Kebiasaan Mengoles Odol Saat Terkena Luka Bakar, Kulit Wanita ini Bengkak


Kebiasaan Mengoles Odol Saat Terkena Luka Bakar, Kulit Wanita ini Bengkak 1

Wanita ini mengalami pembengkakan di kulit bagian tangannya. Sebelumnya ia telah mengoleskan odol atau yang biasa kita tahu pasta gigi di tangannya yang terkena minyak panas pada saat itu.

Setelah beberapa hari luka bakar itu pun justru semakin membengkak pada kulit wanita itu hingga sulit untuk disembuhkan. Dari kasus ini, dokter asal malaysia Dr Kamarul Arifin mengingatkan kembali agar tidak asal menggunakan odol atau pasta gigi saat terkena luka bakar dan semacamnya. Bukan hanya odol tetapi seperti mentega, saus kedelai, telur, tepung dan bahan – bahan yang mengandung zat yang tidak diketahui aman tidaknya untuk di pergunakan untuk mengobati luka bakar.

Kebiasaan Mengoles Odol Saat Terkena Luka Bakar, Kulit Wanita ini Bengkak 3

Seperti dikutip dari World of Buzz melalui Twitternya bahwa “Benda-benda yang kerap digunakan dalam keperluan rumah tangga ini sebetulnya buruk untuk penanganan luka bakar. Jika tetap dipakai berisiko mengakibatkan radang, inflamasi, dan infeksi lainnya”. kata Dr Kamarul Arifin.

Hal ini membuat Dr Kamarul kembali menyinggung agar tidak lagi menggunakan bahan – bahan tersebut, takutnya akan terjadi seperti kasus wanita diatas. Untuk itu Dr Kamarul memberi solusi bagaimana mengatasi luka bakar tahap awal saat terkena minyak panas dan lain sebagainya. Berikut langkah – langkahnya.

1. Saat terkena luka bakar sebaiknya tetap menenangkan diri dan jangan panik.

2. Segala aksesoris seperti perhiasan, gelang, cincin dan lain sebagainya yang memicu terbakar juga agar segera langsung dilepas, kecuali jika sudah menempel pada kulit yang terbakar.

3. Kulit atau bagian yang terbakar segera diamankan di dalam ruang yang bersuhu 25 deraja celcius kurang lebih 15 – 20 menit, agar menghentikan dan mencegah terbentuknya luka baru. Es atau air dingin sebaiknya dihindari dan jangan digunakan pada kulit atau bagian yang terkena luka bakar karena akan memperlambat penyembuhan luka tersebut.

4. Setelah itu, luka yang sudah benar – benar sudah sembuh jangan digaruk atau melakukan tindakan yang akan merugikan luka yang sudah sembuh menjadi terinfeksi kembali. Sebaiknya benar – benar dipulihkan dengan baik.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Rendy Ng

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap