Macam dan Contoh Kemukjizatan Al-Qur’an di Dunia

Macam dan Contoh Kemukjizatan Al-Qur'an di Dunia

Puji serta syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT.

Yang telah memberikan beribu-ribu nikmat kepada kita semua dan tidak lupa selalu kita panjatkan solawat serta salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Keluarganya, beserta sahabat-sahabatnya.

Semoga kita semua mendapatkan syafaatnya, dan mendapatkan petunjuk hingga hari kiamat nanti.

Hai sobat-sobat muslim di seluruh dunia, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang apa itu Kemukjizat Al-Qur’an.

Kemukjizatan Al-Qur’an adalah sebuah keniscayaan dalam keyakinan umat Muslim.

Secara sederhana kata mukjizat dapat diartikan dengan “ Sesuatu yang melemahkan atau sesuatu yang membuat pihak lain bungkam dan membuat  pihak lain mati kutu menghadapinya.

“ Bahkan ada ulama yang menyatakan bahwa kata Mukjizat adalah kata superlative yang berarti “ sangat melemahkan, sangat membuat bungkam, membuat pihak lain sama sekali tidak berdaya untuk menghadapinya. “.

قُلْ لَّىِٕنِ اجْتَمَعَتِ الْاِنْسُ وَالْجِنُّ عَلٰٓى اَنْ يَّأْتُوْا بِمِثْلِ هٰذَا الْقُرْاٰنِ لَا يَأْتُوْنَ بِمِثْلِهٖ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيْرًا

“ Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al-Qur’an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain.” ( Q.S. Al-Isra’ [17] : 88 ).

Karena mukjizat diberikan untuk para Nabi dan Rasul-Nya untuk membuktikan kebenaran kenabian, kerasulan dan keabsahan risalahnya, mukjizat dapat dibedakan menjadi empat macam, yaitu :

Pertama, Mukjizat Kauniyah. Yakni yang berkaitan dengan peristiwa alam, seperti membelah bulan menjadi dua oleh Nabi Muhammad SAW. dan di belah nya Laut Merah oleh Nabi Musa AS. Dengan tongkat.

Baca juga  Shalat Tasbih Menjadi Sarana untuk Mendapatkan Lailatul Qadar 1443 H

Kedua, Mukjizat Syakhsiyyah. Yakni mukjizat yang keluar dari tubuh seseorang Nabi dan Rasul, seperti air yang keluar dari celah-celah jari Rasulullah SAW.

cahaya bulan yang memancar dari tangan Nabi Musa AS. Serta penyembuhan penyakit buta dan kusta oleh Nabi Isa AS.

Ketiga, Mukjizat Salbiyyah. Ini adalah mukjizat yang membuat sesuatu tidak berdaya seperti ketika Nabi Ibrahim AS. Dibakar oleh Raja Namrud, akan tetapi api tidak mampu membakarnya.

Keempat, Mukjizat Aqliyyah. Ini adalah mukjizat yang rasional atau masuk akal. Contoh satu-satunya adalah Al-Qur’an.

Setelah memahami kemukjizatan Al-Qur’an, Mukjizat dan Al-Qur’an, berikut adalah contoh-contoh mikjizat yang diberikan oleh Allah SWT. kepada Nabi dan Rasul-Nya :

Pertama, Nabi Nuh AS. Dalam kisah Nabi Nuh AS. Allah memerintahkannya untuk membuat sebuah perahu yang besar dan juga megah.

Hal ini dimaksudkan untuk menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. serta memberikan bagi orang-orang yang durhaka.

Tentunya, membuat sebuah perahu yang besar dalam waktu yang singkat adalah perbuatan luar biasa yang tidak dapat  dilakukan oleh sembarangan orang, apalagi hal tersebut dikerjakan di atas bukit. Ini merupakan salah satu mukjizat yang diberikan oleh Allah SWT.

Sebab setelah perahu Nabi Nuh AS. Selesai, muncullah air bah yang sangat dahsyat yang menenggelamkan negeri tersebut beserta segala yang ada di muka bumi kecuali Nabi Nuh AS. Dan para pengikutnya, beserta sepasang binatang dari berbagai jenisnya.

Baca juga  Trik Mengelola THR Bagi Pekerja Milenial

Hal ini telah Allah SWT. kisah kan dalam Al-Qur’an yang artinya :

وَاصْنَعِ الْفُلْكَ بِاَعْيُنِنَا وَوَحْيِنَا وَلَا تُخَاطِبْنِيْ فِى الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا ۚاِنَّهُمْ مُّغْرَقُوْنَ

“ Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan Aku tentang orang-orang yang zalim itu, sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan. “ ( Q.S. Hud : 37 ).

Kedua, Nabi Ibrahim AS. Selain memiliki kecerdasan yang luar biasa, Allah SWT. juga memberikan mukjizat kepada Nabi Ibrahim AS.

Yakni tidak mempan dibakar di dalam api. Hal ini melemahkan kekerasan dan kedzaliman serta kekafiran Raja Namrud yang begitu angkuh dan juga arogan.

Hal ini telah Allah SWT. kisah kan dalam Al-Qur’an yang artinya :

قُلْنَا يٰنَارُ كُوْنِيْ بَرْدًا وَّسَلٰمًا عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ ۙ

“ Kami berfirman : ‘Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatan bagi Ibrahim. “ (  Q.S. Al-Anbiya : 69 ).

Ketiga, Nabi Musa. Sejak kelahirannya, Nabi Musa. Telah mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

Namun setelah menjadi Nabi, Allah SWT. telah memberikan mukjizat untuk memperkuat posisi Nabi Musa. saat berdakwah menghadapi para ahli sihir di istana Raja Fir’aun.

Allah SWT. telah memberikan mukjizat kepada Nabi Musa  berupa tongkat yang dapat menjelma menjadi ular.

Baca juga  Waktu Dan Niat Puasa Dzulhijjah Tahun 2022

Dan ular Nabi Musa tersebut dapat memakan semua ular dari tukang sihir yang telah disiapkan oleh Raja Fir’aun.

Tongkat Nabi Musa ini juga dapat membelah laut menjadi jalan dan telah menyelamatkan Nabi Musa dan para pengikutnya dari kejaran Raja Fir’aun yang kejam.

Hal ini telah Allah SWT. kisah kan dalam Al-Qur’an yang artinya :

قَالَ أَلْقِهَا يَٰمُوسَىٰ , فَاَلْقٰىهَا فَاِذَا هِيَ حَيَّةٌ تَسْعٰى , قَالَ خُذْهَا وَلَا تَخَفْۗ سَنُعِيْدُهَا سِيْرَتَهَا الْاُوْلٰى

“Allah berfirman : ‘ Lemparkanlah ia, hai Musa ‘ Lalu dilemparkannyalah tongkat itu, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat. Allah berfirman : ‘ peganglah ia dan jangan takut, Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula. “ (Q.S. Toha : 19-21).

Keempat, Nabi Isa AS. Allah SWT. telah menurunkan mukjizat kepada Nabi Isa AS. dalam berbagai cara.

Hal tersebut dimaksudkan agar para kaumnya dapat berpikir dan mengikuti dakwah Nabi Isa AS. beberapa mukjizat Nabi Isa AS. di antaranya :

Satu, dapat membuat  burung dari tanah, lalu dihidupkan

Dua, dapat menghidupkan orang yang mati

Tiga, menyembuhkan penyakit kusta

Empat, menyembuhkan orang yang buta

Lima, mengetahui apa yang dimakan dan disimpan orang di rumah.

Kelima, Nabi Muhammad SAW. Selain Al-Qur’an, Allah SWT. telah memberikan mukjizat lain kepada Nabi Muhammad SAW. antara lain :

Satu, dari celah-celah jari tangan beliau memancurkan air yang dapat diminum sebagai  pelepas dahaga.

Kedua, melakukan perjalanan Isra’ dan Mi’raj dalam waktu satu malam.

Perjalanan seperti itu tidak mungkin dilakukan dalam keadaan biasa walaupun dengan menggunakan kendaraan atau pesawat yang super canggih.

Ketiga, dapat membelah bulan.

Alhamdulillah telah berakhirnya apa yang ingin saya bagikan kepada sobat-sobat muslim di seluruh dunia, semoga apa yang sudah saya bagikan dapat bermanfaat bagi diri saya sendiri dan sobat-sobat semua.

Dari banyak kata yang telah saya ketik dan dari banyak hal yang telah kita simak bersama-sama, semoga apa yang telah saya sampaikan kiranya menjadi bermanfaat bagi kita semua. Untuk penutup saya ucapkan terima kasih banyak.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Wahyu Aji Saputra