Lakukan Hal Ini untuk Menghindari Stres di Tengah Pandemi Covid-19

Lakukan Hal Ini untuk Menghindari Stres di Tengah Pandemi Covid-19 1

Ada banyak hal negatif yang terjadi selama pandemi covid-19 ini, mulai dari kehilangan karir, harta-benda, bahkan kehilangan orang tersayang. Selain itu, pandemi covid-19 ini juga menyebabkan terjadinya banyak sekali ketakutan, kecemasan, dan kekhawatiran dalam pikiran orang-orang, yang mana kemudian hal itu menyebabkan dampak psikologis yang disebut psikosomatik, yakni semacam gangguan pikiran yang imbasnya adalah menimbulkan keluhan fisik bahkan tanpa memiliki penyakit.

Ada banyak hal yang menyebabkan munculnya gejala psikosomatik ini, di antaranya adalah rasa cemas yang muncul karena membaca berita-berita terkait covid yang semakin mencekam, banyaknya korban jiwa, bertambahnya varian, dan cepatnya penularan. Informasi-informasi semacam tadi dengan sangat mudah dapat diakses di berbagai portal berita, siaran televisi, dan juga tak lupa sering disinggung di grup-grup Whatsapp, sehingga, untuk sebagian orang, memunculkan rasa khawatir, cemas, dan takut yang berlebihan, yang mana akibat berikutnya adalah turunnya imun tubuh yang menyebabkan rentan terkena penyakit. Sederhananya, pandemi covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan fisik saja, melainkan juga kesehatan mental dan psikis.

Berikut ini, kami akan sampaikan beberapa hal yang dapat mencegah rasa khawatir, takut, dan cemas yang berlebihan sehingga dapat terhindar dari gelaja stres di masa pandemi ini:

Tetap Tenang

Selain menjalankan protokol kesehatan, hal yang juga tak kalah penting adalah berusaha tetap tenang di tengah kondisi yang cukup mencekam ini. Yakini bahwa segala kekacauan ini akan berlalu, dan kita hanya bisa berusaha menghindar darinya sebisa mungkin.

Pikiran yang tenang akan menimbulkan sikap dan prilaku yang tenang pula, sementara rasa takut, cemas dan kekhawatiran yang berlebihan hanya akan membuat emosi cepat terpancing, semakin mudah menghakimi orang lain dan bersikap tidak bijak.

Di antara cara untuk membuat pikiran tetap tenang adalah dengan melakukan meditasi, berdzikir, dan tawakkal kepada Yang Maha Kuasa, dengan tak lupa juga melakukan protokol-protokol kesehatan.

Menjalankan Social Media Distancing

Cara ini terbilang penting karena seperti disebut di atas, rasa cemas, khawatir dan takut yang berlebihan itu mulanya dipicu oleh berita-berita mencekam yang banyak tersebar juga di media sosial. Cara ini bisa dilakukan dengan beberapa langkah: Pertama, dengan mute keyword covid-19 di media sosial, termasuk juga mengabaikan konten mencekam ihwal covid-19 yang sering lalu-lalang di portal berita atau grup-grup Whatsapp. Kedua, dengan mengurangi interaksi dengan gadget, terutama menjelang tidur agar pikiran bisa rileks. Ketiga, dengan lebih teliti saat membaca berita, agar terhindar dari berita hoax dan clickbait yang ujungnya semakin membuat cemas bahkan dengan hanya membaca judul beritanya saja.

Melakukan Hal Positif yang Membuatmu Bahagia

Rasa takut, cemas, dan kekhawatiran yang menyebabkan stres ini, bisa kamu hindari dengan cara menyibukkan diri dengan hal-hal positif yang membuatmu bahagia. Kamu bisa mencoba menghabiskan banyak waktu dengan berkomunikasi bersama keluarga, atau teman dan sahabat via daring. Kamu juga bisa berolahraga mini di rumah atau membuat kerajinan tangan dengan terlebih dahulu mempelajarinya melalui video-video youtube.

Melakukan hal-hal positif yang membuatmu bahagia ini terbilang cara yang sangat efektif untuk menjaga pikiran tetap tenang dan juga mampu mengeluarkan hormon endorphin yang dapat mengurangi rasa cemas dan kekhawatiran berlebih, yang mana hal itu akan menghindarkanmu dari rasa stress di tengah peliknya masa pendemi ini.

Demikian cara-cara agar terhindar dari stress di masa pandemi ini. Selain menaati protokol kesehatan, kita juga harus menjamin pikiran kita tetap tenang, sebab kondisi kacau karena pandemi covid-19 ini tidak hanya menyerang kesehatan fisik saja, melainkan juga menyerang kesehatan mental dan psikis kita.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

calon manusia