Mau Resign? Pertimbangkan ini!


Mau Resign? Pertimbangkan ini! 1

Pekerjaan seperti jodoh, kalau tidak cocok tidak bisa dipaksakan. Jika merasa sudah tidak nyaman lagi dengan pekerjaanmu, tidak salah jika kamu mempertimbangkan untuk resign. Namun perlu diingat, setelah resign belum tentu kamu langsung mendapatkan pekerjaan yang diimpikan. Nah berikut hal yang  harus dipertimbangkan sebelum memutuskan resign:

1. Kehilangan pemasukan

Selama kamu bekerja, keuangan menjadi hal yang pasti karena setiap tanggal gajian kamu akan terima dari perusahaan. Setelah resign, tentu hal ini tidak akan ada lagi. Ini harus kamu antisipasi jika tidak ingin keuanganmu terpuruk, misal dengan menyiapkan tabungan atau membuka usaha sendiri.

2. Berapa lama kamu dapat bertahan hidup dengan tabungan

Bisa jadi sebelum resign kamu sudah menyiapkan tabungan untuk biaya hidup. Namun kamu harus ingat! Biaya hidup dari waktu ke waktu terus meningkat. Ditambah banyak biaya tak terduga yang mungkin saja harus kamu keluarkan.

3. Minder

Kenapa minder? Yup! Jika selama bekerja uang bukan menjadi masalah buatmu, berbeda halnya jika kamu tidak lagi bekerja. Dengan tidak adanya pemasukan kamu tentu harus memangkas banyak pengeluaran. Hal ini tentu dapat membuat kamu minder jika berkumpul dengan teman-temanmu. Terlebih jika sebelumnya kamu termasuk orang yang suka bergaul dan suka nongkrong sambil jajan atau belanja.

4. Merasa jauh dari komunitas

Selama bekerja kamu mempunyai tim dan teman kerja yang akan saling men-support dan memperhatikan. Setelah resign, bisa jadi kamu akan kehilangan mereka, terutama di saat jam kerja karena mereka harus fokus dengan pekerjaannya, sedangkan kamu yang mempunyai free time lebih banyak akan merasa kesepian.

5. Power syndrom

Power syndrome merupakan tanda kurang mampunya seseorang menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Bagi kamu yang menduduki level managerial atau leader yang selama bekerja memimpin tim, sangat rentan mengalamai power syndrom. Seorang yang  mengalami power syndrom akan merasa gagal, tidak berharga, dan merasa menjadi beban bagi orang lain.

6. Jenuh

Bagi kamu yang memutuskan untuk resign, segeralah buat plan aktifitas apa yang akan kamu lakukan! Sebagai orang yang biasa beraktifitas selama jam kerja, kemudian masuk dalam kondisi tidak mempunyai kegiatan yang harus dilakukan akan mudah menjadi jenuh. Belajar aneka ketrampilan dan menambah pengetahuan merupakan cara yang efektif untuk menghindari kejenuhan saat mengalami transisi dari seorang karyawan menjadi orang rumahan.

7. Kehilangan fasilitas kesehatan dari perusahaan

Jika selama bekerja kamu mendapatkan fasilitas kesehatan dari perusahaan, maka setelah resign kamu tidak akan mendapatkannya lagi. Otomatis, beban hidupmu akan bertambah karena selain harus memenuhi kebutuhan utama kamu juga harus memikirkan bagaimana jika kamu tiba-tiba sakit dan sudah tidak mempunyai fasilitas kesehatan lagi.

Ok dear! Hal di atas sangat mungkin kamu alami ketka sudah tidak lagi bergabung dengan sebuah perusahaan. Pertimbangkan dan buat plan sebelum kamu benar-benar mengambil keputusan untuk resign!


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Isnaini

   

Mantan bankir, ibu rumah tangga yang mempunyai hobi menulis dan merajut. Menulis merupakan cara untuk menambah teman, ilmu dan wawasan.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap