Kebahagian Yang Paling Dinilai Orang Dalam Hidup

Kebahagian Yang Paling Dinilai Orang Dalam Hidup 1

“Kebahagian adalah makna dan tujuan hidup, keseluruhan tujuan dan akhir dari keberadaan manusia” begitulah aristoteles pernah berkata. Kebahagian adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai emosi positif, termasuk kegembiraan, kebanggaan, kepuasaan, dan rasa syukur.

Dalam buku The How of Happiness, peneliti psikologi Sonja Lyubomirsky menggambarkan kebahagian sebagai pengalaman kegembiraan, kepuasan, atau kesejahteraan positif, dikombinasikan dengan perasaan bahwa hidup seorang itu baik, bermakna, dan berharga. Kamu mungkin saja tidak membutuhkan definisi formal tentang kebahagian, kamu tahu saat kamu merasakannya. Hanya sesederhana itu.

Menurut psikologi kognitif Daniel Kahneman, kebahagian adalah apa yang saya alami di sini dan saat ini. Dia berpendapat bahwa kebahagian dialami dari saat ke saat. Setiap orang bertujuan untuk bahagia. Namun, kebahagian seperti apa yang benar-benar diinginkan orang?

Apakah kamu mengalami kebahagian secara real-time atau bercita-cita untuk bahagia tentang hidup karena pilihan yang kamu buat hari ini? Kahneman menggambarkan perbadaan ini sebagai “bahagia dalam hidup” versus “bahagia tentang hidup”.

Jika kebahagian itu penting bagi kamu, ada baiknya untuk meluangkan waktu sejenak untuk mengetahui jenis kebahagian yang berarti bagi hidup kamu. Apakah kamu ingin bahagia dalam hidup (mengalami kebahagian) atau bahagia dengan hidup kamu (kenangan bahagia)? Keduanya adalah sesuatu yang berbeda, pilihannya kamu dapat menentukan kemana tujuan kamu dalam hidup atau apa yang penting bagi kamu. Tidak banyak orang yang bertanya pada diri sendiri versi kebahagian yang mereka cari.

Jika saat ini kamu sedang mencari sumber kebahagian atau mengejar hidup yang lebih baik yang menjamin semacam kepuasan, mungkin hal ini dapat membantu untuk memahami jenis kebahagian yang benar-benar kamu inginkan. Kahneman berpendapat bahwa orang sering kali tidak menjadikan waktu untuk melakukan hal-hal yang menurut mereka bahagia sebagai prioritas utama dalam hidup.

Sebaliknya, Kahneman berpendapat, mereka sebenarnya ingin memaksimalkan kepuasan mereka dengan diri mereka sendiri dan dengan kehidupan mereka. Dan itu mengarah kearah yang sangat berbeda dari memaksimalkan kebahagiaan. Pertanyaan berikut yang mungkin saja kita semua menghadapinya: Apakah hidup pada saat ini adalah cara yang tepat untuk hidup? Sebagian besar dari kita tidak hanya ingin merasa senang saat ini, kita ingin melakukan hal, aktifitas, dan proyek yang penting, sehingga kita dapat melihat kembali kehidupan dengan puas.

Akhir pekan yang dihabiskan untuk bersantai bukanlah pengalaman yang paling membahagiakan jika kamu harus memikirkan atau mengatur sesuai dengan kebutuhan kamu. Menyeret pantat untuk beranjak dari tempat tidur  untuk melakukan pekerjaan terbaik kamu di pagi hari hal itu tidak akan membuat kamu berkesan jika kamu tidak menikmati prosesnya. Kepuasan hidup sebagian besar terkait dengan tolok ukur sosial mencapai tujuan, memenuhi harapan.

Dalam penelitiannya Kahneman berkata bahwa sebenarnya kebanyakan orang tidak ingin bahagia hanya saja mereka ingin puas dengan hidup. Meskipun para pakar dan pakar kebahagian semakin tertarik mempelajari sumber kebahagian dan kepuasan hidup, penting untuk diketahui bahwa merencanakan hidup kamu berdasarkan jam, hari, minggu, bulan, atau tahun kemungkinan akan mencapai versi kebahagian yang berbeda.

Dan ingat apa yang Seneca pernah katakan, bahwa kebahagian sejati adalah menikmati saat ini, tanpa ketergantungan yang cemas pada masa depan, bukan untu menghibur diri kita sendiri dengan harapan atau ketakutan tetapi untuk beristirahat dengan puas dengan yang kita miliki, yang cukup, karena dia yang tidak menginginkan apapun.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Susilo mardani