KEPO Cari Tahu Tentang Kondisi Ekonomi Tahun 2021

KEPO Cari Tahu Tentang Kondisi Ekonomi Tahun 2021 1

Hai KEPOers, sebentar lagi tahun akan ganti jadi 2021. Rasanya tahun 2020 ini adalah tahun yang penuh tantangan. Bahkan ada yang komplen kalau kita sebenarnya tidak bisa menambahkan umur kita di 2020 karena hidup terasa stagnan.

Tapi bagaimana nih dengan 2021? Sama? Berbeda? Kalau berbeda seberapa berbeda? Konsultan kEuangan Pribadi lO (KEPO) mau cari tahu dulu apa saja yang akan mempengaruhi ekonomi 2021.

 

Vaksin Penyelamat

Tahu dong kalau Pemerintah Indonesia sudah siap-siap beli dan produksi vaksin Covid-19? Nah vaksin ini akan menyelamatkan ekonomi dunia dan Indonesia.

KEPO Cari Tahu Tentang Kondisi Ekonomi Tahun 2021 3
Prioritas Vaksin Pemerintah Indonesia

Makanya setiap kali ada pernyataan perusahaan farmasi tentang efektivitas tinggi dari vaksin yang mereka temukan, kinerja pasar finansial pun positif.

Dengan sebagian besar masyarakat bisa mendapatkan vaksin, maka roda ekonomi dapat berputar lagi. PSBB tidak lagi diterapkan secara ketat, artinya perdagangan di pasar akan kembali normal. Mobilisasi penduduk akan kembali bisa lancar. Transportasi antar kota antar daerah dapat kembali hidup.

Cuma jangan salah. Distribusi vaksin mungkin takkan se-efektif yang diharapkan. Sekarang saja hampir 40% penduduk yang disurvei sudah menolak menerima vaksin (menurut Populi Center). Alasannya kebanyakan soal keraguan akan keamanan dan efek jangka panjang.

 

Stimulus Masif Pendorong Ekonomi

Pemerintah sejak awal sudah menggulirkan paket-paket stimulus. Stimulus pertama senilai Rp10,3 triliun berupa percepatan belanja dan kebijakan mendorong padat karya serta stimulus belanja. Stimulus kedua senilai Rp22,9 triliun berupa relaksasi pajak penghasilan. Sementara itu ada pula paket-paket kebijakan non fiskal untuk mendorong ekspor impor. Bank Indonesia pun melonggarkan likuiditas agar makin banyak uang berputar di masyarakat.

Memang untuk memberikan stimulus, pemerintah terpaksa berutang. Ini menjadi polemik. Padahal semua negara pun meningkatkan utangnya demi menyelamatkan negara. Lagipula utang Indonesia tidak besar-besar amat kalau dibandingkan dengan beberapa negara lain kok. Takkan sampai bangkrut Indonesia gara-gara utang tahun ini.

 

Menarik Investasi

Investment

Analis global memperkirakan bahwa negara-negara di Asia akan pulih lebih cepat ketimbang negara-negara maju di benua Amerika dan Eropa. Karena itu Asia menjadi tujuan investasi paska pandemi. Salah satunya Indonesia.

 

Tapi sebelum pandemi Indonesia terkenal kekurangan daya saing. Karena itu pemerintah dan DPR menerbitkan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law untuk menarik investasi asing. Salah satu yang sudah hampir berhasil ditarik adalah Tesla yang katanya akan bangun pabrik batere di Indonesia.

 

Kepercayaan Kepada Pemerintah

Pemerintahan stabil, investasi mengalir, pekerjaan bertambah, ekonomi membaik, rakyat senang. Inilah tujuan semua orang. Pertanyaannya, apa yang membuat sebuah pemerintahan berjalan stabil? Tentu kepercayaan rakyat kepada pemerintah. Namun apakah pemerintah Indonesia kini dipercaya rakyatnya?

Survei Kompas bulan Oktober menunjukkan bahwa responden yang sangat puas terhadap pemerintahan Pak Jokowi adalah 2,4% dan 66% berikutnya cukup puas. Artinya ada 68,4% rakyat yang tidak bermasalah dengan bagaimana Pak Jokowi memerintah negara ini dalam kondisi pandemi. Bahkan dikatakan tingkat ini naik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Tapi memang ada unsur-unsur masyarakat yang ingin menggoyang stabilitas ini. Apakah berhasil? Entahlah.

 

Kesimpulan: Indonesia Tumbuh Minimal 5%

Proyeksi PDB Negara-negara Berkembang di Asia
Proyeksi PDB Negara-negara Berkembang di Asia
Proyeksi PDB Indonesia oleh ADB
Proyeksi PDB Indonesia oleh ADB

Dengan melihat berbagai faktor yang ada, maka kita bisa optimis kalau Indonesia tahun 2021 bisa tumbuh lebih dari 5%. Tingkat pertumbuhan ini tidak hanya optimisme pemerintah saja, melainkan dari riset banyak lembaga internasional seperti Asian Development Bank (ADB) dan OECD.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Rowena Suryobroto