Menelaah Hakikat Pajak Sebenarnya

Menelaah Hakikat Pajak Sebenarnya

Pajak merupakan salah satu istilah yang sering kita dengar, akan tetapi banyak dari kita yang tidak memahami dengan benar apa itu pajak dan peran pentingnya bagi banyak pihak, terutama bagi negara Indonesia di mana pajak merupakan sumber penghasilan terbesar negara ini. 

Apa itu Pajak?

Pajak merupakan iuran yang dibayarkan oleh rakyat kepada negara yang masuk dalam kas negara serta pelaksanaannya dapat dipaksakan tanpa adanya balas jasa. Nah, iuran tersebut digunakan oleh negara untuk melakukan pembayaran atas kepentingan umum yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Jadi, pada dasarnya, hakikat pajak adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Emangnya Pajak Sepenting itu?

Ya! Pajak penting banget karena berdasarkan informasi dari APBN 2021, pajak menyumbang 71% dari total pendapatan negara, loh! Nantinya, pajak akan banyak disalurkan kembali kepada masyarakat melalui perbaikan dan penambahan pelayanan publik sehingga pemerataan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tak hanya itu, keberadaan pajak diharapkan mampu mengurangi kesenjangan sosial yang ada di antara penduduk. Hal ini sejalan dengan salah satu fungsi pajak, yaitu fungsi redistribusi, yaitu pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan yang dapat membuka lapangan pekerjaan. Pembukaan lapangan pekerjaan ini diharapkan mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja sehingga pendapatan masyarakat juga diharapkan dapat meningkat.

Masalah Penerimaan Pajak Saat Ini

Kemauan wajib pajak—orang-orang yang telah memenuhi kriteria untuk membayar pajak—dalam membayar pajak adalah hal yang paling penting dalam penarikan pajak. Akan tetapi, yang menjadi masalah adalah realisasi penerimaan pajak dari tahun ke tahun tidak pernah mencapai, apalagi melebihi target. Pada tahun 2019 realisasi penerimaan pajak Rp.1.312,4 triliun dari target Rp.1.786,3 triliun (73,47% dari target). Selisih yang cukup besar masih terjadi pada tahun 2020 walau persentase realisasi penerimaan pajak sudah mengalami perbaikan. Hal ini dibuktikan oleh realisasi penerimaan pajak tahun 2020 adalah sebesar Rp.1.069,98 triliun dari target 1.198,8 triliun (89,25% dari target).

Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Mayoritas penyebab masyarakat belum taat membayar pajak adalah karena masyarakat belum mengetahui wujud konkret imbalan dari uang hasil pajak yang mereka keluarkan. Untuk itu, diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama pada kaum milenial yang dicanangkan akan menopang perekonomian Indonesia pada beberapa tahun mendatang. Dengan menggencarkan konten menarik terkait edukasi pajak melalui media sosial, seperti Instagram, TikTok, ataupun YouTube, para generasi muda diharapkan mampu belajar dan memahami pentingnya pajak bagi pembangunan nasional.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Septiana Ana