Masyarakat Keluhkan Banyak Beredar Oli Palsu


Masyarakat Keluhkan Banyak Beredar Oli Palsu

BOGOR – Saat ini terdapat cukup banyak beredar isu tentang oli palsu di beberapa bengkel sepeda motor.

Hal ini tentu membuat pengendara motor bingung membedakan oli asli dengan oli palsu.

Masyarakat berpendapat bahwa yang menyebabkan maraknya oli palsu di beberapa bengkel karena harganya terlihat sangat murah.

Bahkan sekarang, pemilik kendaraan datang ke bengkel menanyakan terlebih dahulu apakah oli tersebut asli atau palsu.

Beredarnya oli palsu membuat pemilik kendaraan bermotor harus terus waspada.

Khususnya bagi pengendara motor yang tidak pernah mengecek kemasan oli dan hanya mempercayakan kepada pihak bengkel.

Kebanyakan dari mereka memilih menunggu sambil melihat mekanik sedang melakukan penggantian oli.

Jadi,  pemilik kendaraan harus jeli saat memilih oli yang hendak digunakan untuk motor kesayangan.

“Cara membedakan oli tersebut asli atau palsu di lihat dari label di kemasan oli, kemasan botol oli palsu terlihat kusam dan jelek,tutup botol oli asli tersegel dan ada nomor identifikasi sama dengan di bodi botol, oli palsu berwarna keruh dan berbau aneh,” ujar Jack umur 33 tahun seorang montir dibengkel Jack Motor daerah Parung, Bogor .

Oli kendaraan yang  palsu yang beredar di masyarakat, secara kasat mata nyaris tidak ada perbedaan.

Baik dari kerapian kemasan, merek, segel penutup, hingga minyak pelumas. Padahal jika terus digunakan konsumen, akan memperpendek umur mesin kendaraan.

“Oli palsu itu sangat merugikan karena dapat merusak komponen mesin seperti piston, ring piston, blok seher dan lain – lain,” ujar Naufal falah umur 20 tahun seorang mahasiswa unpam yang menjadi korban oli palsu.  

Jadi dapat disimpulkan bahwa oli palsu sangat mempengaruhi komponen komponen mesin.

Dalam jangka panjang, oli palsu akan membuat kerusakan mesin yang cukup parah, dikarenakan kandungan yang ada tak sesuai dengan kebutuhan mesin.

Dampaknya akan menimbulkan gesekan yang terjadi pada komponen yang ada di dalam mesin kendaraan.