Makna Yang Terkandung Dalam Lagu Kicir-Kicir

Makna Yang Terkandung Dalam Lagu Kicir-Kicir 1

Siapa yang tak kenal Lagu yang berasal dari Jakarta, lagu yang berjudul kicir-kicir yang merupakan lagu khas Betawi lagu daerah di Jakarta.

Lagu ini kerap dikumandangkan atau dinyanyikan pada saat ulang tahun hari jadi Kota Jakarta. Lagu kicir-kicir hal ini banyak yang tidak mengetahui makna yang tersirat dalam lirik lagu kicir-kicir ini.

Lagu ini merupakan lagu yang sudah cukup populer di Indonesia, dalam beberapa dekade, namun jika melihat dari lagunya lagu berjudul kicir-Kicir ini pada dasarnya merepresentasikan keadaan, dimana sedang mengalami rasa gembira dan penuh semangat.

Makna Yang Terkandung Dalam Lagu Kicir-Kicir 3

Berikut beberapa makna yang tersirat dalam lagu Kicir-Kicir beserta lirik lagunya.

Lirik Lagu Kicir-Kicir

Syair pertama… “Kicir kicir ini lagunya”…mengandung arti bahwa judul lagu yang sedang dinyanyikan..

Syair kedua…”Lagu lama ya tuan dari Jakarta” mengandung makna jika lagu yang memang dibuat lama dan berasal dari Betawi atau Jakarta.

Syair ketiga..”Saya menyanyi ya tuan memang sengaja”.. mengandung makna jika lagu ini sifatnya menang disengaja untuk tujuan tertentu.

Lagu berikutnya berisi syair…”Untuk menghibur menghibur hati nan duka”… Syair ini mengandung makna jika kita harus menghibur diri sendiri dan orang lain dengan penuh suka cita dan penuh riang gembira.

Syair berikutnya

Burung dara burung merpati, ……mengandung makna tentang sosok yang yang bisa terbang tinggi menggapai impian.

Terbang cepat ya tuan tiada tara,……mereka dengan penuh semangat meraih keinginan mereka tanpa pernah lelah.

Bilalah kita ya tuan suka menyanyi,… mengandung makna agar kita suka bernyanyi menghibur diri sendiri

..badanlah sehat ya tuan hati gembira,….. mengandung makna jika badan kita sehat makan hati kita juga merasakan kegembiraan.

Buah mangga enak rasanya,…..Si manalagi ya tuan paling ternama,….. menginspirasi sesuatu yang membuat orang menjadi tertarik dengan kita, seperti halnya buah mangga manalagi yang rasanya manis siapa tak mau memakannya.

Siapa saya ya tuan rajin bekerja,…..pasti menjadi menjadi warga berguna.. mengandung makna jika siapa yang rajin bekerja pasti akan menjadi orang yang berguna. Maka bekerja lah yang rajin dengan penuh kegembiraan dan juga suka cita, agar kamu bisa menjadi orang berguna.

Makna yang tersirat dalam syair terakhir tersebut mengandung makna jika lagu ini memang disengaja dinyanyikan agar kita bisa menghapus kesedihan dan luka pada, dengan kita memyanyi penuh semangat, dan juga sambil bergoyang ataupun menari, membuat badan kita menjadi sehat.

Lagu ini juga memberikan motivasi kepada kita agar dengan badan sehat, hati pun pikiran juga sehat. Dengan penuh rasa gembira kita dituntut agar rajin bekerja agar menjadi orang yang berguna bagi masyarakat.

Lagu ini sudah cukup populer sebagai lagu daerah Jakarta, yang liriknya identik dengan sebuah pantun. Lagu yang kerap dinyanyikan pada waktu hari jadi Kota Jakarta, ini menginspirasi masyarakat agar lebih giat dan dengan penuh semangat diimbangi dengan sehat rohani dan jasmani akan secara bersama -sama membuat kita termotivasi untuk lebih rajin, untuk mencapai hasil yang maksimal dan memiliki nilai positif di masyarakat.

Lagu ini sama sekali tak menunjukkan sikap sedih, namun lebih menunjukkan respon positif agar lebih semangat lagi menjalani kehidupan.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Muhammad Zaenal