Mengapa Kita Tidak Membuang Sampah ke Gunung Berapi?


Mengapa Kita Tidak Membuang Sampah ke Gunung Berapi? 1

Saat ini, sekitar 2,01 milliar metrik ton sampah diproduksi setiap tahun di seluruh dunia dan akan diperkirakan naik 69,15% pada tahun 2050. seiring meningkatnya populasi kita, masalah sampah ini terus menjadi perhatian mengingat kebutuhan untuk mengelola sampah yang terus meningkat.

Mengapa Kita Tidak Membuang Sampah ke Gunung Berapi? 3

Menembakkan sampah dan mengarahkannya langsung ke matahari mungkin ide yang bagus. Namun, teknologi yang kita punya sekarang masih belum sempurna, tidak memungkinkan kita untuk menembakkan sampah lebih jauh dari atmosfer luar planet kita.

Selain itu, sampah-sampah tersebut akan mengambang dan mengorbit dengan kecepatan tinggi yang akan merusak satelit dan teknologi lainnya, lebih banyak kerugian dibanding keuntungan yang akan kita dapat.

Jadi, sekarang kita tidak dapat menggunakan bintang kita sebagai pemusnah sampah alami, pilihan apa lagi yang ditawarkan alam kepada kita?

Gunung berapi!

Mengapa gunung berapi?

Mengapa Kita Tidak Membuang Sampah ke Gunung Berapi? 4

Jika kamu jatuh kedalam kawah gunung berapi yang dipenuhi dengan magma, Rambut, kulit, dan tulangmu akan dengan cepat meleleh dan menguap. Kamu akan menghilangkan tanpa jejak. Jadi, gunung berapi begitu ahli menyingkirkan sesuatu.

Apakah gunung berapi adalah jawaban untuk pengelolaan limbah global?

Sepertinya, membuang sampah ke gunung berapi merupakan cara yang sempurna untuk menghilangkannya. Tapi, hal itu tidak semudah kelihatannya.

Kenyataannya, gunung berapi sangat tidak stabil dan berbahaya. Hal yang pertama kali dilakukan adalah mencari gunung berapi yang akan menjadi tempat membuang sampah kita. Ada 1,500 gunung berapi aktif yang ada di dunia dan Indonesia memiliki 129 gunung berapi aktif yang menjadikanmu Indonesia sebagai negara dengan gunung berapi aktif terbanyak di dunia.

Memang kita memiliki banyak gunung berapi aktif, tetapi untuk sampai ke sana bukanlah hal yang mudah. Belum lagi saat sudah sampai disana, kita tidak menemukan gunung berapi yang tepat.

Jenis gunung berapi yang kita cari adalah gunung berapi perisai. Gunung berapi perisai atau tameng adalah jenis gunung berapi yang memiliki bentuk seperti tameng atau perisai dengan puncaknya yang mendatar dan memiliki kawah cekung berisi lava yang memiliki tingkat kekentalan rendah. Sayangnya, jenis gunung berapi ini tidak umum.

Mengapa Kita Tidak Membuang Sampah ke Gunung Berapi? 5

Dan ya, pastinya mengangkut semua sampah-sampah kita membutuhkan biaya yang tidak sedikit, ditambah dengan lingkungan berbahaya yang penuh dengan gas beracun, percikan lava, dan batuan.

Katakanlah kita berhasil sampai ke puncak gunung berapi tersebut dengan selamat dan siap membuang sampah-sampahnya ke dalam kawah yang berisi magma kental dan sangat panas.

Saat sampahnya dibuang, kebanyakan sampah meleleh dan tenggelam dengan cepat, tapi tidak semuanya. Ada ribuan bentuk bahan yang akan mengapung di atas magma, bukannya meleleh dan tenggelam.

Selain itu, kawah magma tidak terlalu dalam. Sampah-sampah yang meleleh biasanya mengeluarkan asap yang sangat berbahaya untuk dihirup atau naik ke atmosfer.

Saat kawah magma ini mendapat tekanan luar biasa yang menumpuk didalamnya sering kali bergerak ke atas dan keluar dari lubangnya. Magma yang sudah terkontaminasi dengan zat berbahaya dari sampah keluar dan mencemari tanah disekitarnya.

Kawah magma yang tidak stabil ini jika memasukkan benda yang relatif dingin, seperti sampah, ke dalamnya, terjadilah reaksi berantai. Perpindahan panas yang tiba-tiba dapat memicu ledakan, melepaskan uap asam yang bertekanan dan asap dari sampah yang menguap. 1 satu kaleng minuman saja sudah bisa menciptakan reaksi ini. Apalagi memasukkan seluruh sampah yang ada di dunia ke dalam kawah gunung berapi.


Fathurrahman Al-Rasyid

   

Memikirkan kamu saja sudah berat, apalagi memikirkan hidup #bukanmain *lah kok jadi iklan rokok?

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap