Kisah Nyata Jodoh Tidak Sengaja Bertemu

Kisah Nyata Jodoh Tidak Sengaja Bertemu

Pada tahun 2007 saya gadis ayu dari desa dari Jambi merantau ke ibu kota Jakarta untuk menuntut ilmu. tinggal di sebuah kosan di daerah jakarta pusat, rumah tersebut mempunyai 4 kamar yang berukuran 3m x 4m, dalam satu rumah berisi kan 8 orang terdiri dari 2 orang untuk satu kamar. mereka ada yang dari garut, ada dari Ntb, dari tasik malaya dan kami dari Jambi.

Kisah Nyata Jodoh Tidak Sengaja Bertemu

Teman depan kamar kos saya bernama Rahma, pagi itu dia ada kelas kuliah di depok dan tak lupa mengajak saya untuk melihat-lihat kampus yang akan menjadi tempat saya menuntut ilmu juga nantinya.

Baca juga  5 Tanda Yang Menunjukan Bahwa Hubungan Pertemananmu Telah Tumbuh Dewasa

Rahma : “un jadi ikut gue ke kampus kan lu, biar nanti pas lu udah jadi anak kuliah nggak bingung lagi nyari-nyari kelas’ sapa Rahma pagi-pagi buta sekitar jam 4.30 WIB

saya : “siap teh”ya saya memanggil Rahma dengan sebutan teteh karna Rahma berasal dari Garut

ketika kami udah siap jalan dan berangkat menuju kampus sepanjang jalan Rahma menjelaskan setiap yang kami lewati.

Baca juga  11 Kata dan Frasa Tentang Cinta Dari Berbagai Belahan Dunia

Rahma : “kita jalan kaki keluar lorong, nah nanti didepan kita naek bemo menuju arah stasiun manggarai ya un,  dari stasiun manggarai kita naik kereta tujuan depok turun di stasiun pondok cina” demikian panjang lebar penjelasan teh Rahma

saya : “siap teh saya ikut aja”

sesampainya di kampus saya melihat-lihat sekeliling dengan detail agar nanti ketika saya udah jadi Mahasiswa tidak bingung lagi, sembari menunggu teh Rahma selesai matakuliah saya menunggu di gajebo deket mesjid, teh Rahma sampe jam 12 siang untuk hari ini perkuliahannya.

Baca juga  Jangan Samakan Cinta dan Bercinta ya! Nih Bedanya!

Kisah Nyata Jodoh Tidak Sengaja Bertemu

Setelah matakuliah nya usai sekitar pukul 12.30 teh Rahma kembali menemui saya sesuai tempat janjian kita tadi sebelum nya. dikarena kan perut udah sama-sama memberikan sinyal tanda mau diisi segera kita menuju kantin kampus. 30 menit kemudian kita menuju mesjid untuk menunaikan sholat dzuhur.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

tari