Mari Patah Hati Bersama

Mari Patah Hati Bersama

Hai semua orang yang sedang . Entah itu yang sudah beranjak membaik, atau pun yang masih sedang -sedihnya. Mari kita bergandeng tangan, melawan semua kesenduan dan perih yang menyiksa ini bersama. Mari kita nikmati semua cercaan orang tak berotak itu. Kita butuh untuk bersama.

Aku tahu, kamu saat ini sedang memikirkan dirimu sendiri. Kamu sedang merasa bersalah, terus menyalahkan dirimu sendiri. Kamu tak bisa lepas dari stigma bahwa, kamulah yang salah, tak seharusnya kau mengakhiri dia, dan lain-lain. Tak masalah, wajar, kok, kamu merasa seperti itu.

Aku juga yakin ada diantara kita yang sudah hampir sembuh, namun kembali terluka dan sakit. Seakan memang luka itu tidak pernah sembuh. Kamu kembali merasa kalah, padahal kamu sudah nyaman , tanpa perhatian dari siapapun. Kamu kembali merasakan masa-masa sulit itu lagi. Tapi, tenang saja. Kali ini kamu sudah siap, kok.

Baca juga  Kunang - kunang untuk Ray

Mari Patah Hati Bersama

Diantara kita juga pasti ada yang berusaha untuk terlihat bahagia. Tawamu menjadi lebih keras dari biasanya, padahal candaan temanmu tak selucu itu. Hanya agar kamu terlihat tidak mempunya masalah. Aku juga tahu, kamu pasti sedang berusaha bercerita pada kucingmu yang tiap pagi selalu bersandar pada tubuhmu untuk membangunkanmu. Tak masalah, kita hadapi saja bersama.

Tenang saja, apapun yang kita rasakan selama ini wajar. Terkadang kita memang butuh disakiti, meski sekedar untuk membuka pikiran kita lebih lebar. Kita harus menerima bahwa dia bukanlah orang yang baik untuk kita. Kita juga harus menerima kenyataan bahwa kita bersamanya memang sudah harus diakhiri karena jika dilanjutkan hanya akan menimbulkan sakit yang lebih buruk.

Baca juga  Sebuah Suatu Hari Nanti

Kita butuh bergandeng tangan, bersama menikmati ini. Kita boleh , tapi kita tetap tidak boleh merasa . Kita tetap harus bersama, meski tak benar-benar bersama secara langsung.

Aku tahu kita sedang , dan sakit. Aku tahu kita butuh orang yang berada di samping kita untuk selalu menenangkan dan pengertian, memberikan perhatian yang tulus. Tapi tak serta merta kita boleh mencair pelampiasan atas yang sudah gagal kita pertahankan.

Baca juga  Menari Bersama Luka

Mari Patah Hati Bersama

Menangislah, bahkan hingga suaramu habis. Keluarkanlah semua emosimu. Hingga nanti kamu lelah, cobalah bangkit dan bangun. Jangan biarkan dirimu terus dalam kesedihan. Bangkit, pandangi dirimu di riak air. Pandangi dirimu yang luar biasa, katakan dalam hatimu: “Aku luar biasa, ya.”

Biarkanlah dirimu tetap sendiri. Mantanmu akan panas ketika melihatmu bisa bahagia tanpanya, itu berdampak lebih buruk ketimbang kau memamerkan pacar baru.

Mari kita bersama, jatuh bersama, lalu bangkit bersama.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Lief

   

Sukses hanyalah tentang seberapa beruntung kita. Tuhanlah yang menentukan keberuntungan itu, kita hanya bisa berdoa dan berusaha.