Malu Berjerawat? Jangan Malu Dong, Berikut Gejala Dan Cara mengatasinya

Malu Berjerawat? Jangan Malu Dong, Berikut Gejala Dan Cara mengatasinya 1

Mungkin untuk sebagian orang, berjerawat adalah hal yang sangat mengganggu, bahkan menurunkan rasa percaya diri terutama bagi wanita. “Siapa sih yang mau berjerawat?”, “Aku gak jorok kok”, “blablabla”. Begitulah kata-kata yang keluar dari mulut orang yang berjerawat.Tapi yaa mau gimana lagi, semua itu lumrah terjadi. Ni ya aku kasih penjelasan (maaf bukan pakar, hehe).

Jerawat itu, gangguan pada kulit yang berhubungan dengan produksi minyak (sebum) berlebih atau bahasa sederhananya, karena wajah kita menghasilkan minyak berlebih, hingga dapat menyumbat pori-pori dan membentuk benjolan (kadang berisi nanah) di kulit kita, jadi deh jerawat. Tapi ya teman, jerawat itu gak di wajah aja kok bahkan dia bisa timbul di punggung, leher, kuping, haelah ribet dah ni dasar jerawat.

Ok, kembali ke topik..

Adapun gejala-gejala dari jerawat yaitu :

1. Benjolan berwarna kemerahan atau kuning (karena mengandung nanah)

2. Benjolan kecil yang muncul di atas kulit

3. Rasa kulit terbakar karena peradangan

4. Timbul rasa gatal di benjolan

Dan maaf kalau gak nyebutin satu-satu karena, tipe jerawat ini pun beraneka ragam teman. Ada yang jerawat tumbuh karena makanan, polusi, suka-suka megang wajah gak cuci tangan, waduhh ini ni yang buat jerawat pun semakin merajalela ditambah lagi kalau stress, udahlah ntah kapan sembuhnya.

Tapi ya teman, justru sebagian orang mensyukurinya kenapa begitu? Kalau menurut research aku ya dengan begitu, mereka jadi tau lelaki mana yang hanya mencintai secara fisik, bukan hati ‘eakk’ dan sebagian orang berjerawat ini, cenderung bergaya sederhana bisa dibilang apa adanya. Bahkan mereka pede gitu, aku suka orang-orang begini mensyukuri apa yang sudah diberikan tuhan kepadanya.

Dan untuk sebagian orang yang berjerawat ini, ada yang mereka ngerasa gak pede, malu tampil didepan umum, ngerasa paling jelek diantara manusia lainnya kalau bahasa anak zaman sekarang ‘insecure’. Padahal tidak sedikit dari mereka yang bertalenta, karena setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan, tinggal gimana kita menyikapinya atau pandai-pandai kita menutupi kekurangan tersebut. ‘ashiaap’

Aku tau, gak mudah memang tapi kalau kita bisa mensyukuri hal terkecil sekalipun, insya allah kita bisa menerima apapun yang terjadi pada diri kita. Karena yaa aku merasakan apa yang kalian rasakan (buat orang-orang yang berjerawat). Udah pake ini itu segala macam yang berbau herbal dan kimia, sabun cuci muka, bedak, cream dari merek bagus sampe menengah, segala tetek bengeknya udah dicoba tapi, takdir berkata lain. Pada akhirnya makin parah, haha..

Relax teman, mensyukuri adalah cara terbaik untuk kita para pejuang jerawat, cayoo..

Yang terpenting bagi kita jaga pola makan, karena kata Ustad sekaligus Dr. Zaidul Akbar, “Jerawat itu bisa disembuhkan dengan cara perbaiki pola makannya, gimana mau sembuh kalau masih banyak sampah didalam ususmu. Inti dari semua penyakit itu dari usus kalau ususmu bersih, makan teratur, yang dimakan pun makanan-makanan sehat, buah-buahan, dibantu dengan olahraga dan ikhtiar (yakin) pasti sembuh, insya allah bakal sembuh walaupun itu jerawat menahun”.

Begitulah yang aku simpulkan dari kata-kata beliau. Karena, banyak video beliau yang membahas tentang jerawat.

Memang bener ya teman, yang paling utama itu makanan taulah makanan sekarang itu berbasis micin, junk food apalagi kayak hamburger, pizza, mie instan seleraku, wihh apa gak enak kali tuh. Udahlah ntar selera pulak gak sembuh-sembuh deh jadinya si jerawat.

Intinya jangan pernah malu, tingkatkan kepercayaan dirimu dengan kelebihanmu.  Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain karena, gak ada manusia yang benar-benar sempurna. Semua itu kembali pada diri kita sendiri, ayo dong semangat!

Ok teman, ini opiniku soal jerawat semoga ada hal baik yang bisa diambil dan buang buruknya karena dapat mengganggu kehidupan termasuk jerawat, haha…

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Sherina Aldaina