Lokasi-Lokasi Melihat Binatang Aneh di Laut Indonesia


Lokasi-Lokasi Melihat Binatang Aneh di Laut Indonesia 1

Lautan Indonesia sedemikian luasnya. Bahkan disinyalir wilayah Indonesia justru lebih besar lautan daripada daratan. Lautan membentang dari ujung barat sampai ke timur, dari utara ke selatan. Pokoknya jangan takut kehabisan lokasi lautan di Indonesia.

Dari luasnya lautan tersebut, banyak juga tempat untuk menyelam. Maksud menyelam disini adalah wisata menyelam dengan peralatan atau kerap disebut Scuba. Kalau dihitung, mungkin ada ribuan titik penyelaman di Indonesia. Tak perlu jauh-jauh dari Jakarta, di Kepulauan Seribu saja tercatat ada puluhan titik penyelaman. Belum lagi di pulau-pulau lain, dan asal tahu jumlah pulau di Indonesia sampai lebih dari 6.000 buah banyaknya.

Dari ribuan titik penyelaman tersebut, masing-masing memiliki ikon satwa unik tersendiri. Macam-macam jenisnya, bentuk dan warna. Masing-masing menjadi kelebihan tersendiri, bahkan menjadi daya tarik yang membuat banyak penyelam mendatangi daerah penyelaman tersebut.

Berikut beberapa titik penyelaman dengan satwa menarik yang layak didatangi. Mungkin masih banyak lokasi menyelam lain, yang luput dari artikel ini. Namun setidaknya, satwa-satwa tersebut memang benar berada disana.

Pygmy Seahorse yang kerap terlihat di wreck Tulamben. (dok. okdiversbali)
Pygmy Seahorse yang kerap terlihat di wreck Tulamben. (dok. okdiversbali)

Tulamben – Pygmy Sea Horse

Salah satu satwa unik yang bisa ditemukan di lautan Bali merupakan kuda laut mini, atau kerap disebut Pygmy sea horse. Pada waktu penyelaman di Tulamben, Pygmy sea horse bisa dilihat disekitar area bawah wreck Tulamben. Berada dikedalaman sekitar 30 meter, dan disarankan melihat pada malam hari.

Harus membawa tustel atau kamera bawah laut untuk melihat satwa ini. Kenapa begitu? Karena saking kecilnya satwa yang akan dilihat, hingga sangat sulit dilihat dengan kasat mata. Apalagi dengan harus memakai masker dibawah laut yang sering berembun.

Sun fish atau ikan mola kerap terlihat di daerah Nusa Penida. (dok. baliscuba)
Sun fish atau ikan mola kerap terlihat di daerah Nusa Penida. (dok. baliscuba)

Nusa Penida – Sun Fish

Masih di Bali, kalau beruntung juga bisa melihat ikan matahari, yang besarnya bisa sepuluh kali manusia dewasa. Ikan Sun Fish sendiri sebenarnya jenis satwa di air dalam. Jadi hanya sekali-kali ia berada di permukaan air. Disebut ikan matahari karena bentuknya yang cenderung bulat seperti matahari. Padahal ikan ini memiliki tubuh pipih yang tipis.

Lokasi melihat Sun Fish di Bali ada di daerah penyelaman Nusa Penida. Namun untuk melihat ikan ini perlu kesabaran ekstra, karena tidak bisa ditentukan waktunya. Hanya diperkirakan saja lokasi kemunculan dan periode tahunan kemunculan.

Hiu paus di Teluk Bintuni. (dok. asiatoday)
Hiu paus di Teluk Bintuni. (dok. asiatoday)

Teluk Bintuni – Hiu Paus

Satwa ini mungkin benar-benar tak sesuai dengan nama dan bentuknya. Kadang kalau mendengar kata-kata hiu pasti kita akan bergidik. Takut dimangsa atau digigit seperti dalam film. Namun kenyataan sebenarnya ikan ini justru sangat jinak.

Namun besar tubuhnya memang bisa dikatakan sejenis paus. Sangat besar sekali, bahkan bisa 20 kali lebih besar dari tubuh manusia dewasa. Besar tubuh ikan hiu paus bisa terlihat jelas kalau kita menyelam dibawah laut dekat ikan itu berada.

Ikan ini banyak berada di daerah Teluk Bintuni, Papua. Untuk menuju kesana perlu perjuangan ekstra, karena harus menempuh penerbangan lumayan lama ke Papua. Kemudian menempuh perjalanan laut yang juga tak sebentar. Namun semua terbayar bila melihat ikan tersebut berenang jinak didekat perahu. Dengan mulut besarnya yang seperti megap-megap di atas permukaan air.

Wobbegong atau hiu karpet banyak terdapat di Raja Ampat. (dok. flickr)
Wobbegong atau hiu karpet banyak terdapat di Raja Ampat. (dok. flickr)

Raja Ampat – Wobbegong

Salah satu jenis satwa laut yang paling unik adalah Wobbegong Shark. Satwa ini merupakan jenis ikan hiu karang. Sering juga disebut sebagai hiu karpet, karena bentuknya yang pipih dan sering berada di dasar laut seperti karpet. Sebenarnya susah-susah mudah mencari hiu karpet di Papua, tapi kebanyakan berada di Raja Ampat.

Bentuknya yang menyerupai karang benar-benar kita harus cermat memperhatikan kalau ingin mencari Wobbegong. Sementara untuk menyentuhnya sangat tidak disarankan, karena bisa sangat liar seperti hiu pada umumnya, kalau merasa terganggu.

Namun mencari satwa ini akan lebih mudah kalau mau mencoba menyelam malam di Papua. Di spot-spot penyelaman seperti Arborek, kita bisa melihat beberapa Wobbegong berkeliaran. Sepertinya pada saat malam hari mereka lebih aktif bergerak.

Demikian beberapa spot penyelaman di Indonesia yang memiliki satwa unik tersendiri. Mungkin masih banyak spot lain yang juga menarik. Seperti bila ingin melihat eel, anemone, pari manta, penyu, atau ikan-ikan super besar lain. Semua menjadi kekayaan tersendiri. Kekayaan laut Indonesia yang sebenarnya lebih bisa menjanjikan pemasukan bagi negara, ketimbang lautan dirusak demi kepentingan lain yang tak berniat melestarikan lingkungan.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

sulung

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap