-KICK Akun Yang DM Gengges di Medsos? 4

  • Ngabarin kalo sesebabang dah stalking IG saya… ngeri deh saya tuh… Dibalas sekali eh ngelunjak.

Kapan Harus Nge-KICK Akun Yang DM Gengges di Medsos? 5

  • Sok kasih pertanyaan, tapi sebenarnya menjurus ke pribadi saya sih. Dia tahu saya usianya lebih tua dari dia. Wadezig, kick aja kalo saya mah. Habis dah gengges banget tiap hari.

Kapan Harus Nge-KICK Akun Yang DM Gengges di Medsos? 6

Bonus. Petugas sensusnya nanya lagi. Sok manggil adek, padahal dia tahu saya lebih tua.

 

Kapan Harus Nge-KICK Akun Yang DM Gengges di Medsos? 7

 

So, kapan harus nge-kick DM gengges di medsos? Ini maksudnya bukan hanya menghapus pesan di DM ya, tapi kick akunnya juga.

Kalau saya…

  • Dia DM setiap hari gak kenal waktu. Kalau gak direspon, dia coba telfon pake fitur message di FB atau Twitter. Akhirnya saya unfriend, tapi habis itu dia memborbardir blog saya sih atau bikin akun lain. Biasa saya mah hahaha, sabaaar dear diriku…
  • Ketahuan stalking semua medsos saya dan itu ngeri. Saya cukup peka sama beginian deh. Malah ada yang nekat beberapa pria, bahkan bergelar ustadz lulusan Kairo atau Pakistan yang mengajukan diri untul melamar saya sebagai istri kedua. Sorry ilmu saya belum sampai ke poligami. Tapi, yang aneh, kalau saya ajak kopdar sama istri atau keluarganya juga dia gak mau. Maunya kopdar berdua. Duh, dm atau inbox aja dah khalwat, apalagi ketemuan. Meskipun ketemuan di tempat ramai kayak restoran.
  • Reply nyeleneh yang gak tahu arah dan memalukan di setiap postingan saya. Yuk dadah bye bye. Blokir langsung!
  • Maniak kirim-kirim foto atau video. Beberapa ada yang syur-syur gitu.
  • Semua bunyi pesannya seperti yang saya tulis di atas dan intens tak kenal waktu.

Kalau versi kamu nge-kick akun gengges akibat sering dm-dm gak jelas apa? Cerita dong di kolom komentar. Kutunggu yaah…dan semoga kamu bukan sang pengirim dm yang dah saya kick hahahaha…


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Ranisa Khanaf

   

Seorang Pluviophille yang temukan kedamaian dalam rintik hujan.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments