Menangis Ketika Senang Dan Tertawa Ketika Susah

Menangis Ketika Senang Dan Tertawa Ketika Susah 1

Halo…. para pembaca artikel Digstraksi yang ter hormat, izin kan saya membuat opini dalam tulisan di artikel platform yang menampung sebuah ide, ataupun sebuah tulisan, baik itu berisi kaidah ilmiahwi ataupun hanya sebatas pemikiran yg revolusioner dan ide gabut yang di dapat ketika meminum kopi… okee langsung aja, kenapa harus materi Menangis Ketika Sedih dan Tertawa Ketika Susah? “harusnya kan tertawa di saat senang dan menangis ketika susah…”

oke gini ya kawan-kawan, ketika sedang susah atau bersedih, entah karena terbentur masalah hidup atau pun lagi kena sial, kebanyakan orang kan cenderung jadi murung, lesu, serasa gak ada tujuan hidup, dan juga pasrah, lalu menghujat “Ahh setan gara gara dia gue jadi begini” setan pun yang lagi asik-asik nya ngopi di neraka jadi keselek karena di hujat manusia.. padahal belom tentu, nantinya nasib sial yang lagi menimpa orang tersebut akan selama nya begitu, bisa aja nanti di balik itu ada hal yang menjadi cerah, begitupun sebaliknya, ketika lagi senang kita cenderung lupa akan suasana sekitar, dan pada akhirnya, datanglah nasib sial..

lalu, bagaimana tentang Menangis Ketika Senang? sebenarnya, ketika manusia sedang senang, mereka akan lupa tentang suasana lain yang mereka tidak rasakan.. kayak misal, ada hal yang lebih penting di balik kesenangan, ntah itu tentag hari esok atau juga tentang hari-hari berikutnya, dan selalu saja mereka beropini “udah nikmatin aja dulu hari ini, besok ya besok” ya sebagai manusia kan juga harus sedikit refreshing, tetapi juga harus di iringi juga pemikiran tentang hari esok, dapatkah selalu bersenang-senang atau kah menjadi suatu keadaan yang berbalik, selayaknya roda hidup.

Kesimpulan

Permasalahan tentang Senang dan Susah memang harus di tanggapi dengan bijak dan cantik, kita pun sebagai mahluk yang berpikiran logis dan dapat memperkirakan prediksi yang masing-masing kita bisa nilai dan tentukan, apakah itu efektif atau kah membawa dampak yang buruk… karena tiap sebuah kesimpulan yang kita ambil, akan berpengaruh buat keputusan yang akan datang, layaknya dunia pararel.. 

“Begitu ya maksud dari obrolan tentang materi ini…” Iya betul, makanya ketika kita sedang susah, mending merenung sebentar lalu setelahnya kita tertawa, jangan terlalu di pikirkan, bisa aja kesialan yang datang hanya sebentar, lalu esok hari nya akan datang nasib baik, karena Tuhan ingin melihat, apakah mahluk ciptaan nya yang sempurna dapat melalui badai yang menerpa nya dengan indah atau masih terpuruk dalam sedih nya… dan itu baik menurut penelitian di jurnal-jurnal yang berisi penelitian ilmiah…. Bahwasannya kita harus tetap berpikir positif, bukan tes posiitifnya PCR yaa 😀 tapi, sebagai manusia yang berakal dan punya sifat kebijakan, patut lah tertawa ketika sedih, untuk menetralisir hal negatif, karena berhubungan degan imunitas tubuh maupun psikis.. ada baiknya, kita harus berpikiran positif dan tetap tersenyum biarpun itu sulit, dan untuk mengawali artikel pertama tentang Slice of Life ini,

semoga bermanfaat untuk sebuah teguran life, dan selalu tanamkan “Gue harus tetap semangat dan tertawa seperti sedia kala, dan tetap berjuang, Ganbatte!!” sekian dan terima kasih untuk para viewers yang membaca artikel ini… jika ada salah penulisan atau pun salah persepsi, harap di maklumkan, karena penulis hanya ingin membagi pendapat di platform ini…

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Gorengan Fresh