9 Manfaat Daun Afrika yang Harus Kamu Tahu

daun afrika

Anda mungkin pernah mendengar atau menemukan daun Afrika! Bisa jadi Anda telah menggunakannya pada suatu saat dalam hidup Anda baik untuk menyiapkan sup, hidangan, atau untuk tujuan pengobatan. Tetapi jika saya bertanya, apakah Anda tahu alasan mengapa menambahkan daun afrika (Vernonia amygdalina) ke dalam makanan Anda sangat penting? 

Namun, Anda akan tertarik untuk mengetahui bahwa tanaman ini adalah tanaman pemenang karena diisi dengan banyak nutrisi, senyawa dan vitamin yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Beberapa penelitian dan penelitian telah dilakukan di masa lalu dan masih sedang dilakukan untuk mengungkap potensi tanaman ini dan sejauh ini sangat baik!

Daun Afrika secara botani dikenal sebagai Vernonia amygdalina, milik keluarga Asteraceae. Ini adalah semak kecil yang tumbuh di Afrika tropis dan umumnya dikenal sebagai daun afrika karena rasanya pahit. Itu dapat dimakan dan digunakan dalam menyiapkan sup dan makanan lezat lainnya ketika dicuci dengan benar, dengan air pahit diekstraksi dan dibuang. Kepahitannya adalah sebagai akibat dari faktor-faktor anti-gizi seperti glikosida, saponin, alkaloid dan tanin. Berikut adalah manfaat daun Afrika

Sebagai Pengontrol Penyakit Diabetes

Vernonia amygdalina mengandung senyawa aktif biologis yang dikenal sebagai kumarin, flavonoid, antrakuinon, asam fenolik, saponin, seskuiterpen, santon, terpena, steroid, lignan dan edotida. Keberadaan senyawa ini dalam daun afrika membuatnya layak untuk digunakan untuk mengendalikan dan mengobati diabetes.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Ekstrak daun sambiloto (V. amygdalina) ketika diminum, dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena regulasi kemokin dan sitokin (Muanya 2013).

Pengobatan Gangguan Gastrointestinal

Daun afrika (Vernonia amygdalina) mengandung senyawa yang aktif secara biologis, karenanya ekstraknya dapat digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan seperti disentri dan kolera.

Pengobatan Demam

Kehadiran senyawa aktif dalam daun pahit (Vernonia amygdalina) seperti xanthone, edotida, antrakuinon dan asam fenolik dll membuatnya efektif untuk mengobati pasien yang menderita demam dan pilek.

Anti-karsinogenik

Daun Afrika mengandung sifat penghambatan pertumbuhan sel kanker, karenanya ekstrak air dapat digunakan untuk mengatasi sel kanker. Ekstrak daun afrika (V. amygdalina) dapat menyebabkan sel kanker menjadi sangat sensitif terhadap kemoterapi, sehingga membantu dalam menghambat pertumbuhan sel kanker. Banyak peneliti mengungkapkan bahwa ada beberapa korelasi positif antara risiko kanker payudara dan kadar estrogen dalam darah, yang membuatnya efektif untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.

Juga Gresham et. Al. (2008), setuju bahwa karena tanaman ini mengandung senyawa aktif yang menghambat aktivitas aromatase, maka sangat efektif untuk mengobati kanker payudara.

Kliring Tenggorokan

Ekstrak daun afrika saat diminum dapat bertindak sebagai ekspektoran untuk membersihkan tenggorokan serta mengeluarkan dekongesting dari batuk dan radang selaput lendir hidung. Cukup kunyah daun afrika sebelum tidur di malam hari dan hal pertama di pagi hari untuk meredakan batuk dan catarrh.

Meningkatkan Kesuburan

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa minum ekstrak air daun afrika membantu mendorong kesuburan pada wanita sub-subur atau mandul. Daunnya mengandung karoten, yang membantu menyeimbangkan sintesis hormon seks wanita sehingga membantu wanita untuk tetap sehat dan kuat.

Pengobatan Mual

Para peneliti mengungkapkan bahwa ekstrak air daun afrika dapat digunakan untuk mengobati pasien yang mual dan juga mereka yang menderita kehilangan nafsu makan.

Pengobatan Arthritis

Studi oleh Okoli et al. pada tahun 2007, terungkap bahwa ekstrak daun afrika memiliki efek menenangkan pada saraf sehingga dapat digunakan untuk menghilangkan nyeri sendi yang berhubungan dengan rematik dan radang sendi. Ini juga dapat digunakan untuk memperkuat otot dan mempertahankan tulang yang sehat dan kuat.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Isti Wulandary