Kingdom, Manga Underrated Terbaik yang Pernah Ada

Kingdom, Manga Underrated Terbaik yang Pernah Ada 1

Kingdom merupakan manga yang ceritanya diambil berdasarkan sejarah mengenai China di masa Warring States Period, dimana pada saat itu China masih terbagi menjadi 7 Kerajaan yang saling berperang untuk memperebutkan wilayah dan kekuasaan. Dalam manga buatan Yasuhisa Hara ini dikisahkan seorang pemuda yang merupakan mantan budak namun bermimpi untuk menjadi jenderal besar, mimpi yang bagaikan peribahasa bagaikan pungguk merindukan bulan , dikarenakan pada saat itu hanyalah orang-orang dari kalangan bangsawan saja yang dapat memiliki previlege untuk meraih karier tertinggi dalam militer. Kisah hidup Shin mulai berubah ketika dia bertemu dengan Ei Sei, calon raja muda yang nyawanya terancam oleh adanya pemberontakan dan semenjak saat itulah perjalanan Shin untuk menjadi seorang Jendral Besar dimulai.

Sebagai manga yang masuk dalam kategori seinen, Kingdom merupakan manga yang sukses dengan total penjualan manganya mencapai 83 juta kopi. Kesuksesan yang diraih Kingdom ini memang sudah semestinya, karena memang memiliki jalan cerita yang luar biasa dan terdapat berbagai plot twist di dalamnya yang membuat pembaca susah untuk menebak jalan ceritanya. Walaupun begitu manga ini tidak bisa dikatakan populer, dikarenakan jarang sekali dibicarakan, termasuk dikalangan para Youtuber yang banyak membahas soal manga dan anime, topik mengenai Kingdom sangat jarang muncul. Hal ini membuat Kingdom menjadi manga paling  underrated yang pernah ada.

Jalan Cerita yang Berhasil Menggabungkan Berbagai Jenis Tema  

Ou Sen dan pasukannya dalam menghadapi gempuran dari pasukan 6 Kerajaan
Ou Sen dan pasukannya dalam menghadapi gempuran dari pasukan 6 Kerajaan

Mulai dari plot, karakter, sampai worldbuilding Yasuhisa Hara dapat menggambarkan setiap bagian tersebut dengan baik. Cerita mengenai Kingdom memang sebagian besar berkutat soal perang, namun penyebab dari munculnya perang tersebut dapat dijelaskan secara detail mulai dari politik, ekonomi, sosial hingga drama. Jika ingin melihat cerita mengenai drama maka dapat mencoba State of Ai Arc, dimana bagian drama pada bagian tersebut terlihat dari hubungan Ei Sei dan Bi Ki, yang walaupun Bi Ki adalah ibu dari Ei Sei, tetapi dia tidak pernah mengakuinya dan bahkan ingin menghabisinya. Sedangkan pada bagian politik muncul dalam Conspiracy in the Court Arc dimana Ryofui dengan rencananya ingin menggulingkan kekuasaan Ei Sei, dan walaupun berakhir dengan kegagalan tetapi Sei Kyou, adik dari Ei Sei menjadi korbannya. Namun jika ingin melihat perang dalam skala besar dengan berbagai strategi di dalamnya, maka kalian dapat membaca Coalition Invasion Arc dimana Kerajaan Qin harus melawan koalisi dari 6 Kerajaan sekaligus, yang tentunya melibatkan tentara ratusan ribu dan beragam Jendral.

Bagian paling menarik adalah Kingdom bukanlah manga yang menceritakan pertarungan antara kebaikan melawan kejahatan seperti yang sering kita jumpai pada manga bergenre shonen, tetapi lebih kepada konflik kepentingan, antara  siapa yang menginvasi dan siapa yang bertahan, siapa yang harus tersingkir dan siapa yang berhasil mendapatkan panggung dengan berbagai cara. Pembaca terkadang terhipnotis dan menganggap bahwa pihak Kerajaan Qin adalah yang baik, padahal sebenernya Qin adalah pihak yang menginvasi kerajaan lain dan membuat ribuan manusia sengsara. Ei Sei sebagai raja muda pencetus Unifikasi China dapat dipandang sebagai raja yang kejam karena dalam rangka menyatukan 7 kerajaan tersebut dia melakukannya dengan cara kekerasan yang tidak lain adalah invasi, namun tujuan penyatuan ini adalah untuk mengakhiri era peperangan dan membawa manusia hidup setara di bawah payung hukum.

Setiap Karakter Memiliki Porsinya Tersendiri untuk Berkembang

Wanita dan anak-anak tidak luput menjadi korban kebrutalan Kan Ki
Wanita dan anak-anak tidak luput menjadi korban kebrutalan Kan Ki

Pada awal cerita hanya sedikit yang menjadi karakter sentral dalam manga ini, namun seiring berjalannya waktu semakin banyak karakter baru bermunculan. Menariknya adalah setiap karakter entah yang sudah lama muncul atau pun yang baru, semuanya memainkan peran masing-masing dalam cerita, bahkan karakter minor seperti Bihei dan Kou terkadang memainkan peranan penting. Walaupun Shin dan pasukannya tetap memiliki porsi yang banyak, tetapi karakter dan strategi dari para Jendral Besar dalam berbagai peperangan yang menjadikan setiap chapternya tidak pernah membosankan. Seperti misalnya Ou Sen salah satu dari Jendral Besar dari Qin yang sangat ahli dalam memanfaatkan lahan di sekitarnya dan mengubahnya menjadi benteng alami dengan pertahanan yang hampir tak tertembus. Sementara Jendral Besar lainnya seperti Kan Ki rela melakukan segala cara untuk meraih kemenangan absolut mulai dari menyamar dan menyusup dalam pasukan musuh, hingga menyiksa dan membunuh penduduk tidak bersalah untuk memainkan sisi psikologis dari setiap lawannya, yang terkadang membuatnya lebih cocok sebagai antagonis daripada protagonis.

Yo Tan Wa dan pasukannya yang terdiri dari berbagai suku gunung
Yo Tan Wa dan pasukannya yang terdiri dari berbagai suku gunung

Berbicara mengenai karakter wanita, pada umumnya manga dengan kategori shonen atau seinen memiliki karakter wanita yang hanya memainkan peran minor saja dan nyaris tanpa ada pengembangan karakter, seperti  yang terjadi dalam My Hero Academia. Hal yang terjadi dalam Kingdom, justru sebaliknya, walaupun manga ini bertema perang yang biasanya didominasi oleh karakter laki-laki, namun disini wanita juga memiliki peran penting. Bahkan beberapa di antaranya dapat dikatakan sebagai karakter paling badass. Seperti Yo Tan Wa, yang merupakan ketua suku gunung yang berhasil menjadi salah satu Jendral Besar Qin, dan memimpin pasukan dari berbagai suku yang selalu ditakuti oleh setiap lawannya, atau Kyou Kai, letnan dari Shin yang dapat menghabisi lawannya dalam sekejap karena keahliannya sebagai mantan pembunuh bayaran. Sementara pengembangan karakter yang besar ditunjukkan dalam diri Ka Ryo Ten, yang awalnya hanya sebagai penunjuk jalan yang hampir tidak memiliki keahlian apapun  selain bersembunyi berubah menjadi seorang ahli strategi bagi Shin dan pasukannya. Ini semua menunjukkan bagaimana Yasuhisa Hara tidak hanya cerdas dalam membuat karakter dengan berbagai kepribadiannya tetapi juga dapat membuat setiap karakternya berkembang secara maksimal.

Secara kualitas sebenarnya manga ini bahkan dapat menyaingi One Piece, namun sayang sekali kepopulerannya masih jauh dari manga buatan Eiichiro Oda tersebut. Ada beberapa hal yang membuat manga ini tidak sepopuler manga lainnya, antara lain kualitas anime season pertamanya yang buruk, manga dengan tema sejarah yang umumnya tidak begitu banyak disukai hingga jalan cerita yang rumit, faktor-faktor tersebut membuatnya susah bersaing dengan manga atau anime yang saat ini sedang naik daun. Walaupun begitu bagi kalian yang suka dengan manga seperti Berserk, Vinland Saga, Attack on Titan atau Vagabond, manga yang satu ini wajib untuk kalian coba.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.