Mahasiswa Perlu Mengetahuinya! Etika Menghubungi Dosen Melalui Chat

Mahasiswa Perlu Mengetahuinya! Etika Menghubungi Dosen Melalui Chat

‘menuntun’ untuk melaksanakan berbagai kegiatan secara . Salah satu dampaknya dunia perkuliahan, mahasiswa akan lebih sering menghubungi melalui .

Namun, menghubungi dosen tentunya tidak boleh asal-asalan. Berikut ini adalah etika dalam menghubungi dosen melalui chat.

1. Waktu Mengirim Chat

Waktu mengirim chat atau pesan kepada dosen sebaiknya tidak dilakukan jam istirahat, apalagi malam-malam. Tips : Meskipun sebaiknya mengirim chat di jam kerja, tapi kamu bisa melihat-lihat jadwal mengajar dosen terlebih dahulu.

Baca juga  Tips Hemat Anak Kos di Tanggal Tua

Usahakan tidak mengirim chat saat dosen sedang mengajar karena pesan kamu mungkin tidak akan langsung dibaca. Kamu bisa melihat-lihat last seen-nya dan mengirim chat saat dosen ‘online’.

2. Penggunaan

Gunakan tata bahasa yang dan benar. Tidak baik jika tulisan yang kita buat merupakan singkatan, misalnya : y, sy, yg, . Tips : Jika ada

Baca juga  Pendampingan Penggunaan Media Komik untuk Pembelajaran Jarak Jauh melalui Kegiatan KKN Mahasiswa
kamu yang jago dalam bahasa (lisan/tulisan), kamu bisa meminta saran kepada temanmu apakah chat yang kamu buat sudah sopan atau belum.

3. Sistematika Isi Chat

Urutan dalam isi chat menjadi hal yang harus diperhatikan. Isi chat diawali dengan salam, misalnya assalamualaikum, selamat /siang/sore. Selanjutnya kenalkan kamu, dosen menemui banyak orang setiap harinya, mungkin beliau tidak akan langsung ingat siapa kamu.

Baca juga  5 Bisnis Yang Cuan Besar Saat Acara Wisuda

Misalnya, saya Andi, mahasiswa program studi Bahasa Indonesia . Setelah itu, mulai menulis maksud dan kamu mengirim chat, ditulis dengan jelas dan . Tidak lupa diakhiri dengan .


Nah, sekarang kamu sudah mengetahui etika dalam menghubugi dosen melalui chat. Jangan lupa diterapkan dan tetap dalam menjalani perkuliahan!

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Muhammad Dede Firman