Maradona : Semalam Bersama “Narcos” Pablo Escobar


Maradona : Semalam Bersama "Narcos" Pablo Escobar 1

Rabu, 25 November 2020, jagat dunia sepakbola dihebohkan dengan meninggalnya salah satu legenda hidup timnas Argentina, Barcelona dan Napoli, yaitu Diego Maradona. Ia meninggal di rumahnya akibat henti jantung. Kematian Maradona sontak mengejutkan banyak pihak. Seperti yang diketahui, sebelumnya Maradona baru saja selesai menjalani operasi otak, karena ada gumpalan darah di dalam otaknya.

Dunia berduka, dunia kehilangan salah satu legenda sepakbola yang terkenal dengan gol “Tangan Tuhan” yang kontroversial pada pertandingan melawan Inggris. Banyak media-media televisi yang menayangkan berbagai footage penampilan Maradona saat ia masih aktif bermain sepakbola. Semata-mata hanya untuk mengenang Maradona.

Namun, di balik kematian Maradona yang mengejutkan, tersimpan cerita¬† tahu, yaitu pertemuan Maradona dengan bandar narkoba kelas kakap, Pablo Escobar. Escobar sangat menyukai sepakbola. Sebelum ia dipenjara, ia seringkali mengadakan pertandingan eksibisi di peternakan pribadinya. Saat ia dipenjara, kegiatan itu berlanjut di “La Catedral”, tempat ia dipenjara. Tempat yang bisa dibilang bukan menyerupai penjara, istana lebih tepatnya.

Maradona : Semalam Bersama "Narcos" Pablo Escobar 3
Pablo Escobar

Saat itu, tahun 1991. Escobar yang sangat menyukai sepakbola, mengundang Maradona untuk bermain sepakbola di La Catedral, setelah sebelumnya timnas Kolombia bermain. Namun, Escobar ingin lebih dari itu. Escobar menawarkan sejumlah uang untuk Maradona. Maradona pun tak bisa menolak, dan akhirnya menerima tawaran tersebut.

Sebelumnya, Maradona tidak mengetahui siapa itu Pablo Escobar. Mungkin pikirnya, Escobar hanyalah orang kaya yang menggemari sepakbola, yang punya banyak uang untuk mengundangnya hanya untuk bermain sepakbola. Maradona tidak mengetahui, yang mengundangnya untuk bermain sepakbola adalah seseorang “legenda” dalam dunia hitam bisnis narkoba.

Seperti kegiatan sebelumnya, Escobar tidak hanya menyelenggarakan pertandingan sepakbola. Selalu ada pesta di akhir pertandingan sepakbola. Saat itu, banyak sekali gadis-gadis cantik yang baru pertama kali dilihat Maradona. Ia terkejut, mengapa banyak sekali gadis-gadis cantik di penjara. Pesta pun berlangsung semalaman.

Esok harinya, ia dibayar dan Escobar pun mengucapkan selamat tinggal. Segera ia mengetahui identitas Pablo Escobar, orang yang mengundangnya ke “La Catedral”. Mungkin, ini jadi pengalaman yang tak terlupakan bagi Maradona. Pablo Escobar, si gembong narkoba kelas kakap yang memiliki kekayaan sebanyak Rp950Triliun dan memasok 80% kokain ke Amerika Serikat.

Selamat Jalan Legenda, hadirmu dan kenangmu akan selalu diingat oleh para pecinta sepakbola di seluruh dunia.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Muhammad Zaki

   

Penulis amatir.

Berusaha untuk tidak jadi bokap-bokap biasa.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap