Kasus Rasisme Dembele dan Griezmann yang sedang Viral

Kasus Rasisme Dembele dan Griezmann yang sedang Viral 1

Griezmann dan Dembele merupakan dua pesepakbola top yang ikut memperkuat Prancis di EURO 2020, kedua pemain itu memainkan peranan penting bagi “Si Ayam Jantan”.

Namun Akhir-akhir ini, bukan prestasi kedua pemain itu yang sedang hangat diperbincangkan, melainkan sebuah vidio snapchat dari akun Ousmane Dembele yang viral di media sosial.

Isi Vidio Itu
Isi Vidio Itu

Dalam vidio itu, ada Griezmann dan beberapa pekerja hotel yang sedang menyiapkan televisi yang ingin digunakan oleh kedua pesepakbola itu.

Sebenarnya tidak ada masalah apa-apa disana, sampai ketika di vidio itu Dembele melontarkan kalimat-kalimat diskriminatif dalam bahasa Inggris yang ditujukan kepada para pekerja hotel yang nampak berasal dari Asia itu.

Dalam vidio yang sedang Viral itu jika diterjemahkan dapat disimpulkan seperti ini “Semua wajah (Pekerja Asia) jelek ini, hanya agar kamu bisa memainkan PES [Pro Evolution Soccer], apakah kamu tidak malu?” Dia kemudian menambahkan, “Bahasa terbelakang macam apa itu?” dan “Apakah Anda berteknologi maju di negara Anda atau tidak?”

Griezmann yang direkam wajahnya itupun hanya terlihat tertawa melihat kelakuan rekan setimnya di Barcelona dan Timnas Prancis itu.

Ternyata Bukan Vidio Baru
Ternyata Bukan Vidio Baru

Setelah ditelusuri lebih lanjut, Potongan rambut Antoine Griezmann dalam video tersebut menunjukkan bahwa vidio itu bukan dari Euro tahun ini dan laporan mengklaim bahwa itu sebenarnya dari tur pra-musim Barcelona ke Asia pada 2019, tepatnya saat mereka ada di Jepang.

Saat itu peraih Sepatu Emas Euro 2016 itu baru saja bergabung dengan raksasa Catalan dari Atleti, pasangan tersebut sudah saling mengenal saat itu karena berada di tim nasional Prancis.

Permintaan Maaf Dembele dan Griezman
Permintaan Maaf Dembele dan Griezman

Setelah mengetahui vidio snapchat mereka itu viral, kedua pemain yang sama-sama membela La Blaugrana itupun langsung memberikan permintaan maaf lewat media sosial pribadi mereka.

Dembele memberikan permintaan maaf lewat Instagram pribadinya, ia menulis

“Halo semua, selama beberapa hari terakhir ini, video pribadi yang berasal dari tahun 2019 telah beredar di media sosial,” tulis Dembele di Instagram. “Semuanya terjadi di Jepang. Itu bisa terjadi di mana saja di planet ini dan saya akan menggunakan ekspresi yang sama.

“Oleh karena itu, saya tidak menargetkan komunitas mana pun. Saya kebetulan menggunakan jenis ekspresi ini dengan teman-teman saya terlepas dari asal mereka.

“Video ini telah dipublikasikan. Oleh karena itu, saya menghargai bahwa itu bisa melukai orang-orang yang hadir dalam gambar-gambar ini. Karena itu, saya ingin meminta maaf dengan tulus kepada mereka.”

Selain Dembele, Griezmann juga kemudian ikut menanggapi video yang sedang Viral itu di Twitter dan menulis: “Saya selalu sepenuhnya menentang segala bentuk diskriminasi.

“Selama beberapa hari terakhir, orang-orang menggambarkan saya sebagai seseorang yang bukan saya. Saya dengan tegas membantah tuduhan yang ditujukan kepada saya dan saya minta maaf jika saya telah menyinggung teman-teman saya.”

Konsekuensi untuk Griezmann
Konsekuensi untuk Griezmann

Sebagai tanggapan dari vidio itu, Konami telah memutus kontrak Griezmann sebagai Content Ambassador Yu-Gi-Oh! dan bertanya kepada Barcelona ​​yang juga bekerja sama dengan PES tentang bagaimana menangani situasi tersebut.

“Konami Digital Entertainment percaya, seperti filosofi olahraga, bahwa diskriminasi dalam bentuk apa pun tidak dapat diterima,” kata Konami dalam sebuah pernyataan.

“Sebelumnya kami telah mengumumkan Antoine Griezmann sebagai Content Ambassador Yu-Gi-Oh!, namun mengingat kejadian baru-baru ini kami telah memutuskan untuk membatalkan kontraknya.

“Terkait dengan eFootball PES kami, kami akan meminta FC Barcelona sebagai mitra klub untuk menjelaskan detail kasus ini dan tindakan selanjutnya.”

Selain Konami, Sponsor utama Barcelona, ​​perusahaan e-commerce Jepang Rakuten, juga sudah meminta penjelasan dari perwakilan La Blaugrana terkait video tersebut.

Terlepas dari kelalaian kedua pesepakbola yang sama-sama memperkuat Barcelona itu, Rasisme merupakan sebuah tindakan yang sangat tidak terpuji, dan untuk itu marilah kita berhati-hati dalam berbicara, saat membuat konten ataupun saat sedang bercanda.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Rizki Alamsyah