Kenali Tips Memilih Calon Pemimpin Negara yang Patut Kamu Ketahui

Kenali Tips Memilih Calon Pemimpin Negara yang Patut Kamu Ketahui

Tak lama lagi, rakyat Indonesia akan menggunakan hak suara mereka untuk memilih calon pemimpin negara atau presiden yang diselenggarakan selama lima tahun sekali melalui pilpres (pemilihan presiden).

Dengan menggunakan hak suara, tentunya akan menjadi harapan besar bagi kita agar calon pemimpin yang kita pilih ini dapat memimpin dan mengatur negara dengan sepantasnya.

Tentu saja, pilihan kita ini harus dipertimbangkan secara matang karena suara kita sangat berpengaruh terhadap nasib bangsa kelak.

Kita tidak dapat memilih seseorang secara sembarangan untuk jadi pemimpin tanpa ada alasan yang kuat mengapa kita harus memilih orang tersebut.

Apabila kamu bingung, berikut tips yang dapat kamu ikuti dalam memilih calon pemimpin negara. 

1. Melihat Latar Belakangnya

Vladimir Putin, presiden Rusia yang dulunya agen intelijen. Sumber foto : inews.id
Vladimir Putin, presiden Rusia yang dulunya agen intelijen. Sumber foto : inews.id

Melihat latar belakang dari seorang calon pemimpin merupakan hal terpenting yang patut kita ketahui.

Dengan begitu, kita jadi memahami riwayat hidup yang mendukungnya untuk terjun di dunia politik.

Cobalah untuk melihat riwayat pendidikannya, apakah calon pemimpin yang hendak kita pilih ini merupakan lulusan terbaik dari universitas ternama.

Tidak hanya itu, jurusan pendidikan yang pernah ditempuh juga menjadi aspek penting agar dapat meyakinkan kita terhadap prestasi dan karier yang pernah dicapai oleh calon pemimpin pilihan kita, seperti berkecimpung di dunia militer, dunia edukasi, atau bahkan di dunia bisnis.

Namun, perlu dicatat, kita perlu memilih orang tersebut yang kariernya sudah terbukti sukses dan telah melakukan kontribusi dalam mengharumkan nama bangsa. 

2. Memperhatikan Gaya Bicaranya

Baca juga  Bagaimanakah Sejarah Negara Vietnam?
Recep Tayyip Erdogan, presiden Turki yang dikenal berwawasan luas. Sumber foto : Republika.co.id
Recep Tayyip Erdogan, presiden Turki yang dikenal berwawasan luas. Sumber foto : Republika.co.id

Cara berbicara dari seorang pemimpin tidak boleh kita anggap sepele.

Dari cara berbicara, seseorang akan memancarkan citra dan kepribadiannya itu sendiri, bagaimana ia menunjukkan tutur katanya dan menjelaskan persoalan yang berkaitan dengan negara dengan jawaban yang jelas dan mudah dimengerti.

Cara berbicara yang santun dan tertata rapi mencerminkan orang tersebut memiliki sikap yang baik.

Tidak hanya itu, respon yang jujur dan masuk akal apabila mendapat pertanyaan dari khalayak umum mencerminkan orang tersebut memiliki kecerdasan dan wawasan yang luas tanpa harus berpikir panjang.

Kita dapat melihat gaya bicara dari calon pemimpin negara melalui YouTube.

Dari situ, kita bisa menilai dengan pandangan kita sendiri dari pidato maupun wawancara yang dibawa oleh calon pemimpin negara yang hendak dipilih.

3. Kemampuan Berbahasa Asing

Ir. Soekarno, presiden pertama RI yang menguasai banyak bahasa. Sumber foto : antaranews.com
Ir. Soekarno, presiden pertama RI yang menguasai banyak bahasa. Sumber foto : antaranews.com

Peran bahasa asing dalam kehidupan sangatlah dibutuhkan, terutama bagi mereka yang terjun di dunia internasional yang mengharuskan mereka untuk berbicara dalam bahasa asing, seperti bahasa Inggris.

Beberapa pemimpin negara memang ada yang kurang cakap dalam berbahasa Inggris.

Bahkan, tanpa harus berbicara bahasa Inggris pun, pemimpin negara dapat ditemani oleh seorang penerjemah.

Meskipun begitu, apakah kemampuan berbahasa asing masih tetap diperlukan? Jawabannya adalah iya, bahkan sebenarnya hal tersebut merupakan suatu keharusan agar mudah dalam berkomunikasi khususnya di forum internasional yang dihadiri oleh banyak pemimpin negara.

Terlebih lagi, menjalin hubungan kerja sama antar negara kerap dilakukan. Kemampuan berbahasa asing akan menjadi nilai tambah bagi pemimpin negara itu sendiri, bahkan bisa menjadi sorotan penting bagi media internasional dan menambah kebanggaan untuk rakyatnya sendiri. 

Baca juga  Penyebab Terjadinya Perpajakan Berganda Internasional

4. Prestasi yang Diraih

B.J. Habibie, presiden RI ke-3 yang dikenal sebagai Bapak Teknologi. Sumber foto : detik.com
B.J. Habibie, presiden RI ke-3 yang dikenal sebagai Bapak Teknologi. Sumber foto : detik.com

Prestasi yang dimiliki oleh calon pemimpin negara juga tidak kalah penting dari poin-poin sebelumnya.

Dengan pembuktian nyata berupa prestasi yang pernah diraih, hal tersebut menunjukkan bahwa ia memiliki keunggulan di bidang yang ditekuni itu.

Sudah jelas untuk meraih sebuah prestasi, tidaklah semudah membalik telapak tangan.

Ada banyak perjuangan yang harus dilakukan agar tercapainya suatu tujuan yang menghasilkan prestasi membanggakan.

Dengan prestasi juga, rakyat akan merasa yakin untuk memilih calon pemimpin negara yang dirasa layak untuk memimpin negara mereka. 

5. Kenali Attitude-nya

Barack Obama, presiden Amerika Serikat ke-44 yang terkenal humble. Sumber foto : liputan6.com
Barack Obama, presiden Amerika Serikat ke-44 yang terkenal humble. Sumber foto : liputan6.com

Attitude adalah sikap yang mengarah pada karakter suatu individu sehingga membentuk jati diri seseorang dalam menghadapi suatu hal.

Perihal sikap dalam kehidupan sehari-hari tentunya merupakan hal penting bagi semua orang, tak terkecuali calon pemimpin negara.

Calon pemimpin negara yang baik adalah dimana ia bisa mengendalikan emosinya disaat menghadapi situasi rumit nan berkecamuk yang terjadi di negaranya, dan juga dimana ia bisa menanggapi penilaian orang-orang terhadapnya secara bijak, cerdas, tegas, lembut, dan berwibawa.

Attitude yang dimiliki calon pemimpin negara dapat menunjukkan karakternya sendiri.

Apabila ia selalu menunjukkan aura kepemimpinan yang baik dan tegas, maka orang-orang akan segan terhadapnya.

Sebaliknya, apabila attitude yang dipancarkan terkesan buruk, maka orang-orang tidak akan suka terhadapnya.

Hal inilah yang patut kita perhatikan sebagai bagian dari rakyat, bahwa attitude menunjukkan kualitas diri seseorang dalam menjalin hubungan sosial. 

Baca juga  7 Menu Sarapan Dari Berbagai Negara

6. Kepemahaman terhadap Isu-Isu Terkini

Shinzo Abe, mantan perdana menteri Jepang yang menjabat dalam waktu yang lama. Sumber foto : suara.com
Shinzo Abe, mantan perdana menteri Jepang yang menjabat dalam waktu yang lama. Sumber foto : suara.com

Ini yang tidak boleh dilewatkan oleh calon pemimpin negara. Untuk menjadi seorang pemimpin negara, sudah sepantasnya bahwa kepemahaman terhadap isu-isu terkini yang menerpa kehidupan patut dikuasai secara luas.

Bagaimana tidak? Sebuah negara pasti mengalami permasalahan yang ada.

Dan siapapun yang hendak menjadi pemimpin negara, harus mengerti bagaimana permasalahan tersebut dimulai dan tahu cara menanggulanginya.

Hal ini tentunya tidak mudah, karena ada rakyat yang menanti bahwa permasalahan yang menerpa agar segera hilang.

Itulah mengapa diperlukannya latar belakang pendidikan yang berkualitas dan kecerdasan yang mendukung, supaya memiliki ide menghasilkan solusi terbaik untuk menangani masalah kenegaraan agar terciptanya kesejahteraan dan mengakhiri kesengsaraan yang ada. 

7. Kecintaan terhadap Rakyat

José Mujica, presiden Uruguay ke-40 yang terkenal sederhana dan dicintai rakyatnya. Sumber foto : minews.id
José Mujica, presiden Uruguay ke-40 yang terkenal sederhana dan dicintai rakyatnya. Sumber foto : minews.id

Seorang pemimpin negara harus menunjukkan kecintaan terhadap rakyatnya dengan jelas.

Hal ini dapat dibuktikan dengan kerja nyata yang semata-mata dilakukan hanya untuk rakyat, bukan atas kepentingan pribadi.

Pemimpin negara yang baik ialah dia yang mampu mendengarkan aspirasi rakyat dan yang mampu mewujudkannya dengan menyusun strategi yang berhubungan dengan pengurusan negara secara cerdas. 

Pemimpin yang cinta rakyat akan terlihat dari sikapnya yang mengayomi serta rela melakukan segala hal agar rakyatnya dapat hidup makmur, tenteram, dan bahagia. 

Itulah tadi beberapa tips dari memilih calon pemimpin negara. Tips ini bisa juga kamu lakukan apabila ingin memilih pemimpin daerah.

Jadi, pilihlah secara bijak, ya. Karena pilihanmu akan berpengaruh terhadap nasib bangsa kita sendiri. 

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Aaliyah Shakira