Kendaraan Anda Kehilangan Tenaga dan Boros Bensin Seiring Bertambahnya Usia? Cek Beberapa Hal berikut!

Kendaraan Anda Kehilangan Tenaga dan Boros Bensin Seiring Bertambahnya Usia? Cek Beberapa Hal berikut!

Sering kali kita merasakan bahwa mobil yang sudah mulai tua boros bensin dan kurang bertenaga. Berbeda sekali kondisinya ketika mobil masih baru.

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab bahwa kendaraan yang sudah tua tidak bertenaga.

Beberapa Bagian Mesin yang Kotor

Kendaraan Anda Kehilangan Tenaga dan Boros Bensin Seiring Bertambahnya Usia? Cek Beberapa Hal berikut!

Bagian dalam mesin cenderung menjadi kotor dan usang seiring waktu. Akibat kotor pada Filter udara dan knalpot dapat tersumbat, menghalangi aliran udara ke dan dari mesin.

Baca juga  Mobil Renault F1 1992, oleh Nigel Mansell

Kemudian, injektor bahan bakar dan busi bisa kotor, menyebabkan pembakaran kurang efisien.

Akibatnya, mesin kurang bertenaga dan bahan bakar menjadi boros.

Beberapa Bagian Mesin Aus

Pada kendaraan yang sudah tua, pompa bahan bakar bisa aus. Akibatnya, bagian ini tidak lagi memompa bahan bakar dengan baik.

Baca juga  Generasi Suzuki Swift 2022 Terbaru

Sementara itu, hasil samping pembakaran dapat membentuk endapan dan menjadi kerak. Kerak bisa berasal dari penggunaan bahan bakar yang buruk.

Adanya kerak dapat membuat volume ruang bahan bakar menjadi lebih kecil, Kerak juga dapat menghambat penutupan katup mesin.

Akibatnya, tekanan berkurang dan menyebabkan mesin tidak bertenaga dan boros bahan bakar.

Baca juga  Inilah Cara Mencuci Mobil yang Benar

Lebih serius lagi, di dalam mesin ring piston bisa aus. Kurangnya tekanan di dalam silinder dapat menyebabkan menurunnya output daya. 

Akibatnya, tarikan tenaga yang dihasilkan menjadi lemah dan bahan bakar menjadi boros.

Merawat kendaraan dengan melakukan servis teratur, dapat menjaga performa kendaraan Anda.

Mesin modern seharusnya hanya kehilangan beberapa persen tenaga kuda dari ratusan ribu mil pemakaian.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Yudi Purbowinanto