Libur Idul Fitri Melonjak Naik, Tamu Hotel di Yogyakarta Naik Dari Tahun Sebelumnya


Libur Idul Fitri Melonjak Naik, Tamu Hotel di Yogyakarta Naik Dari Tahun Sebelumnya 1

Sebelumnya pada tahun 2018 libur panjang idul fitri di kota jogjakarta terlihat penuh oleh pengunjung dari berbagai kota yang mampir ke kota wisata jogja ini untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga dan teman. Namun pada Tahun 2019 ini, kamar hotel di jogjakarta sudah mengalami lonjakan tinggi untuk pengunjung yang datang liburan di kota wisata tersebut.

Libur Idul Fitri Melonjak Naik, Tamu Hotel di Yogyakarta Naik Dari Tahun Sebelumnya 3
Herryadi Baiin ( foto : detik.com )

Pada wawancara hari ini, senin (3/6/2019) “Melihat tren tahun lalu dalam periode sama, hanya sekali peak, H+3. Tahun ini periode tanggal 6,7,8 Juni 2019 peak-nya, ada peningkatan,” kata Ketua DPD Indonesian Hotel General Manager Assosiasion (IHGMA) Yogyakarta, Herryadi Baiin.

“Kita lihat data ada beberapa hotel di ring I beberapa tanggal sudah booking 90-100 persen,” lanjut Herry.

Di lansir dari laman Detiknews, Herryadi menyebutkan awalnya IHGMA yang beranggotakan general manager hotel ini merasa pesimis melihat data pada pertengahan bulan Mei lalu. Saat itu, pesanan kamar hotel masih tergolong kecil untuk periode 4-8 Juni.

“Pergerakan okupansi tidak terlalu signifikan, sekitar 2-5 kamar per hari. Tapi mulai 27 Mei permintaan kamar meningkat, sehari bisa 20-30 kamar,” Katanya.

“Pergerakan ini karena musim libur mulai 30 Mei, tanggal merah, juga masuk cuti bersama,” ucap Herryadi.

Herryadi menyampaikan bahwa, tren tiga tahun yang lalu banyak pengunjung yang memesan kamar hotel dari jauh hari. Namun, untuk tahun 2019 ini berbeda, tren tersebut sudah berubah 180 derajat.

“Mulai Tahun Baru kemarin, ada tol Trans Jawa, dan aksesibilitas transportasi lainnya, orang memilih berkendara dengan kendaraan pribadi atau sewaan dibandingkan dengan naik pesawat, mungkin karena faktor harga tiket. Sekarang terlihat last minute booking-nya,” Kata Herryadi.

Pada libur idul fitri tahun 2019 ini, beberapa hotel sudah mulai memberikan paket menarik untuk para pengunjung. Indonesian Hotel General Manager Assosiasion (IHGMA) Yogyakarta mengkonfirmasi bahwa tidak adanya praktik perang harga untuk saat ini. Di lihat untuk jumlah hotel di jogjakarta terdapat 96 hotel berbintang dengan jumlah 16.575 kamar dan 589 hotel non bintang dengan jumlah kamar mencapai 10.376.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Rendy Ng

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap