Memahami Gender Non Binary

Memahami Gender Non Binary

Beberapa saat yang lalu muncul di fyp TikTok saya sebuah video wawancara mengenai dua orang “pria’ yang mengaku bahwa mereka adalah non binary atau non biner. Jujurly, bagi saya itu adalah  bukan isue yang baru , saya sudah pernah melihat dan membaca tentang hal ini dari media. Tetapi saya agak kaget juga ternyata orang indonesia terutama anak mudanya kini sudah mulai berani terbuka mengakui hal itu. that means good move.

Awal mendengar istilah non binary ini saya akui memang membingungkan , karena selama ini saya hanya mengenal dua jenis kelamin yaitu pria dan wanita dan transgender. 

Pria dilahirkan dengan alat kelamin berupa penis dan testis , sedangkan seorang perempuan dilahirkan dengan , payudara , vagina dan rahim. Lalu non biner ?

Definisi non binary

Pada umunya kita mengidentifikasi gender seseorang itu dari jenis kelamin atau anatomi biologisnya yang tumbuh sejak lahir. akan tetapi ternyata ada sekelompok orang yang merasa tidak cocok dengan kategori pria dan wanita seperti itu. Bagi mereka istilah gender tidak merujuk secara spesifik  kepada pria atau wanita.

Simplenya Non binary ini adalah mereka yang menganggap bahwa indentitas gender bergantung pada bagaimana persepsi internal mereka mengenai dirinya. Tidak berdasarkan kondisi biologis bawaan lahir. Mereka punya persepsi bahwa mereka bukan pria ataupun wanita atau di luar gender itu.

Dengan kata lain mereka tidak mengakui jenis kelamin secara spesifik terlepas dari apapun penampilan fisiknya. Kamu mungkin pernah melihat seorang model pria berjenggot dengat tampang ” LAKKIK !” tetapi menggunakan make up dan memakai rok .

Dan Fyi, Ilmu psikologi telah mengakui bahwa gender bukan semata-mata laki-laki dan perempuan (gender biner), tetapi berwujud dalam suatu spektrum dengan susunan yang bervariasi.

Bagi masyarakat awam mungkin agak membingungkan , karena sudah terbiasa dengan konsep gender secara tradisional. 

Walaupun gender non-biner  merasa identitas gendernya tidak sesuai dengan anatomi seksualnya, bukan berarti orang dengan gender non-biner adalah transgender. Karena transgender mengidentifikasi dirinya sebagai perempuan atau laki-laki, tetapi non-biner tidak terbatas pada kedua gender tersebut.

Oleh karena itu, alih-alih dipanggil dengan kata “she/her” atau “he/him”, orang dengan gender non-biner lebih nyaman dipanggil dengan “they/them”. Mereka lebih nyaman dipanggil namanya sendiri dibanding dengan sebutan mas atau mbak.

Apakah non biner mengacu pada orientasi seksual ?

Kamu harus tahu bahwa , identitas gender dan orientasi seksual adalah dua hal yang berbeda, artinya seseorang yang mengidentifikasi dirinya sebagai non biner, tidak ada hubungannya dengan jenis kelamin apa ketertarikan seksual mereka.

Non biner tidak bisa disamakan dengan orang yang memiliki ketertarikan seksual seperti transgender dan lainnya.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

ivan