Kutukan Italia atas Spanyol

Kutukan Italia atas Spanyol 1

Congratulazioni Italia !. Untuk kesekian kalinya setelah sebelumnya pada gelaran event akbar sekelas world cup 2018 , Italia gagal lolos setelah kalah agregat 1-0 dengan Swedia melalui babak play-off, seakan tuah tersebut telah tergantikan pada EURO 2020 ini. Melalui babak tos-tosan dengan Spain, dini hari rabo mereka mengandaskan mimpi Matador muda untuk dapat melenggang ke babak final. Capaian tersebut telah dipastikan oleh Jorginho melalui pinalti terakhir yang berhasil diceploskanya ke sisi kiri gawang Simon setelah sempat terkecoh. Melalui hasil ini Gli Azzurri memastikan langkah tradisi final untuk event akbar ini. Entah mengapa di awal babak tos-tosan itu captain nerazzuri terlihat nothing to lose, seakan dia sudah tahu bahwa malam ini adalah pesta pizza bukan banteng. Seakan diamini dengan realitas malam ini, Italia dengan sederet hokinya mampu membumi hanguskan harapan punggawa muda matador untuk melaju ke babak final EURO 2020. Patut kita tunggu apakah Inggris atau Denmark yang akan menjadi lawan seimbangnya. Jelasnya harapan para gibol mania tidak akan ada adu pinalti lagi. 

Seharusnya apabila melihat dari sisi permainan, Italia jauh lebih tertekan karena sang alianatore, Mancini menerapkan strategi parkir bus ala Italia dengan sesekali melakukan counter attack . Hasilnya pun cukup memuaskan dengan memaksa Spain untuk berduel di babak adu nasib. Sesungguhnya di awal laga pola long pass dikolaborasi dengan umpan terobosan yang menjadi ciri khas Italia mampu diperlihatkan oleh anak asuhan Mancini ini, namun entah mengapa setelah Chiesa menceploskan gol ke gawang Spain justru strategi parkir bus diterapkan oleh Italia. Sontak saja hal tersebut mampu membuat lini serang Matador kedodoran. mereka tanpa henti menyeruduk pertahanan negeri pizza dengan serangan ala banteng Matador, namun hasilnya hanya membuahkan 1 gol melalui cocoran Morata. Terlebih dengan ditariknya Insigne dengan Immobile telah memberikan sinyal sonar kepada Matador bahwa mereka akan menerapkan strategi parkir perahu Venezia. Hanya sesekali mereka melakukan counter attack yang amat berbahaya. Untuk urusan hal ini kita tahu Italia sangat fasih melakukanya, bahkan untuk event sekelas klub juga sering memberikan sentuhan counter attack serta long pass . Seakan itu memang menjadi latihan rutin tatkala meladeni jajaran pemain kelas dunia melalui liga seri A yang melegenda dari generasi ke generasi. Beda hal dengan taktik Spain yang mengandalkan taka-tiki ala negeri Banteng ini. Melalui penguasan bola penuh disertai dengan akurasi umpan pendek harus dapat diselesaikan dengan memasuki area ring satu lawan. Sontekan terobosan ala tim banteng inipun merupakan senjata rahasia mereka dalam mengumpan si kulit bundar ke area gawang lawan.

Buntut dari hasil minor ini langkah Spain tertunduk lesu dengan akan menyisakan satu lagi pada perebutan tempat ke tiga. Memang diakui maupun tidak bahwa Italia paling jago hoki hampir di semua event akbar. kita bisa lihat bagaimana Italia mampu menang pada laga krusial melalui titik putih ketika bersua dengan Prancis dalam gelaran piala dunia. Disamping itu, Nerazzuri juga telah mempunyai catatan histori dari para pendahulunya atas titipan timnas yang mempunyai mental juara ini. 

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

ahmad afif