Menantikan Pembuktian Selanjutnya dari Cavani


Menantikan Pembuktian Selanjutnya dari Cavani 1

Edinson Cavani muncul sebagai pembeda pada beberapa pertandingan yang dilakoni oleh Manchester United di Premier League. Cavani didatangkan dari PSG dengan status bebas transfer pada musim panas tahun 2020. Cavani diamanahkan untuk menggunakan nomor 7. Nomor yang merupakan ‘keramat’ bagi punggawa Manchester United. Beban besar harus ditanggung oleh pemakai nomor punggung ini.

Sebelum Cavani mewarisi nomor 7 tercatat beberapa pemain yang sukses menggunakan nomor punggung ini.

Beberapa deretan pemain yang sukses mengenakan nomor 7:

1. Eric Cantona

Nomor 7 sebelumnya tidak begitu sakral bagi United. Eric Cantona membuat nomor 7 begitu sangat berarti bagi fans United. Kepiawaian mengolah kulit bundar dan aura kepemimpinan yang kuat membuat Eric Cantona layak dinobatkan sebagai legenda United. Cantona seperti selalu haus akan kemenangan pada setiap pertandingan yang dilakoninya.

Cantona sempat terkenal dengan tendangan kungfunya kepada supporter Crystal Palace. Karena perbuatannya ini Cantona terpaksa harus absen selama semusim. United tanpa Cantona seperti kehilangan pemimpin. United gagal menghasilkan trofi pada saat Cantona menjalani hukuman larangan bertanding.

Sepanjang berkarier di United, pemain flamboyan asal Perancis ini memberikan sembilan trofi bagi the Red Devils. Trofi dan gol-gol yang dibuat Cantona membuatnya menjadi pemain yang selalu diingat oleh fans United. Pada akhirnya Cantona memutuskan untuk pensiun dari sepak bola.

2. David Beckham

David Beckham sempat akan diwariskan nomor punggung 10 akan tetapi dialihkan ke pemain lain. Nomor 10 juga sangat berarti karena identik selalu dengan pemain besar. Sir Alex Ferguson membuat keputusan yang tidak terduga terhadap anak asuhnya.

Nomor punggung 10 yang akan diberikan kepada Beckham dialihkan ke pemain lain. Tentu saja keputusan Sir Alex membuat Beckham kecewa. Akan tetapi kekecewaan Beckham tidak berlangsung lama. Sir Alex memberikan kejutan yang tidak terduga lagi dengan memberikan nomor punggung 7 kepada Beckham.  

Beckham yang merupakan jebolan akademi United tahun 1992 tidak membuang kesempatan yang diberikan sebagai pewaris pemakai nomor 7. Kesuskesan dari Cantona masih diteruskan oleh Beckham. Beckham mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan terbilang sukses selama berada di United. Umpan-umpan manja yang disodorkan oleh Beckham memudahkan bagi pemain United lain untuk mencetak gol. Total 13 trofi dipersembahkan oleh Beckham untuk United. Pada akhirnya Beckham memutuskan untuk pindah ke Real Madrid.

3. Cristiano Ronaldo

Sir Alex kembali membuat keputusan yang tidak terduga. Sir Alex kembali mewariskan nomor punggung ke orang yang tidak terduga. Setelah hengkangnya Beckham ke Real Madrid, Sir Alex mewariskan nomor punggung 7 kepada Cristiano Ronaldo.

Beban berat awalnya disandang oleh Ronaldo karena mengingat usianya masih belia kala itu. Tantangan Sir Alex dijawab Ronaldo dengan kesuksesan.

Estafet kesuksesan sebagai pemakai nomor 7 diteruskan oleh Ronaldo. Terlahir 9 trofi yang dipersembahkannya selama enam tahun Ronaldo di berkarir di Manchester United. Kesuksesan Ronaldo menyebabkan banyak klub yang tertarik untuk merekrutnya. Pada Akhirnya Ronaldo meneruskan kesukesan selanjutnya bersama Real Madrid.

Selain ketiga nama diatas pewaris nomor punggung 7 selanjutnya mengalami jalan yang terjal. Pemain yang menggunakan nomor 7 seperti menerima kutukan. Beban berat penyandang nomor punggung 7 tidak dijawab dengan kesuksesan oleh pemain selanjutnya. Belum ada satu pemain yang menyamai prestasi yang diukir oleh Ronaldo, Beckham dan Cantona.

Berikut beberapa nama yang gagal bersinar sebagai pewaris nomor 7 di Manchester United :

1. Michael Owen

Kedatangan Owen menimbulkan pertanyaan. Apalagi keputusan dengan pemberian nomor 7 kepada Owen. Pasukan the Red Devils mempertanyakan pemberian nomor 7 kepada Owen. Mengingat usianya sudah tidak dalam masa produktif lagi sebagai pemain sepakbola professional.

Akhirnya keraguan dari publik itu sesuai dengan apa yang diperkirakan. Owen memang cukup bersinar sebelumnya bersama Liverpool, akan tetapi kemampuan Owen semakin meredup selama merumput bersama Manchester United. Dengan usia yang tidak muda membuat Owen lebih rentan cedera dan sering dicadangkan. Owen hanya bertahan selama tiga musim bersama Machester United.

2. Angel Di Maria

Manchester United tidak ragu memboyong Di Maria dari Real Madrid dengan harga yang fantastis. Nomor punggung 7 langsung diberikan kepada Di Maria. Penghormatan atas penampilan Di Maria yang fantastis bersama klubnya terdahulu. Harapan dari kubu Manchester United supaya Di Maria memberikan penampilan terbaiknya bersama the Red Devils.

Ketidakberuntungan menyelimuti Di Maria selama berkiprah bersama Manchester United. Di Maria hanya bertahan semusim. Reputasinya yang gemilang bersama Real Madrid tidak mampu mewarisi kecermelangan pewaris nomor 7 lainnya. Akhirnya Di Maria di lepas ke klub Perancis PSG.

3. Memphis Depay

Aksi gemilangnya bersama PSV Eindhoven membuat Manchester United kepincut dengan pemain timnas Belanda ini. Ditambah lagi penampilannya yang bagus selama memperkuat timnas Belanda di Piala Dunia 2014. Nomor punggung 7 langsung diwariskan kepada Depay dan berharap pemain ini akan berkontribusi banyak untuk Manchester United.

Semua harapan kepada Depay sirna karena tidak sebanding dengan penampilannya yang menurun. Depay yang diharapkan untuk membawa kejayaan Manchester United gagal bersinar. Pada akhirnya Depay dilepas ke klub asal Perancis Lyon.

4. Alexis Sanches

Alexis Sanches didatangkan dari Arsenal dan langsung didaulat untuk mengenakan nomor 7. Gaji yang besar pun diberikan oleh pihak manajemen Manchester United kepada Sanches. Harapan besar diberikan kepada Sanches mengingat penampilannya yang begitu gemilang sebelumnya bersama Barcelona dan Arsenal.

Semua harapan dari Manchester United pupus. Sanches gagal mengulang penampilannya yang gemilang bersama Manchester United. Sanches gagal memenuhi harapan dari fans United. Sanches akhirnya pindah ke klub asal Italia yaitu Inter Milan.

Dengan sederet fakta-fakta diatas tentu saja pemberian nomor 7 menjadi tantangan tersendiri bagi pewarisnya. Apakah Cavani akan mampu bersinar atau malahan menambah daftar pemain yang gagal?

Melihat penampilan Cavani di musim ini tentu fans sangat menggantungkan harapan yang besar. Fans United sudah sangat rindu untuk mengulangi kejayaan United selama Sir Alex menjadi pelatih United. Tantangan ini mungkin saja akan diwujudkan oleh Cavani. Kita nantikan kejutan-kejutan dari penampilan Cavani selanjutnya.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Ian Bangun

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap