Lakukan 3 Cara Ini Agar Kamu Terhindar Dari Burnout


Lakukan 3 Cara Ini Agar Kamu Terhindar Dari Burnout 1

Burnout atau kelelahan kerja akibat beban kerja yang berlebihan secara terus menerus dapat dirasakan oleh siapa saja. Mulai dari pekerja kantoran, pekerja rumah tangga, ataupun mereka yang masih berstatus mahasiswa dan pelajar. Orang yang mengalami burnout akan merasakan kelelahan mental, kehilangan komitmen, kelelahan emosional, dan penurunan motivasi dalam melaksanakan berbagai macam pekerjaan sehingga output yang dihasilkan sangat buruk untuk diri sendiri yaitu akan terus menerus menyalahkan diri sendiri.

Nah, agar hal tersebut tidak terjadi pada diri kamu atau tidak menjerumuskan kamu terlalu dalam, dalam lingkaran burnout. Lakukan 3 cara ini sekarang juga.

1. Membuat Skala Prioritas

  Sumber: pexels.com
  Sumber: pexels.com

Membuat skala prioritas adalah cara pertama untuk mencegah atau menanggulangi terjadinya burnout. Dengan membuat skala prioritas, pekerjaan sehari-hari yang kamu kerjakan akan lebih mudah dilakukan karena sudah kamu rancang sedemikian rupa agar mempermudah kamu melakukan apa yang harus dilakukan, dan tidak melakukan apa yang memang seharusnya tidak kamu lakukan.

Dalam membuat skala prioritas sendiri, ada 4 kriteria yang bisa kamu isi dengan pekerjaan sehari-hari yang kamu lakukan. 4 kriteria tersebut yaitu:

a. Penting Mendesak

 Penting mendesak merupakan point yang harus kamu kerjakan secepatnya yang menjadi tanggungjawab kamu dalam pekerjaan sehari-hari. Contohnya: Tugas kuliah, Tugas pekerjaan dan lain-lain.

b. Tidak Penting Tapi Mendesak

Tidak penting tapi mendesak merupakan point kedua yang masih harus kamu kerjakan sendiri karena pada point ini ada hal-hal yang tidak terlalu penting tetapi harus kamu kerjakan sekarang juga. Contohnya: menjalankan hobi yang sudah ditekuni.

c. Penting Tetapi Tidak Mendesak

Penting tetapi tidak mendesak merupakan point ke tiga yang bisa dilakukan oleh orang lain sebab kamu memiliki kuasa di dalamnya. Contohnya: Kamu meminta tolong staff untuk bertemu klien karena kamu harus mengerjakan tugas mendesak yang lain.

d. Tidak Penting & Tidak Mendesak

Tidak penting dan tidak mendesak merupakan point ke empat sekaligus penutup dari pembuatan skala prioritas. Dalam point penutup ini, kamu dapat mengisi aktivitas yang sebenarnya tidak penting kamu lakukan dan memberikan manfaat sangat sedikit bagi kehidupan kalian kedepannya. Contohnya: Bergadang sambil scroll sosial media yang tidak ada habisnya, overthinking dan sebagainya.

2. Membuat Analisis SWOT 

  Sumber: pexels.com
  Sumber: pexels.com

Cara yang kedua agar dapat mencegah terjadinya burnout adalah dengan membuat analisis tentang diri kamu sendiri  menggunakan SWOT. Dengan cara ini, kamu bisa merenung dan berbicara secara jujur dengan diri sendiri kemudian kamu tulis secara rinci pada selembar kertas mengenai kelebihan kamu, kekurangan kamu, peluang yang bisa kamu ambil, dan ancaman yang bisa saja terjadi di kemudian hari.

Setelah kamu mengetahui dan menuliskan empat hal tersebut, maka kamu akan lebih mengenal diri kamu sendiri sehingga akan lebih mudah mengontrol diri agar kamu tidak mengerjakan pekerjaan diluar batas kemampuan yang kamu miliki.

3. Membuat Self Journaling

  Sumber: pexels.com
  Sumber: pexels.com

Cara terakhir yang dapat kamu lakukan adalah dengan membuat self journaling. Sebagai seorang manusia, kamu dan kita semua butuh mengeluarkan emosi yang mengendap dalam diri selama melakukan pekerjaan atau mengerjakan tugas yang menjadi tanggungjawab kamu. Oleh karena itu, tulislah apapun yang ingin kamu tulis dalam jurnal yang kamu punya.

Entah perasaan marah, jengkel, frustasi, lelah, ingin menangis dan lain sebagainya. Atau tulisan kreatif dalam bentuk quotes, puisi, sajak, cerpen dan lainnya. Dengan cara ini, kamu akan merasa tenang dan lega karena emosi kamu sudah teralirkan sehingga kamu dapat bekerja atau menyelesaikan tugas kembali dengan perasaan yang lebih bahagia.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Nurul Hidayah

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap