Kisah Perjalanan Andriy Shevchenko di 3 Klub Berbeda

Kisah Perjalanan Andriy Shevchenko di 3 Klub Berbeda

Legenda sekaligus pelatih Ukraina saat ini, yang lahir di Uni Soviet, 29 September 1976 merupakan salah satu mantan striker atau penyerang terbaik dunia ketika masih membela klubnya. Sheva julukan pemain tersebut memiliki kisah peprjalanan sebagai profesional dunia, dan pernah merumput di tiga klub berbeda sebelum akhirnya kembali ke klub yang pertama kali ia bela.

Berikut kisah perjalanan di tiga klub berbeda, serta prestas yang ia dapatkan dan kiprah pemain berusia 44 tahun ini sampai akhirnya namanya melegenda sebagai penyerang paling berbahaya dan paling ditakuti oleh bek-bek lawan :

1. Dynamo Kyiv

Kisah Perjalanan Andriy Shevchenko di 3 Klub Berbeda

Sheva pertama kali bermain profesional di ketika ia masuk profesional di salah satu klub besar Ukraina Dynamo Kyiv. Pada musim 1992/1993 ia menjadi pencetak gol terbanyak dengan 12 gol bagi Dynamo Kyiv 2, kemudian ia masuk ke tim utama tahun 1994,  dan menjalani debutnya saat melawan Shakhtar Donetsk.

Baca juga  Peluang Mesut Ozil ke Rans Cilegon ?

Kemudian ia mencetak 6 gol di Liga Utama Ukraina bersama Dynamo Kyiv dari 1 penampilannya. Setelah itu ia membukukan fekor fantastis ketika mencetak hattrick saat melawan di Liga Champions Eropa tahun 1997/1998. Setelah itu ia selalu merasakan gelar juara Liga Ukraina selam 5 musim ia membela Dynami Kyiv.

2. AC Milan

Kisah Perjalanan Andriy Shevchenko di 3 Klub Berbeda

Ia menjalani debutnya besama klub barunya AC Milan pada 28 Agustus 1999, saat melawan Lecce. Ia dikontrak sebesar $25 juta, dan sukses menjadi pencetak gol terbanyak di Serie A dengan 24 gol dari 34 penampilannya. Setelah itu pada musim 2002/2003 ia sukses menjadi pemain Ukraina pertama yang mengangkat trofi Liga Champions Eropa pertama kalinya setelah dibabak adu penalti sukses membawa AC Milan juara atas Juventus.

Baca juga  Kualifikasi Piala Dunia 2022: Brasil vs Kolombia, Pembuktian Paqueta

Total telah mengemas 175 gol dari 296 penampilan bersama AC Milan dan menjadi pemain pencetak gol terbanyak kedua di AC Milan sepanjang masa. Sejak saat itu ia mulai dikenal sebagai striker paling berbahaya di dunia, berkat aksinya dalam mencetak gol bagi AC Milan, dan ia saat ini masih menjadi striker paling tajam bagi AC Milan sepanjang masa.

3.

Kisah Perjalanan Andriy Shevchenko di 3 Klub Berbeda

Berkat aksi cemerlangnya bersama AC Milan, ia pun akhirnya dikontrak klub raksasa Inggris, . Tahun 2005 ia diminati bos Roman Abramovich,  28 Mei 2006, Shevchenko dikontrak dengan biaya transfer £30.8 juta. Ia menjalani debutnya pada  13 Agustus 2006 di pertandingan Community Shield. Ia bermain bersama saat itu ketika ada Essien, Samuel Eto’o dan Didier Dorgba ketika mengalami masa keemamannya bersama Roman Abramovich.

Baca juga  Intip Sandygate Road, Stadion Tertua

Ia membukukan 14 gol dari total 51 pertandingan yang ia jalani, kemudian musim berikutnya ia membukukan 5 gol dari total 17 penampilan di Liga Inggris. Setelah itu pun ia harus kembali dipinjamkan ke klub lamanya AC Milan pada musim 2008/2009, kemudian ia kembali ke pasca kepindahan pelatih AC Milan Carlo Ancelotti ke . Namun ia hanya bermain satu kali bagi .

4. Dynamo Kyiv

Kemudian pada 28 Agustus 2009, Shevchenko pun akhirnya kembali menandatangani kontrak bersama klub lamanya Dynamo Kyiv dan di Dynamo Kyiv ia sukses menjadi pemain terbaik Liga Ukraina pada 2009, lalu pada 28 Juli 2012 dirinya mengumumkan pensiun dari dunia dan berada di dunia politik.

Nah itu tadi cerita perjalanan di tiga klub berbeda, sebelum akhirnya ia kembali ke klub lamanya Dynamo Kyiv.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Chandra Kusuma