Menanggapi Kasus Anak 10 Tahun Mengikuti Challenge TikTok Berujung Meninggal Dunia, Orang Tua Gugat Platform Tiktok

Menanggapi Kasus Anak 10 Tahun Mengikuti Challenge TikTok Berujung Meninggal Dunia, Orang Tua Gugat Platform Tiktok

Perkembangan teknologi yang semakin pesat sangat berpengaruh pada aktivitas media, terutama .

Kini pengguna sudah semakin luas mulai dari kalangan sampai dikalangan .

Terlebih di era , menjadi media yang paling banyak diminati oleh masyarakat.

Selain untuk alat berkomunikasi  Perkembangan juga membantu masyarakat untuk menggali informasi dan juga memudahkan masyarakat untuk menyebarluaskan konten konten mereka.

memilki berbagai jenis platfrom yang memiliki ciri khas masing – masing, salah satunya adalah .

adalah hiburan yang digunakan untuk membuat dan menyebarkan video pendek.

Untuk saat ini keviralan dari media ini sudah tidak diragukan lagi. Hampir semua kalangan mengakses media tersebut.

Dalam media ini identik trend dan yang ramai dilakukan oleh penggunanya.

Seperti halnya Nylah Anderson, seorang berusia 10 tahun yang meninggal dunia akibat mengikuti trend yaitu Blackout .

Baca juga  Yuk Membersamai Anak Di Masa Emasnya

Blackout adalah sebuah trend dimana dalam trend tersebut menantang pengguna untuk mencekik diri mereka sendiri hingga mereka pingsan dan sadar kembali di depan camera.

Nylah ditemukan tidak sadarkan diri dikamar tidurnya di Philadelphia setelah mengikuti trend Blackout .

Menurut pengakuan ibunnya Tawainna Anderson, anaknya meninggal setelah lima hari mendapat perawatan intensif di rumah sakit tepatnya pada tanggal 7 Desember 2021 akibat mengikuti trend Blackout .

Atas meninggalnya sang putri  Tawainna Anderson menggugat karena menanggap bahwa ada kesalahan dari pihak dimana Tawainna Anderson merasa adanya desain visual yang kurang sempurna, sehingga sekecil Nylah bisa mengetahui bahkan mengikuti trend tersebut.

Dilansir dalam NBC News pada 17 Mei 2022, Tawainna menggugat dengan alasan hasil algortima TikToklah yang membuat  Blackout yang sedang viral bisa masuk ke FYP putrinya sehingga putrinya bisa mengikuti trend tersebut. 

Baca juga  La Tahzan, Buat Kamu Yang Sedang Bersedih, Insecure, Dan Minder

Dalam gugatannya Tawainna juga mengatakan bahwa Algoritma yang menentukan Blackout dirancang dengan baik dan menarik oleh pihak sehingga bisa menarik perhatian seusia Nylah.

Tawainna juga menyebutkan bahwa trend tersebut dulu sudah memakan korban hingga 4 orang.

Dalam konferensi pers yang dilakukan Tawainna, ia mengatakan tujuan dari gugatan tersebut adalah untuk meminta tanggung jawab dari pihak dan meminta untuk menghapus trend yang berbahaya tersebut agar tidak ada korban selanjutnya.

Dilansir oleh IFL Science TikTok belum sepenuhnya menanggapi kasus tersebut, namun pada pernyataan sebelumnya pihak TikTok mengatakan bahwa trend tersebut sudah ada sejak lama sebelum di TikTok dan TikTok tidak pernah menjadikan tersebut menjadi trend TikTok.

TikTok juga menambahkan bahwa mereka akan menghapus trend Blackout dari platfrom mereka.

memiliki karakteristik sebagai partisipasi dimana mendorong kontribusi dan umpan balik sehingga para pengguna tertarik untuk mengikutinya.

Baca juga  Kondisi Kesehatan Mental yang Bahagia, Bisakah Diciptakan?

Sama seperti kasus diatas korban tertarik mengikuti trend tersebut. memilki kebijakan pengguna dimana terikat batasan umur.

Namun kini dibawah umur juga merupakakan pengguna aktif . oleh sebab itu peran pengawasan sangat penting untuk yang menggunakan .

Kasus diatas membawa keprihatinan bagi para yang memiliki aktif di . Maka dari itu para diharapkan dapat melakukan pengawasan terhadap penggunaan pada .

Pengawasan tersebut dapat dilakukan dengan cara memposisikan sebagai pengawas dengan menerapkan beberapa aturan bagi anak, berteman dengan media sosial dan juga memberikan literasi terhadap anak tentang tata cara penggunaan media sosial.

Hal tersebut diharapkan dapat menjadi perubahan yang baik bagi penggunaan media sosial kedepannya.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Lailatul Silviyah