Keelokan Danau Gegas Yang Terhampar Luas Di Kabupaten Musi Rawas


Keelokan Danau Gegas Yang Terhampar Luas Di Kabupaten Musi Rawas 1

Sejauh mata memandang untuk menikmati keelokan dan keindahaan alam yang terus menghantui dan membuat rasa penasaran kami untuk terus berpetualang menuju alam luas yang membentang seakan tidak memberikan tiitk jenuh dalam diri kita. Kita sebagai warga Indoensia merasa sangat bangga dan patut untuk kita syukuri keindahaan tuhan ciptakan alam ini untuk dapat dinikmati dan di kenang dalam cerita anak cucu kita ke depan.

Dalam kesempatan kali ini kita akan mengexplore keindahan Bumi Sriwijaya di ujung Pulau Sumatera yang menyimpan alam yang begitu indah yang terhampar luas bukan oase dalam kehidupan nyata dalam perjalanan cerita kami.

Di saat – saat pikiran dan otak penuh dengan kelelahan bekerja dan dalam rutinitas kerja, kami memutuskan untuk mengexplore tempat – tempat yang membuat hati dan pikiran kami lebih terbuka dengan alam luas yang  Tuhan sediakan untuk kita nikmati dengan gratis, seolah diri ini untuk terus mendatangi lebih dekat untuk mengunjungi tempatnya.

Photo.2. Menikmati senja sore hari di jembatan bendungan Danau Gegas
Photo.2. Menikmati senja sore hari di jembatan bendungan Danau Gegas

Dengan kita mendekat dengan alam membawa kita untuk bernafas menjadi lega dari polusi udara yang terus kita hiruo serta menghindari dari kebisingin keramaian pusat kota.  Bermula dari kerinduan diri ini untuk menikmati alam luas, singkat cerita setelah kami berkutat dengan keseharian

kami bersama teman akan mencoba untuk menuju tempat – tempat yang bernuansa alam di ujung Pulau Sumatera yang dinamakan Danau Gegas yang tepatnya di Kabupaten Musi Rawas.

Perjalanan kali ini kami menggunakan mobil double kabin yang didentik dengan kendaraan semua medan jalan, mungkin kami biasa menggunakan untuk kendaraan operasional dalam bekerja karena pekerjaan kami menyita waktu di lapangan yang kita gunakan  mobile dari satu tempat ke tempat lain lokasi kerja kesana kemari untuk menuju lokasi kerja kami lalu berkilometer.  

Namun ada disaat yang paling indah dan dapat  kesempatan untuk libur bekerja kami memutuskan untuk memuju ke Danau Gegas di Musi Rawas. Perjalanan kami menempuh rute sekitar 7 jam dari Kota Prabumulih kea arah Kabupaten Pali Pendopo dan menyusuri tiap Dusun yang kami lewati dan menyusuri hutan MHP yang begitu luas membentang serta menemani perjalanan kami berdua yang bisa dikatakan perjalanan kami tidak ada ujungnya berkilo – kilometer perjalanan kami tempuh, seakan kami bersahabat dengan rindangnya pohon pinus dan karet selalu menemani kami tiap perjalanan,  

Photo.3. Pinggiran bendungan danau gegas terhampar luas.
Photo.3. Pinggiran bendungan danau gegas terhampar luas.

serta truck – truck yang membawa pohon karet dan pinus selalu lalu lalang dengan cuaca terik matahari  di tengah hutan yang mungkin sebagian orang sudah menjadi kegiatan rutinitas.

 

Untuk menuju kesana kami melalui hutan tersebut selama perjalanan belum dapat kami  menemukan rambu – rambu untuk pengguna jalan hanya ada pos – pos untuk istirahat untuk supir – supir truck kayu, kami memang bersahabat dengan alam dalam perjalanan ini, untuk mengisi waktu suntuk dalam perjalanan kami diringi dengan music dan cemilan yang kami bawa di beli didaerah Kabupaten  Pali.

Namun kami sangat semangat untuk menuju Danau Gegas karena banyak cerita dari kawan Danau tersebut banyak menyimpan keindahan yang tidak bisa kami rasakan serta ucapkan dan dapat diknikmati, sehingga  rasa penasaran kami muncul untuk secepatnya kami dapat tiba disana secepatnya.

Namun hari semakin sore kami melewati perjalanan yang panjang kami lewati.  Banyak sekali rute yang kami lewati tidak ada rambu – rambu kami  hanya mengandalkan kebiasaan kami mengingat patok jalan yang di tandai oleh pihak pekerja hutan MHP. Perjalanan kami cukup sangat melelahkan dan tidak bersahabat jika kondisi jalan masih jalan rusak ketika tiap hari hujan tiba jalan tersebut menjadi rusak kondisinya karena tanah menjadi lumpur dikhawatirkan akan menggangu perjalann kami.

Karena banyak sekali didalam perjalanan menemukan kendaraan terjebak di jalan karena kondisi jalan yang mengharuskan kendaraan harus lebih prima mesinnya. Karena jika terjadi sewaktu kendaraan akan  mogok dan sangat  berbahaya dan bisa di pastikan bisa bermalam di tengah hutan yang tidak ada penerangan yang cukup hanya kita dapat mengandalkan cahaya dari kendaraan yang kami  melewati.

Dalam perjalanan kali ini, alhamdulliah lancar tidak ada hambatan yang kami alami, namun beberapa jam kami sudah sampai di tempat Danau Gegas yang begitu elok di pandang mata memandang memang keindahan dapat menghipnotis setiap kali pengunjung datang, tak terkecuali warga sekitar juga sangat menikmati keberadaan danau tersebut.  Banyak dari pemuda – pemudi dari desa maupun dusun sekitar menikmati senja di Danau Gegas yang terhampar luas seluas hamparan samudra, keberadaan ekositem disana masih banyak kita temukan mulai dari burung, ikan muara dan buaya dll.

Danau tersebut terletak di Kabupaten Musi Rawas berdekatan di Desa Sugi Waras tidak jauh 10 km bisa menempuh dari desa ke lokasi Danau Gegas, untuk lebar jalan seperti jalan setapak memang tidak banyak dilalui kendaraan melintas kesana karena jauh dari pusat desa.

Setelah sampai kami mengabadikan dengan foto di gerbang yang bertuliskan Danau Gegas di dekat bendungan yang sangat bagus design dan bangunan yang sudah lama. Disekitar bendungan kita dapat menemukan perahu atau sampan yang terparkir di tepi Danau Gegas biasanya itu biasa digunakan masyarakat sekitar untuk mencari ikan didaerah danau tersebut serta sebagai sarana  untuk mengelilingi danau jika ada pengunjung datang untuk menikmati luasnya Danau Gegas tersebut.

Photo. 4. Bendungan aliran Danau Gegas di Kab Musi Rawas
Photo. 4. Bendungan aliran Danau Gegas di Kab Musi Rawas

Perahu disana dihias dengan warna warni untuk menarik wisatawan dan pengunjung yang datang baik masyarakat sekitar maupun warga di daerah lain yang berkunjung kesana.  Danau tersebut sangat dalam sehingga harusa harus sangat berhati – hati ketika melihat dari pinggir danau.  Ketika mata memandang danau seakan danau ini sangat cantik dan begitu luas.  Ditengah danau kita dapat melihat ditengah – tengah  danau ada daratan  sebagai tempat untuk ekosistem hewan disana.

Bukan itu saja pemandangan yang disuguhkan, namun kita dapat menemukan spot – spot untuk memancing jika ada penghujung atauun mengajak kawan keluarga yang hobi memancing di Danau bisa dilakukan dipinggir danau atau dipinggir bendungan karena banyak berkumpulnya ikan – ikan dibendungan pada umumnya warga sekitar melakukan aktivitas memancing di sore hari karena disore hari waktu biasanya waktu yang pas untuk memancing sambil menunggu senja datang dan hasil tangkapan mincing dapat diperoleh dan disantap untuk keluarga.

Danau Gegas itu kita bisa melihat patung kpekerja petani dan petani seperti di bunderan patung pak Tani arah menteng, disana kita melihat desa – desa hampir rata – rata penduduknya dapat berbahasa Jawa, mengingatkan kami sebagai orang jawa merasakan suasana di kampung halaman dan  karena mungkin awalnya karena ada program transmigrasi sehingga banyak warga penduduk yang berasal dari Jawa menetap disana dan bermukim lama disana  sampai lokasi desa dekat danau gegas banyak  bernama dari Jawa sepetri nama Desa Sudi Mampir desa Sugiwaras dll, dan disana juga kita banyak menemukan bangunan rumah jawa ataupun jika kita  hunting kuliner berasal dari Jawa seperti Rawon dan bakso khas Wonogiri untuk rasa bakso sangat enak untuk memanjakan lidah serta mengugah rasa.

Melihat Danau Gegas lebih dekat memang sangat senang menikmati senja hari pinggir Danau Gegas kita dapat nongkrong sambal menimati senja sore hari dipinggir bendungan Danau Gegas bersama kelurag atapun teman. Namun disana tidak menemukan ada pedagang yang menjajakan dagangan karena  area sangat sepi didaerah sekitar Danau Gegas hanya warga sekitar yang sering melintas untuk melakukan berbagai aktivitas.

Danau Gegas tersebut perlu untuk dikembangkan untuk menjadi daya tarik masyarakat yang berkunjung disana untuk  pemasukan daerah tersebut.  Sangat disayangkan karena lokasi sukup asri masih alami sehingga tidak banyak pengunjung pergi kesana hanya orang yang mengetahui hanya warga sekitar saja

Photo.5. Hamparan Danau Gegas yang eksotis
Photo.5. Hamparan Danau Gegas yang eksotis

Begitu luas Danau Gegas terhampar luas kalau kita melihat  ke Danau Gegas air sangat jerih masih alami dikelilingi pohon – pohon yang berada sekitar Danau tersebut.  Untuk tempat eko sistem burung serta hewan ada disana, setelah seharian kami sampai disana saat kami pulang pulang menuju mess tempat  kami kerja kebetulan lokasi kami menginap ada di mess Musi milik Pertamina.

Seharian kami menjelajah di Danau Gegas yang indah tidak lupa momen keindahan ini kami bagikan untuk kawan – kawan di perantuan dalam menjalankan aktiitas kerja / dinas kerja untuk liburan mudah dan tidak merogok kocek sambil bekerja sambil liburan. Tentumya membawa kita untuk lebih produktif dalam bekerja. Karena otak dan pikiran kita dapat di restart ulang dengan cara melakukan traveling ke lokasi wisata yang tidak jauh dari tempat kami bererja.

Hari ini sepulangnya dari danau gegas akan merindukan Danau Gegas yang memberikan kami kebahagian dalam menyatu dengan alam yang luas di Danau Gegas memberikan kami ruang untuk lebih banyak menggali lagi tempat tempat yang menarik kami kunjungi di Bumi Sriwijaya ini.

Next trip for the place again wonderful lndonesia. Pesan kami kita perlu jaga dan lestarikan alam kita kalau bukan kita siap lagi, dan terus mengenalkan tempat yang mempesona untuk bisa dikunjungi daerah di Indonesia sebagai  tempat sangat menarik tidak jauh berbeda sepperti negara lainnya, karena Indonesia memiliki tempat wisata yang tidak kalah menariknya dengan tempat wisata dibelahan bumi lainnya karena kita belum dapat mengenal dan milihat secara dekat dan langsung.

“Bravo Alam Indonesiaku” yang menurut banyak cerita dan keindahan terhampar luas di Bumi Sriwijaya tercinta ini untuk bagikan  para traveler untuk mencoba traveling goes to Danau Gegas.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Harto

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap