Mengapa Mencari Cinta Hanya Buang – buang Waktumu

Mengapa Mencari Cinta Hanya Buang - buang Waktumu

, sesuatu yang selalu ingin kita rasakan , yang ingin selalu kita dapatkan dari seisi dunia. ada di sekelilig kita di semesta ini dan hal yang wajar kalau kita bermimpi mendapatkan sejati dari seseorang yang kita idamkan.Seseorang yang terlahir ditakdirkan untuk kita. Makanya kita berusaha mendapatkannya , menunggu dan berharap dia datang dalam kehidupan kita , hingga ada yang sampai putus asa belum mendapatkan seseorang.

Tapi orang – orang yang putus harapan melupakan sesuatu yang penting dalam kehidupannya , ketimbang mengejar seseorang , apa itu ? satu – satunya orang yang berhak mendapatkan waktu dan perhatian kita kenyataannya adalah diri kita sendiri !.

Banyak yang menghabiskan waktu dan energi untuk mendapatkan seseorang , misalnya wanita yang mengharapkan seorang pangeran yang charming seperti cerita film cinderela,bahkan rela mengorbankan segalanya bahkan perasaannya. Tetapi seiring waktu berjalan , usia bertambah , kita mulai menyadari bahwa sepertinya itu bukan sesuatu yang penting. Apalagi jika saat ini ada dalam situasi relationship yang toxic , hubungan yang mentolerir pelecehan dan kekerasan yang menghabiskan energi dan waktu. 

Baca juga  5 Cara Melupakan Orang Yang Diam - diam Kamu Cintai, Hidup Harus Melangkah Maju ke Depan

Ketika kita lepas dari orang toxic tersebut rasanya terbebaslah beban yang dirasakan , kita bisa bernafas kembali setelah sekian lama menanggungnya. Mencari validitas orang lain malah membuat kita hilang arah , tetapi ada seseorang yang benar- benar bisa memvaliditasi masalah kita yaitu diri kita sendiri.

Memutuskan untuk hidup sendiri memang jadi pilihan yang sedikit menakutan, tapi itu mungkin satu – satunya jalan kita untuk , memberikan kesempatan kita untuk berkembang apalagi setelah mengalami hal – hal yang tidak menyenangkan dalam suatu hubungan yang bahkan menjadikan diri kita tidak mengenali diri sendiri. 

Kesendirian mungkin menakutkan ditambah dengan insecuritas yang selalu menghantui , tapi berada dalam hubungan yang salah akan memenjarakan kita. Kita tidak bisa menikmati hidup .

Baca juga  Benarkah Cinta Itu Buta?

Dengan menghabiskan waktu sendiri kita punya waktu merenung dan menemukan diri kita kembali, dan ketika kita mendapatkan yang layak untuk kita , sendiri yang akan datang menghampiri kita secara alami dan menyenangkan. Dibandingkan ketika kita memaksakan terus mencari atau berfikir bahwa kita sangat membutuhkannya. 

seseorang hanya akan terjadi ketika kita menguasai seni diri sendiri , dan itu butuh proses yang panjang dan rumit bagi sebagian orang. Menjadi diri sendiri memang tidak mudah tetapi bukan tidak mungkin bisa diraih. bisa datang dimana saja dan kapan saja, dan hal yang terbaik yang harus kita lakukan adalah tetap terbuka dan fokus diri sendiri. 

Kita bisa menghabiskan waktu untuk mencari seseorang , atau kita bisa mengalihkan energi untuk sesuatu yang akan membuat kita bertumbuh dan fokus kembali ke hal – hal yang jadi prioritas dalam hidup.

Baca juga  4 Anime yang Bercerita Tentang Kisah Cinta yang Manis ini Bikin Baper

Orang yang tidak punya pasangan tidak berarti tidak dapat berbahagia seperti halnya yang punya pasanganan , bahkan mereka akan lebih baik dalam hal menjaga identitas dan kepercayaan dirinya. Memilih hidup sendiri adalah alternatif menikmati hidup bahagia dibandingkan punya relationship yang tidak sehat , yang akan mengekang kita menjadi orang lain yang insecure dan low self esteem.

Mulailah cintai diri sendiri , pakailah pakaian yang terbaik yang membuat nyaman, berkumpulah dengan teman – teman yang  selalu suportif.

Pada akhirnya mengejar adalah buang – buang waktu , alih – alih mengejarnya , lebih baik kita fokuskan saja energi untuk mengejar mimpi – mimpi dalam hidup kita.  Mengerjakan hal – hal yang berguna untuk kita dan orang lain. Mendaki puncak gunung atau menjadi sukarelawan di tempat penampungan akan lebih memuaskan daripada menjadi pacar seseorang. 

love will find you when you’re ready for it !

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

ivan