Kurangi Emisi Karbon Dunia dengan Hemat Menggunakan Teknologi


Kurangi Emisi Karbon Dunia dengan Hemat Menggunakan Teknologi 1

Pada zaman ini, teknologi menjadi andalan dari banyak sektor. Sosial media merebak memenuhi keseharian manusia di kehidupan sehari-hari. Pandemi yang mewabah dicari segala solusi untuk tetap beraktifitas layaknya normal.

Salah satu aplikasi virtual meeting yang booming adalah Zoom. Aplikasi ini menjadi salah satu cara agar bisa bertatap muka untuk melaksanakan bisnis hingga pembelajaran di sekolah. Saat menggunakan Zoom, banyak orang tidak percaya diri untuk menghidupkan kamera. Ternyata, kebiasaan mematikan kamera saat melakukan Zoom meeting memiliki dampak yang baik bagi lingkungan. Karena dengan mematikan kamera maka emisi gas karbon bisa dikurangi.

Emisi karbon yang sering kita dengar adalah mengenai penggunaan bahan bakar minyak. Emisi karbon sendiri sumber dari pemanasan global saat ini. Berbicara mengenai emisi karbon, jarang sekali kita berpikir tentang teknologi informasi dan komunikasi. Banyak pendapat yang beranggapan bahwa teknologi informasi dan komunikasi dapat menyelamatkan bumi dari emisi karbon karena dapat menggantikan banyak aktifitas fisik menjadi alternative virtual yang rendah emisi karbon.

Aktifitas internet yang semakin meningkat.

Laporan yang diberikan dari sejumlah negara mengenai peningkatan penggunaan internet sejak pandemi setidaknya mencapai 20%. Hal ini menyebabkan terjadinya juga peningkatan jejak karbon internet sekitar 3,7% emisi gas rumah kaca global.

Studi oleh para peneliti dari Purdue University, Yale University dan Massachusetts Institute of Technology menganalisis jejak air, tanah dan karbon yang terkait dengan infrastuktur internet. Penelitian tersebut memperkirakan jejak karbon dari setiap gigabyte data yang terpakai pada berbagai aplikasi seperti Zoom Meeting, YouTube, Facebook, Whatsapp, Tiktok serta game online dan berbagai penjelajahan web. Faktanya, mereka menemukan bahwa platform video lebih banyak menghasilkan jejak karbon.

Berdasarkan studi tersebut dinyatakan apabila 1 juta pengguna aplikasi video conference mematikan kamera mereka saat melakukan meeting, emisi karbondioksida bulanan akan berkurang 9.023 ton. Jika 70 juta orang streaming video menurunkan kualitas dari HD ke SD, akan ada pengurangan karbondoksida bulanan sebesar 2,5 juta ton.

Pada tahun 2012 terdapat studi lain yang memperkirakan bahwa meeting selama lima jam melalui panggilan konferensi video dengan peserta di berbagai negara akan menghasilkan antara 4kg CO2e – 215kg CO2e.

Selain itu, dikutip dari BBC penggunaan energi video game di AS menemukan bahwa game menghasilkan 24 megaton karbondioksida setahun. Para peneliti di University of California menemukan para gamer AS menggunakan 2,4% listrik rumah tangga mereka yang lebih dari sekadar freezer atau mesin cuci. Mereka juga menunjukkan bahwa streaming game menggunakan lebih banyak energi.

Dengan menerapkan aktifitas kecil seperti mematikan video saat zoom meeting, mengurangi kualitas layanan streaming video, mengurangi waktu bermain game online, membatasi waktu penggunaan sosial media, menghapus email dan konten tidak penting di cloud dapat kita lakukan untuk membantu mengurangi jejak karbon dari penggunaan internet.

 


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Afnii

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap