Mengapa Kucing Selalu Mendarat Dengan Kakinya?

Mengapa Kucing Selalu Mendarat Dengan Kakinya? 1

Kucing sering diistilahkan memiliki 9 nyawa, karena kucing mampu berdiri tegak dan selamat meski jatuh dari ketinggian. Dan lagi, saat kucing dijatuhkan dalam posisi terbalik, ia selalu bisa mendarat menggunakan ke-4 kakinya. Beberapa orang mengira hal tersebut terjadi karena kucing memiliki keseimbangan yang luar biasa.

Mengapa kucing selalu bisa mendarat dengan kakinya?

Mengapa Kucing Selalu Mendarat Dengan Kakinya? 3

Karena pertanyaan tersebut, percaya atau tidak membuat ilmuawan pada abad ke-19 bingung Sampai-sampai salah satu dari ilmuwan tersebut menggunakan alat yang tidak terduga untuk memecahkan misteri ini yaitu, kamera.

kemampuan kucing yang selalu mendarat dengan kakinya ini, membuat orang-orang beranggapan bahwa ketika kucing dijatuhkan, kucing mendorong tangan ilmuwan yang menjatuhkannya sehingga kucing bisa mendarat dengan sempurna.

Namun, seorang ilmuwan Prancis bernama Etienne-Jules Marey pada tahun 1894 menemukan bahwa hal tersebut bukanlah masalahnya. Ilmuwan tersebut akhirnya membuat sebuah teknik dasar fotografi bernama kronofotografi.

Mengapa Kucing Selalu Mendarat Dengan Kakinya? 4

Kronofotografi didefinisikan sebagai sekumpulan foto bergerak yang diambil dengan tujuan merekam dan menunjukkan fase gerak yang berurutan. Kronofotografi berasal dari kata Yunani cronos yang berarti waktu dan dikombinasikan dengan fotografi.

Kembali ke kemampuan kucing. Kucing mempunyai sistem penyeimbang bawaan yang disebut “refleks meluruskan”. Refleks tersebut mungkin diwariskan dari nenek moyang kucing untuk berburu atau memanjat pohon agar bertahan hidup. Kucing tidak hanya membutuhkan cakar tetapi juga keseimbangan yang luar biasa dan kemampuan tersebut diwariskan ke kucing modern saat ini.

Refleks meluruskan biasanya akan dimiliki oleh kucing pada umur 3-4 minggu, dan akan sempurna pada umur 7 minggu. Kucing mampu meluruskan badannya saat di udara karena kucing memiliki tulang punggung dan tulang selangka yang sangat fleksibel. Ketinggian minimum yang aman untuk kucing ketika jatuh adalah 30 cm atau 12 inci.

Kucing yang tidak memiliki ekor juga bisa melakukan refleks meluruskan ini karena kucing menggunakan kaki belakangnya untuk menyeimbangkan tubuhnya. Faktanya, ekor kucing hanya sedikit digunakan untuk melakukan kemampuan ini. Alat vestibular pada telinga kucing juga digunakan untuk menyeimbangkan dan memungkinkan kucing untuk dengan cepat mengetahui ke arah mana dan memutarkan kepalanya secara instan sehingga tubuh dapat mengikuti.

Langkah-langkah yang dilakukan kucing untuk melakukan refleks meluruskan adalah sebagai berikut:

1. Membungkukkan badan, sehingga setengah tubuhnya berputar pada sumbu yang berbeda dari setengah badan belakangnya
2. Memperpanjang kaki belakangnya sehingga kucing dapat memutar setengah tubuh belakangnya dengan sudut yang cukup jauh, sementara setengah tubuh depannya berputar ke arah yang berlawanan dengan bagian belakang.

Langkah-langkah tersebut tergantung pada fleksibilitas kucing dan awal momentum sudut, jika salah, kucing mungkin harus mengulang cara yang sama sebanyak 2 sampai 3 kali atau lebih untuk menyelesaikan putaran penuh 180 derajat.

Meskipun kucing sering mendarat dengan sempurna, mereka tidak selalu mendarat dengan kakinya. Ketinggian jatuhnyalah yang mempengaruhi kemampuan kucing untuk mendarat dengan aman.

Bagaimana ketinggian jatuhnya mempengaruhi pendaratan?

Ketinggian jatuhnya kucing memiliki peran besar jika mendarat dengan kakinya. Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 1987, yang diterbitkan dalam Journal of the America Veterinary Medical Association, kucing yang jatuh antara lantai 2 dan 6 mengalami banyak cedera. Sedangkan kucing yang dijatuhkan dari lantai 7 hingga 32 mengalami lebih sedikit cedera. Hebatnya, kucing yang dijatuhkan dari lantai 32 hanya dengan gigi yang terkelupas dan sedikit kerusakan pada paru-parunya.

Para ilmuwan sepakat bahwa semakin tinggi jatuhnya, semakin banyak waktu yang dimiliki kucing untuk memperbaiki posisinya. Saat jatuh, kecepatan maksimum yang bisa dicapai kucing sekitar 60mph. Jauh lebih lambat daripada manusia dalam posisi terjun bebas bisa mencapai 130mph.
Sebelum kucing menyentuh tanah, kucing akan rileks dan meregangkan kakinya – seperti yang dilakukan tupai untuk menciptakan hambatan udara atau gaya hambat – yang dapat melindunginya sampai batas tertentu pada benturan.

Namun, kritik terhadap penelitian tersebut menunjukkan adanya kesalahan pada pengambilan contohnya, yaitu kejatuhan fatal yang langsung mematikan kucing, hal ini menimbulkan pertanyaan terkait dengan kesimpulan penelitian bahwa tingkat cedera menurun dari kejatuhan yang lebih tinggi.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Fathurrahman Al-Rasyid

   

Memikirkan kamu saja sudah berat, apalagi memikirkan hidup #bukanmain *lah kok jadi iklan rokok?